Indahnya Pantai Jeen Womom, Rumah Bagi Penyu Belimbing Berkembang Biak

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 27 Maret 2019 | 10:10 WIB
Indahnya Pantai Jeen Womom, Rumah Bagi Penyu Belimbing Berkembang Biak
Pantai Jeen Womom tempat para Penyu Belimbing berkembang biak. (Dok. Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Indahnya Pantai Jeen Womom, Rumah Bagi Penyu Belimbing Berkembang Biak

Selain menikmati keindahan alam dan budaya, pengalaman unik juga merupakan hal yang kamu nantikan saat jalan-jalan kan?

Maka dari itu, kalau kamu berkunjung ke Papua Barat, jangan lewatkan untuk mengunjungi Pantai Taman Pasir Jeen Womom.

Di pantai tersebut kamu dapat melihat salah satu hewan terlangka di dunia yaitu penyu belimbing atau Dermochelys coriacede berkembang biak!

Menurut World Fund For Nature (WWF), jumlah penyu belimbing hanya tinggal 1.240 ekor di dunia.

Dan pesisir Pantai Jeen Womom merupakan salah satu surga tempat mereka berkembang biak.

Bahkan faktanya, Taman Pasir Jeen Womom yang melingkupi pesisir Jamursba Medi (Jeen Yessa) dan Warmon (Jeen Syuab) di Distrik Abun, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat merupakan satu-satunya lokasi penyu belimbing bertelur.

Jeen Womom memang menduduki posisi ketiga di dunia sebagai lokasi yang dihuni penyu belimbing terbanyak setelah Papua Nugini dan Kostarika.

Namun, penyu belimbing di Jeen Womom kabarnya hanya berjenis kelamin betina. Konon, penyu betina lebih memilih lokasi tersebut sebagai tempat bertelur karena memiliki pasir yang lembut.

baca juga

Penyu yang bertelur di Jeen Womom berjumlah lebih dari 200 ekor dalam setahun. Biasanya penyu yang bertelur telah menginjak usia 15 sampai 30 tahun dan membutuhkan waktu 6 bulan untuk melepas para tukik.

Sebelum di lepas, induk penyu akan menggali lubang besar dengan kedalaman mencapai 1 meter. Di sana para induk penyu akan menyembunyikan para tukik dari serangan predator.

Setelah itu, induk penyu akan kembali ke lautan Pasifik untuk berburu makanan serta bereproduksi lagi.

Pantai Jeen Womom tempat para Penyu Belimbing berkembang biak. (Dok. Suara.com/Risna Halidi)
Pantai Jeen Womom tempat para Penyu Belimbing berkembang biak. (Dok. Suara.com/Risna Halidi)

Di sana juga ada batu karang raksasa yang disebut Batu Penyu, habitat bagi penyu belimbing.

Semakin unik karena batu tersebut memiliki bentuk menyerupai penyu. Bagian tengah dari batu karang raksasa melengkung, mirip dengan punggung penyu.

Sedangkan di bagian paling muka yang menghadap langsung ke laut, berbentuk laiknya kepala kura-kura raksasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Penyu Mati Mengenaskan di Pesisir Jember, Ternyata Ini Penyebabnya

Sejumlah Penyu Mati Mengenaskan di Pesisir Jember, Ternyata Ini Penyebabnya

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 13:32 WIB

Miris, Penyu Hijau Jadi Hidangan di Kota Cebu

Miris, Penyu Hijau Jadi Hidangan di Kota Cebu

Lifestyle | Kamis, 20 Desember 2018 | 09:30 WIB

Miris, 3 Penyu Mati dengan Mulut Penuh Sampah di Pulau Pari

Miris, 3 Penyu Mati dengan Mulut Penuh Sampah di Pulau Pari

News | Rabu, 28 November 2018 | 11:55 WIB

Terkini

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×