Pengamen Viral ala Pieter Lennon Asal Yogya : Ngamenlah dengan Terhormat

Ade Indra Kusuma

Selasa, 26 Maret 2019 | 08:10 WIB
Pengamen Viral ala Pieter Lennon Asal Yogya : Ngamenlah dengan Terhormat
Pieter Lennon [(Guideku.com/Adit)]

Suara.com - Pengamen Viral ala Pieter Lennon Asal Yogya : Ngamenlah dengan Terhormat.

Nggak cuma genjrang-genjreng gitar sekadar ngamen, dikasih uang lalu pergi, ngamen ternyata ada etika menghibur orang lain dan membuatnya ikut larut dalam lagu.

Tak mudah memang mencari sesuap nasi dari hasil ngamen, namun tidak dengan Pieter "Lennon" Budie Yatmo. Menjalani profesi ngamen dengan ceria, ikhlas dan tau etika menghibur orang tetap menjadi pedoman bagi pengamen nyentrik asal Yogyakarta ini.

Masyarakat Yogyakarta, atau setidaknya penghuni kawasan Jalan Kaliurang hafal betul dengan pria kelahiran 29 September 1955 ini.

Perawakannya khas dengan rambut jamur yang sesuai dengan namanya ala-ala John Lennon. Pakaian old school, kaca mata frame bundar, harmonika dan gitar membuat siapa pun yang pernah mendengarnya bernyanyi di warung emperan, restoran, maupun kafe sekitar Jalan Kaliurang.

Tim Guideku menemui Pieter Lennon dan berbincang banyak hal mengenai kesehariannya dan beberapa pelajaran berharga dari profesi ngamen ala Pieter Lennon. Yuk klik Next!

Pieter Lennon [(Guideku.com/Adit)]
Pieter Lennon [(Guideku.com/Adit)]

1. Kenali potensi diri, berani tampil beda

Jika membawakan lagu pop yang menjamur di radio, televisi, dan kawasan pertokoan hari ini mudah membuat orang lengah dan tak peduli dengan penampilanmu, bawakanlah lagu unik nan everlasting, seperti The Beatles misalnya.

baca juga

Lagu-lagu everlasting nan tak lekang oleh zaman tersebut sedikit banyak punya jejaknya di benak banyak orang. Itu pula alasan mengapa Pieter Lennon membawakan lagu-lagu The Beatles, yang sekaligus menjadi daya pikat dan membuat dirinya begitu berbeda dengan pengamen lainnya.

''Ya, (sebagai performer) kita harus tahu produk apa yang paling tepat untuk kita, lalu kemudian ditampilkan. The Beatles itu band legenda yang lagu-lagunya ngga habis dimakan zaman. Di situlah orang-orang mengenal saya,'' ungkap Pieter.

So, jika kamu ingin menekuni profesi sebagai musisi jalanan atau bahkan musisi profesional, kenali lah terlebih dahulu potensimu. Dan jangan pernah takut tampil beda.

2. Sambangi kawasan publik, hindari pemukiman

Mengamen di kawasan pemukiman cenderung lebih riskan dan berbahaya sebab kita memasuki kawasan privasi orang lain.

''Kawasan pemukiman itu sangat sensitif mas, karena kita memasuki wilayah privasi orang. Kita juga tidak pernah tahu kondisi si pemilik rumah,'' jelas Pieter.

Solusinya, mengamen di kawasan publik seperti restoran pinggir jalan maupun taman kota seperti yang dilakoni Pieter Lennon jauh lebih aman.

''Karena restoran itu ruang publik, kita pun jadi lebih leluasa untuk datang (ngamen). Asal tetap sopan dan menjaga kesantunan,'' ujar Pieter.

3. Berpenampilan maksimal

Jangankan didengar, dilirik pun tidak jika kita bernyanyi di jalanan dengan penampilan ala kadarnya.

Bukan berarti harus mewah, berpenampilan sederhana, rapi dan sopan pun dapat menarik perhatian pendengar lho.

''Kita nggak cuma sekadar bernyanyi mas. Harus terhormat juga, pakaian dan penampilan pun harus bersih dan sopan agar orang yang melihat pun senang,'' tutur Pieter.

4. Bernyanyilah hingga selesai

Yang membedakan musisi jalanan sungguhan dan pengemis berkedok musisi jalanan yakni cara kita menyikapi lagu yang dibawakan.

Musisi jalanan yang datang untuk menghibur dan menghargai betul profesi yang ia geluti, sebaiknya menyelesaikan lagu yang ia bawakan betapapun uang diberikan di tengah lagu.

5. Lapang dada berapa pun uang yang diterima

Cara lain menghargai profesimu sebagai musisi jalanan yakni harus punya sikap teguh untuk tidak bermental pengemis dan menghargai berapa pun uang yang diterima.

Jangan sebaliknya, nyanyi, nggak diberi uang lantas marah ya!

''Kita harus menerima berapapun uang yang dikasih, mas. Jadi nggak benar itu kalo ngamen terus marah karena nggak dikasih uang. Soalnya kita yang datang dan menghibur mereka,'' terang Pieter. [Guideku/Aditya Prasanda]

Simak bincang-bincang selengkapnya soal Pieter Lennon di bawah ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Penjual Makanan Keliling Ini Diringi Musik Topeng Monyet

Ngakak! Penjual Makanan Keliling Ini Diringi Musik Topeng Monyet

Tekno | Senin, 25 Maret 2019 | 12:55 WIB

6 Aksi Emak-emak di MRT yang Tak Patut Dicontoh, Bikin Tepok Jidat

6 Aksi Emak-emak di MRT yang Tak Patut Dicontoh, Bikin Tepok Jidat

Lifestyle | Minggu, 24 Maret 2019 | 12:05 WIB

Penampakan Deretan Kucing Dinosaurus Ini Bikin Warganet Heboh

Penampakan Deretan Kucing Dinosaurus Ini Bikin Warganet Heboh

Tekno | Sabtu, 23 Maret 2019 | 17:42 WIB

Terkini

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:44 WIB

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:29 WIB

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 21:26 WIB

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:18 WIB

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:17 WIB

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:07 WIB

×