Sejumlah Penyu Mati Mengenaskan di Pesisir Jember, Ternyata Ini Penyebabnya

Bangun Santoso

Selasa, 25 Desember 2018 | 13:32 WIB
Sejumlah Penyu Mati Mengenaskan di Pesisir Jember, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi Penyu (Freedigitalphotos/think4photop)

Suara.com - Sejumlah penyu berbagai jenis ditemukan dalam kondisi mati oleh nelayan di perairan selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang tahun 2018.

"Nelayan menemukan penyu yang mati itu di Pantai Watu Ulo di Kecamatan Ambulu dan Pantai Getem di Kecamatan Gumukmas," kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Indah Lestari, Sugianto di Kabupaten Jember, Selasa (25/12/2018).

Selama 2018, lanjut dia, nelayan Pokmaswas Indah Lestari menemukan sebanyak lima bangkai penyu di tepi pantai, sehingga pihaknya melaporkan kejadian tersebut kepada Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III di Kabupaten Jember.

"Penyu yang ditemukan mati di Pantai Getem terakhir kali pada Jumat (21/12), yakni penyu jenis lekang, sehingga kami berkoordinasi dan melaporkan kejadian itu kepada dinas terkait," ujarnya seperti diwartakan Antara.

Menurutnya penyu yang mati tersebut diduga karena terperangkap jaring nelayan yang melakukan aktivitas pencarian ikan di perairan selatan Jember karena di kawasan Pulau Nusa Barong yang berada di perairan selatan Jember menjadi salah satu habitat mendaratnya sejumlah penyu.

"Pulau Nusa Barong yang merupakan cagar alam itu masih menjadi salah satu habitat berbagai jenis penyu, seperti penyu lekang, belimbing, hijau, dan tempayang untuk mendarat dan bertelur. Kawasan itu dekat dengan Pantai Getem dan pesisir selatan Jember lainnya," katanya.

Selain itu, dua bangkai penyu lekang juga pernah ditemukan di Pantai Watu Ulo dengan kondisi yang mengenaskan karena terdapat bekas luka di bagian tempurung dan kakinya yang diduga menjadi salah satu penyebab matinya hewan langka yang terancam punah itu, sedangkan satu ekor penyu juga ditemukan mati yang diduga karena banyaknya sampah plastik.

Sementara Kepala Bidang KSDA Wilayah III di Jember Setyo Utomo membenarkan adanya sejumlah penyu yang mati di perairan selatan Kabupaten Jember yang diduga karena tersangkut jaring nelayan dan tidak dilepas kembali, sehingga penyu tersebut lemas dan mati.

"Kadang-kadang nelayan takut saat ada penyu yang tersangkut di jaringnya, sehingga ia melukai penyu tersebut hingga lemas, kemudian membuangnya ke laut atau ke tepi pantai," katanya.

baca juga

Ia mengimbau para nelayan ikut menjaga ekosistem laut dan satwa langka yang dilindungi seperti penyu yang populasinya semakin terancam punah di Indonesia dengan melepasliarkan kembali penyu yang tersangkut jaring nelayan, agar satwa langka tersebut tetap hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Bom Surabaya : Dulu Kami Dibom, Saatnya Balas dengan Kasih dan Ampun

Korban Bom Surabaya : Dulu Kami Dibom, Saatnya Balas dengan Kasih dan Ampun

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 10:07 WIB

Ada Gelombang Setinggi 3 Meter, Pantai Selatan Malang Waspada Tsunami

Ada Gelombang Setinggi 3 Meter, Pantai Selatan Malang Waspada Tsunami

News | Senin, 24 Desember 2018 | 13:03 WIB

Ayah Sundut Anak Gadisnya Pakai Rokok, Lidahnya Ditusuk Jarum

Ayah Sundut Anak Gadisnya Pakai Rokok, Lidahnya Ditusuk Jarum

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 17:43 WIB

Jakarta ke Surabaya Sudah Tersambung Tol, Jokowi : Masyarakat Punya Pilihan

Jakarta ke Surabaya Sudah Tersambung Tol, Jokowi : Masyarakat Punya Pilihan

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:13 WIB

Miris, Penyu Hijau Jadi Hidangan di Kota Cebu

Miris, Penyu Hijau Jadi Hidangan di Kota Cebu

Lifestyle | Kamis, 20 Desember 2018 | 09:30 WIB

Terkini

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Otomotif | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi

Menyelami Makna Hidup dalam Hari Ini Aku Datang Kembali ke Toko Buku Kobayashi

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Bahlil Buka-bukaan Soal Pertalite: Konsumsi Melonjak, Stok Menipis!

Bahlil Buka-bukaan Soal Pertalite: Konsumsi Melonjak, Stok Menipis!

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Karhutla Tak Bisa Ditangani dengan Konferensi Pers dan Ajakan Gotong Royong

Karhutla Tak Bisa Ditangani dengan Konferensi Pers dan Ajakan Gotong Royong

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Perusahaan Bioteknologi Asal China Jajaki Pasar Bahan Baku Berbasis Telur di Fi Asia Indonesia 2026

Perusahaan Bioteknologi Asal China Jajaki Pasar Bahan Baku Berbasis Telur di Fi Asia Indonesia 2026

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Catat Tanggalnya! TREASURE Siap Comeback Bernuansa Hip-hop Bulan Depan

Catat Tanggalnya! TREASURE Siap Comeback Bernuansa Hip-hop Bulan Depan

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:10 WIB

×