Kulit Kering Selama Berpuasa, Yuk Perbaiki Nutrisi dan Cara Mandinya

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:00 WIB
Kulit Kering Selama Berpuasa, Yuk Perbaiki Nutrisi dan Cara Mandinya
Ilustrasi kulit kering. [Shutterstock]

Suara.com - Kulit Kering Selama Berpuasa, Yuk Perbaiki Nutrisi dan Cara Mandinya

Saat berpuasa selama bulan Ramadan tubuh pasti kekurangan cairan. Akibatnya kulit menjadi lebih kering. Padahal menjaga kelembaban kulit sangat penting, tak peduli meskipun saat berpuasa.

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK, FINS-DV mengatakan, menjaga kesehatan kulit agar tetap lembab selama Ramadan, ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu dari dalam dan dari luar.

"Untuk perawatan dari dalam, maka nutrisinya yang harus dijaga. Saat sahur bermuka cukupi kebilutuhan cairan untuk tubuh. Minum air putih yang cukup, konsumsi sayur dan buah-buahan," ujar dokter Litya saat ditemui Suara.com dalam acara The Vaseline Healing Project di kawasan Penjaringa Jakarta Utara, Selasa (14/5/2019).

Event kesehatan kulit Vaseline [Suara.com/Vessy]
Event kesehatan kulit Vaseline [Suara.com/Vessy]

Selain itu, jaga asupan makanan, sambunya. Orang yang berpuasa disarankan tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak, berlemak, dan yang mengandung kolesterol. Contonya goreng-gorengan, santan, dan manis-manis.

Sementara itu, untuk mejaga kesehatan kulit dari luar, dokter Litya mengingatkan untuk memakai pelembab dan memperbaiki cara mandi.

"Saat kulit mengalami hidrasi, salah satu cara mengatasinya adalah dengan memakai pelembab. Pakai setelah mandi saat sisa air masih ada di tubuh. Jadi pemebab dapat berfungsi untuk mengahalang air yang akan menguap," jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, tidak mandi dengan air hangat. Sebab, seperti yang dijelaskan sebelumnya, air hangat akan cepat menguap. Jadi mandilah dengan air biasa.

"Untuk pemilihan sabun, pilih sabun yang mengandung pelembab dan tidak terlalu kesat seteleh dipakai. Gunakan juga sabun yang tidak terlalau banyak mengandung pewangi karena kandungan perlindungan partikelnya tidak baik untuk kulit," sambungnya.

baca juga

Terakhir, saat mengelap tubuh dengan handuk, jangan digosok-gosok. "Cukup ditekan-tekan saja agar air bekas mandi tidak langsung kering," tukasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Apa Itu Skin Barrier dan Bagaimana Menjaganya

Kenali Apa Itu Skin Barrier dan Bagaimana Menjaganya

Lifestyle | Jum'at, 10 Mei 2019 | 04:25 WIB

Bahan Kimia Tabir Surya Ternyata Bisa Masuk ke Pembuluh Darah

Bahan Kimia Tabir Surya Ternyata Bisa Masuk ke Pembuluh Darah

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 10:07 WIB

Tips Memilih Make up Agar Kulit Tidak Dehidrasi di Bulan Ramadan

Tips Memilih Make up Agar Kulit Tidak Dehidrasi di Bulan Ramadan

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 09:17 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×