Unik, Kini Ada Perhiasan Motif Dayak

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Minggu, 07 April 2019 | 19:19 WIB
Unik, Kini Ada Perhiasan Motif Dayak
Perhiasan motif Dayak [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Unik, Kini Ada Perhiasan Motif Dayak

Selain make up, perhiasan juga merupakan sahabat sejati bagi kaum hawa. Dalam kegiatan sehari-hari maupun dalam momen spesial, sebagian kaum hawa tak lupa untuk menyempurnakan penampilannya dengan mengenakan perhiasan.

Nah jika bicara perhiasan, Anda tentu akan membayangkan satu set perhiasan seperti cincin, kalung, gelang dan anting. Biasanya model dari perhiasan ini lebih didominasi desain klasik seperti kebanyakan dirilis perhiasan internasional.

Namun lini perhiasan lokal bernama NJS Gold atau Nafiri Jaffa Sentosa berusaha menghadirkan perhiasan dengan sentuhan etnik seperti motif dayak.

Disampaikan Naomi Julia Soegianto selaku Presiden Director NJS Gold, pihaknya memiliki perhiasan dengan desain khusus yakni motif dayak. Desain ini tak hanya tertuang pada bandul kalung, namun juga anting-anting, cincin dan gelang.

Perhiasan motif Dayak [Suara.com/Firsta]
Perhiasan motif Dayak [Suara.com/Firsta]

"Jadi kita pakai enamel warna untuk membuat motifnya. Saya memang suka yang etnik sehingga mendesain perhiasan ini dengan motif-motif nasional, kali ini dayak, soon nanti motif batik," ujar Julia di sela-sela Jakarta International Jewelerry Fair, Minggu (7/4/2019).

Julia menambahkan, meski bertema etnik, harga perhiasan motif dayak ini tetap sama dengan harga emas yang ada saat ini. Tak ada harga spesial sehingga siapapun bisa mendapatkannya. Untuk sepasang anting dengan desain dayak beratnya total 9 gram.

"Kita juga terima pembuatan sesuai permintaan konsumen. Misalnya beratnya mau berapa gram itu bisa," imbuhnya.

Sebagi perusahaan pabrikan emas, NJS Gold kata Julia memasok perhiasan emas ke distributor sebelum nantinya dijual ke toko-toko emas. Itu sebabnya untuk motif etnik ini pihaknya tak membuat stok cukup banyak, sehingga tergantung permintaan pasar.

baca juga

"Kita akan tentukan misal membuat 40, 20 buat stok, 20 buat sampel. Proses pembuatannya dua minggu. Yang bikin lama bikin motif bolak-baliknya," imbuh dia.

Perhiasan motif etnik NJS Gold ini, kata Julia juga turut memeriahkan perhelatan Indonesian Fashion Week 2019 beberapa waktu lalu. Tertarik memiliki perhiasan bernuansa etnik ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Kembangkan Alat Kontrasepsi dari Anting-anting

Peneliti Kembangkan Alat Kontrasepsi dari Anting-anting

Health | Kamis, 28 Maret 2019 | 16:10 WIB

Nirav Modi, Raja Berlian Langganan Selebriti Dunia Ditangkap di Inggris

Nirav Modi, Raja Berlian Langganan Selebriti Dunia Ditangkap di Inggris

Lifestyle | Kamis, 21 Maret 2019 | 13:09 WIB

Grup Balaan Tumaan Bawa Ansambel Musik Dayak ke Galeri Indonesia Kaya

Grup Balaan Tumaan Bawa Ansambel Musik Dayak ke Galeri Indonesia Kaya

Entertainment | Sabtu, 16 Maret 2019 | 20:06 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×