Mandi Khusus Jelang Ramadan, Ini 3 Tradisi Unik Orang Indonesia

Silfa Humairah Utami

Kamis, 04 April 2019 | 11:31 WIB
Mandi Khusus Jelang Ramadan, Ini 3 Tradisi Unik Orang Indonesia
Ilustrasi tradisi mandi khusus jelang Ramadan orang Indonesia di beberapa kota. (Shutterstock)

Suara.com - Mandi Khusus Jelang Ramadan, Ini 3 Tradisi Unik Orang Indonesia.

Tidak terasa Ramadan sudah di depan mata. Berbagai macam tradisi pun dilakukan untuk menyambut Ramadan, dan Suara.com merangkum tradisi unik di Indonesia yang masih dilakukan masyarakat di beberapa daerah sejak dulu hingga sekarang.

Pangir , mandi wangi di Sumatera Utara

Tradisi pangir atau mandi daun wewangian di Sumatera Utara. (Instagram/@medanmetropolis)
Tradisi pangir atau mandi daun wewangian di Sumatera Utara. (Instagram/@medanmetropolis)

Sumatera Utara cukup luas dan tradisi pangir cukup dijalankan masyarakatnya hampir di tiap sudut kabupaten sejak puluhan tahun lalu untuk sambut Ramadan.

Biasanya 1-2 hari jelang puasa, umat Muslim melaksanakan tradisi mandi pangir atau marpangir.

Apa sih pangir itu? Hanya dikenal dan dilakukan di Sumatera Utara, banyak masyarakat di luar Sumut yang tidak tahu apa tradisi tersebut. Pangir berisi daun pandan wangi, serai, daun kalkausar, dan beberapa daun lainnya yang diyakini dapat membersihkan seluruh tubuh dan memberikan wewangian yang segar dan alami.

Jadi maknanya menghadap atau sambut Ramadan dalam keadaan bersih dan wangi dengan menggunakan bahan alami.

Biasanya jelang Ramadan, pedagang musiman pangir akan muncul di sepanjang jalan, pasar hingga di tempat ibadah. Pangir dijual seikatnya Rp 2.000-Rp 5000 tergantung besarnya ikatan.

Cara membuat pangir,  daun-daunan tersebut direbus hingga mendidih agar menghasilkan aroma wangi dan dicampur dengan air dingin untuk mandi dan dipakai untuk bilasan terakhir saat mandi.

baca juga

-Padusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Tidak hanya Sumatera Utara yang memiliki tradisi menyucikan diri dengan mandi khusus. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur ada tradisi yang disebut Padusan.

Dalam artian luas, tradisi ini berarti membersihkan diri rohani dan jasmani sehingga saat sambut Ramadan.

Adapun kebiasaany tersebut dilakukan dengan menceburkan diri ke mata air atau sungai terdekat dan mandi disana.

Tradisi Padusan ini disebarkan oleh Wali Songo yakni sembilan ulama yang dianggap sangat berjasa dalam menyebarkan ajaran agama islam di Nusantara termasuk pulau Jawa.

Balimau di Sumatra Barat

Tradisi balimau di kalangan masyarakat Minang. (Foto: Antara)
Tradisi balimau di kalangan masyarakat Minang. (Foto: Antara)

Sambut bulan Ramadan, sama halnya dengan masyarakat Sumatera Utara, Jawa Tengah dan Jawa Timur, masyarakat Minangkabau juga memiliki ritual Balimau yaitu tradisi mandi khusus sebelum bulan puasa.

Bukan dedaunan wangi seperti pangir melainkan memakai air jeruk nipis yang dilakukan di tempat dengan aliran sungai atau tempat pemandian.

Mengapa memakai jeruk nipis? Ini tidak terlepas dari tradisi berabad-abad silam di mana ketika itu masyarakat belum mengenal sabun seperti saat ini. Sehingga, jeruk nipis atau limau menjadi pilihan membersihkan diri.

Ya, apapun kebiasaan mandi khusus di beberapa daerah yang dilakukan orang Indonesia di atas hanya tradisi untuk melestarikan kebiasaan dari tahun ke tahun  bahkan dari abad ke abad. Unik ya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Ramadan 2019, Busana Kolaborasi Jovian X Ria Miranda Hadir di Zalora

Sambut Ramadan 2019, Busana Kolaborasi Jovian X Ria Miranda Hadir di Zalora

Lifestyle | Kamis, 28 Maret 2019 | 07:50 WIB

Liga 1 2019 Hampir Pasti Bergulir Saat Bulan Ramadan

Liga 1 2019 Hampir Pasti Bergulir Saat Bulan Ramadan

Bola | Rabu, 27 Maret 2019 | 14:27 WIB

Tokopedia Rilis 5 Tren Busana  Muslim yang Diincar Jelang Ramadan

Tokopedia Rilis 5 Tren Busana Muslim yang Diincar Jelang Ramadan

Lifestyle | Rabu, 20 Maret 2019 | 13:31 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×