Harzami Ahadi Wujudkan Ide Kopi Rendah Kafein

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Senin, 15 April 2019 | 08:30 WIB
Harzami Ahadi Wujudkan Ide Kopi Rendah Kafein
Harzami Ahadi dan kopi rendah kafein yang diproduksinya. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Harzami Ahadi Wujudkan Ide Kopi Rendah Kafein.

Banyak orang menghindari kopi karena efek samping dari kafein pada tubuh mereka. Hal itu menjadi inspirasi bagi Harzami Ahadi untuk membuat kopi rendah kafein.

Biasanya, kata lelaki kelahiran 1995 ini, banyak orang mengeluhkan berbagai kondisi setelah mengonsumsi kopi. Mulai dari asam lambung yang naik, sehingga perut terasa perih, hingga jantung yang berdetak lebih cepat.

"Saya pribadi pun sebenarnya punya masalah dengan lambung, jadi kalau minum kopi sering kambuh," ujar mahasiswa jurusan Teknologi Pangan ini pada Suara.com.

Seiring berjalannya waktu, Harzami Ahadi yang juga menekuni profesi sebagai seorang barista ini, mulai mempelajari teknologi dekafein (naturally decaffeinated), sebuah teknologi yang membuat biji kopi memiliki kandungan kafein yang rendah.

kopi rendah kafein karya anak ITI [Dinda/Suara.com]
Inilah kopi rendah kafein karya Harzami Ahadi, mahasiswa ITI. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Harzami Ahadi mulai melakukan berbagai penelitian tentang teknologi tersebut. Seakan membuka jalan baginya untuk mewujudkan idenya tersebut, di saat yang bersamaan, PI2B ITI (Pusat Inovasi dan Inkubasi Bisnis Institut Teknologi Indonesia) memberikan informasi kepada HIPMI PT ITI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi ITI), EC (Enterpreneurship Center) dan mahasiswa lainnya mengenai lomba proposal Teknologi Bisnis yang diadakan oleh Puspiptek (TBIC).

"Mulai saat itu lah saya semakin serius untuk mengembangkan dekafein kopi agar bisa mengikuti kompetisi yang di adakan puspiptek tersebut," jelas dia.

Meski hanya lolos pada tahap presentasi pada Januari lalu, Harzami Ahadi tak menyerah. Dengan modal Rp 8 - 15 juta ia memberanikan diri untuk mulai mencari bahan baku biji kopi (green beans) dari berbagai daerah di Indonesia.

Hingga akhirnya, Harzami Ahadi menetapkan untuk bekerja sama langsung dengan para petani kopi di daerah Pagar Alam dan Semendo dengan jenis kopi arabica dan robusta. Setelah melakukan pembelian biji kopi dari kedua daerah tersebut, Harzami Ahadi mulai melakukan proses pembuatan kopi dekafein.

baca juga

"Untuk prosesnya sendiri kurang lebih membutuhkan waktu tiga sampai lima hari, itu sudah sampai tahap roasting dan grinding," tambah dia.

Proses dekafein kopi, jelas Harzami Ahadi, dilakukan menggunakan alat berupa boiling stainless dan lid untuk menjaga agar bahan baku tetap steril, tekanan api yang konsisten, air mineral sebagai media proses dekafeinasi kopi dan pelarut kimia alami yang digunakan untuk makanan seperti ethyl acetate. Karena itulah, kata dia proses ini disebut naturally decaffeinated.

Lebih lanjut, Harzami Ahadi mengatakan bahwa kopi dekafein buatannya juga diproses dengan mesin rosting kopi yang canggih sehingga menghasilkan kopi sangrai yang matang merata dan berkualitas tinggi.

Selanjutnya, kopi di-grinder dengan mesin yang memiliki kepresisian tinggi. Hal inilah yang menjadikan kopi buatannya sebagai kopi yang berkualitas.

Setelah tahap roasting dan grinding, Harzami Ahadi pun memutuskam untuk menjual kopi dekafein buatannya dengan merk Koode Roastery di pasaran. Sampai saat ini, Koode Roastery menjual produknya melalui online dan berbagai bazar UKM dan UMKM yang dijual dengan kisaran Rp 30.000 -  Rp 40.000.

Dengan hadirnya Koode Roastery di pasaran, Harzami Ahadi berharap agar produknya dapat menjadi solusi di masyarakat khususnya penikmat kopi yang memiliki masalah pada lambung (toleransi rendah terhadap zat kafein).

"Selain itu harapannya Koode Roastery dapat terus survive dalam menyajikan produk kopi berkualitas dan bermanfaat bagi penikmat kopi rendah kafein dan para mitra kami para petani kopi di Pagaralam dan Semendo, Sumatera Selatan," tutupnya.

Wow, sungguh membanggakan sekaligus bermanfaat bagi kesehatan ya inovasi yang dibuat oleh Harzami Ahadi yang mampu menghadirkan kopi rendah kafein ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Memikat Pencinta Kopi, Ini Rahasia Kopi Sagaleh Jaga Citarasa

Terus Memikat Pencinta Kopi, Ini Rahasia Kopi Sagaleh Jaga Citarasa

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 08:05 WIB

5 Kopi Favorit Milenial Hilangkan Rasa Lelah Versi Kuliner Online

5 Kopi Favorit Milenial Hilangkan Rasa Lelah Versi Kuliner Online

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 07:15 WIB

Studi: Hanya Melihat atau Memikirkan Kopi, Tubuh Bisa Kembali Semangat

Studi: Hanya Melihat atau Memikirkan Kopi, Tubuh Bisa Kembali Semangat

Lifestyle | Selasa, 02 April 2019 | 10:28 WIB

Terkini

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

×