Diduga Nyetir di Bawah Pengaruh Alkohol, Lelaki Ini Ternyata Mabuk Durian

Ade Indra Kusuma, Arendya Nariswari

Jum'at, 03 Mei 2019 | 15:12 WIB
Diduga Nyetir di Bawah Pengaruh Alkohol, Lelaki Ini Ternyata Mabuk Durian
Ilustrasi polisi tangkap pengemudi mabuk [shutterstock]

Suara.com - Disetop Polisi Karena Dikira Minum Alkohol, Pengemudi Ini Ternyata Mabuk Durian

Jangan pernah sekali-kali Anda menyetir dalam kondisi mabuk, selain berbahaya untuk diri sendiri, kondisi mabuk yang biasanya diikuti gejala kepala pusing dan sering hilang kesadaran juga tentu sangat bahaya bagi orang lain.

Ilustrasi tes breathalyzer pengemudi. (Pixabay/miguelrd68)
Ilustrasi tes breathalyzer pengemudi. (Pixabay/miguelrd68)

Di luar negeri, jika Anda terlihat sedikit ugal-ugalan membawa mobil, petugas patroli pasti akan menyetop mobil dan menguji Anda dengan Tes breathalyzer atau uji pernapasan untuk membuktikan Anda mabuk atau tidak.

Metode ini disebut menjadi cara terbaik bagi polisi di sejumlah negara untuk menguji apakah pengendara mengalami mabuk akibat minum alkohol atau tidak.

Namun cerita unik hadir baru-baru ini. Mengutip World of Buzz, pengemudi yang diduga terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol diberhentikan oleh beberapa petugas polisi di China.

Tampaknya, minuman beralkohol bukanlah satu-satunya yang bisa memengaruhi alat breathalyzer.

Mereka curiga dan akhirnya memutuskan untuk melakukan tes breathalyzer. Alat breathalyzer tersebut menunjukkan bahwa pengemudi pria ini mengonsumsi alkohol.

Polisi sempat bertanya, berapa banyak minuman beralkohol yang dikonsumsi oleh pria tersebut.

Sambil turun, pengemudi pria ini sedikit protes kepada polisi dengan nada cukup keras.

baca juga

"Saya baru saja makan buah durian," ungkap pengemudi pria itu.

Ilustrasi buah durian (shutterstock)
Ilustrasi buah durian (shutterstock)

Karena kurang yakin, polisi akhirnya melakukan tes darah terhadap pengemudi pria ini.

Benar saja, hasil tes darah menunjukkan bahwa pria ini sama sekali tidak mengonsumsi alkohol.

Penasaran, beberapa polisi mencoba untuk mengonsumsi durian dan melakukan tes breathalyzer. Ternyata, beberapa polisi ini terkejut saat melakukan tes usai makan durian.

Polisi ini menegaskan bahwa hasilnya, alat pembaca kandungan alkohol milik petugas meningkat hingga 36mg per 100ml.

Tiga menit berselang, polisi ini kembali melakukan tes serupa, dan benar saja alat breathlyser menunjukkan hasil negatif.

Kasus pengemudi mabuk durian ini sempat dikritik oleh beberapa netizen asal China. Mereka bahkan menyarankan pihak kepolisian untuk meminta maaf kepada lelaki tersebut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hobi Makan Durian, Yuk Gabung di Komunitas Maniak Durian

Hobi Makan Durian, Yuk Gabung di Komunitas Maniak Durian

Lifestyle | Sabtu, 13 April 2019 | 09:21 WIB

Teknik Belah Durian ala Militer Ini Bikin Warganet Kagum

Teknik Belah Durian ala Militer Ini Bikin Warganet Kagum

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 08:03 WIB

Juragan Durian Cari Menantu, Janji Berikan Rp 4,4 Miliar dan 10 Mobil

Juragan Durian Cari Menantu, Janji Berikan Rp 4,4 Miliar dan 10 Mobil

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:40 WIB

Terkini

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda

Banten | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:21 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×