Kecenya Fesyen Ramah Lingkungan Ala Italia di Museum Nasional

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Rabu, 06 Maret 2019 | 16:30 WIB
Kecenya Fesyen Ramah Lingkungan Ala Italia di Museum Nasional
Pameran fesyen industri mode Italia di Museum Nasional. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Kecenya Fesyen Ramah Lingkungan Ala Italia di Museum Nasional.

Industri mode Italia, yang berpusat di Kota Milan, tak hanya menunjukan keindahan karya mode yang luar biasa, tapi juga fokus pada pemeliharaan lingkungan, yang dipercaya sebagai simbol keindahan dalam tradisi di Italia.

Tak heran, kata Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli, jika semakin banyak pemain di industri mode Italia, terus menerus berfokus pada inovasi dan pencarian produk alami dan khas dari Italia.

"Di Milan, para pemain industri kreatif di bidang mode, mendirikan sebuah pusat penelitiannya, di mana mereka meneliti berbagai bahan pakaian yang bersahabat denga lingkungan," ungkapnya saat ditemui dalam Pameran Seni 'Italy: The Beauty of Knowledge' di Museum Nasional pada Rabu (5/3/2019).

Contoh spesifiknya, lanjut dia adalah material baju yang berasal dari kulit jeruk, cangkang kerang, tulang ikan hingga produk yang berasal dari produksi arak anggur Italia.

Melalui aplikasi dan teknik teknologi mutakhir, kata Nicola Bianchi, Scientific Attache dari Kedutaan Besar Italia menjelaskan, seluruh komponen biomassa diekstraksi dan dipulihkan sehingga limbahnya dapat dimanfaatkan.

"Secara khusus suatu teknologi sudah dikembangkan dan dipatenkan untuk memproduksi bahan teknis biologis yang berasal dari biomassa industri pembuatan arak anggur, ampas anggur, yang merupakan bahan mentah nabati, yang terdiri dari kulit, biji dan tangkai," jelas Nicola.

Proses produktif dimulai dari pemerasan anggur dan pemisahan ampasnya, yang kemudian dikeringkan. Kemudian, jelas Nicola, melalui proses fisik dan mekanis yang telah dipatenkan, dibuatlah sebuah campuran yang dibentangkan hingga berwujud kain.

"Dengan cara ini, industri mode atau fesyen Italia dapat mengurangi produk turunan agroindustri menjadi limbah dan mengubahnya menjadi bahan bernilai tinggi," tutur Nicola saat pameran di Museum Nasional, Jakarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mode Ramah Lingkungan, Apa Itu?

Mode Ramah Lingkungan, Apa Itu?

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2019 | 19:07 WIB

Memanfaatkan Kantong Kresek, Ini Hasil Karya Designer Ternama

Memanfaatkan Kantong Kresek, Ini Hasil Karya Designer Ternama

Lifestyle | Kamis, 10 Januari 2019 | 18:00 WIB

Line-up 2019: Mobil Roda Tiga yang Bisa Disulap Jadi Helikopter

Line-up 2019: Mobil Roda Tiga yang Bisa Disulap Jadi Helikopter

Otomotif | Kamis, 13 Desember 2018 | 19:00 WIB

Banyak Fotografer Tak Tahu Arti Fesyen yang Sesungguhnya ?

Banyak Fotografer Tak Tahu Arti Fesyen yang Sesungguhnya ?

Lifestyle | Senin, 26 November 2018 | 22:00 WIB

Terkini

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei

Bogor | Sabtu, 12 September 2026 | 20:14 WIB

×