Bahan Kimia Tabir Surya Ternyata Bisa Masuk ke Pembuluh Darah

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Rabu, 08 Mei 2019 | 10:07 WIB
Bahan Kimia Tabir Surya Ternyata Bisa Masuk ke Pembuluh Darah
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bahan Kimia Tabir Surya Ternyata Bisa Masuk ke Pembuluh Darah.

Penggunaan tabir surya belakangan sangat dianjurkan demi mencegah risiko kanker kulit. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia, pancaran sinar matahari pada jam-jam tertentu mengandung sinar ultraviolet yang dapat membuat kulit terbakar hingga memicu kanker kulit.

Namun baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA menemukan bahwa bahan kimia dalam tabir surya tak hanya dapat meresap ke kulit tapi juga pembuluh darah pada tingkat yang melebihi ambang batas.

Meski demikian, bukan berarti bahan aktif salam tabir surya tidak aman. Robert Califf salah satu penulis editorial penelitian ini mengatakan temuan ini harus membuat industri berpikir ulang untuk mencari alternatif zat aktif yang lebih aman.

“Temuan penelitian ini menimbulkan banyak pertanyaan penting tentang tabir surya dan proses di mana industri tabir surya, dokter, organisasi khusus, dan badan pengawas mengevaluasi manfaat dan risiko dari krim topikal ini,” ujar peneliti seperti mengutip Nypost.

Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)
Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)

Untuk mengarah pada temuan ini, peneliti meminta 24 responsden untuk menerapkan salah satu dari empat jenis tabir surya yang berupa spray, lotion dan krim, empat kali sehari selama seminggu ke daerah kulit yang tidak tertutupi baju renang.

Kemudian peneliti mengukur konsentrasi empat bahan aktif berbeda yang biasa digunakan dalam tabir surya, antara lain avobenzone, oxybenzone, octocrylene dan ecamsule dalam darah responden.

FDA atau departemen kesehatan di Amerika sendiri merekomendasikan agar penyerapan darah dari salah satu bahan aktif di tabir surya tidak melebihi 0,5 nanogram per mililter (ng / mL).

Namun peneliti menemukan bahwa tingkat keempat bahan kimia dalam aliran darah peserta jauh melebihi dari ambang batas tersebut selama satu hari, bahkan tiga bahan aktif ada yang bertahan di aliran darah selama tujuh hari.

baca juga

Bahkan zat aktif Oxybenzone mencapai ambang batas dalam dua jam hanya dengan satu kali pengaplikasian. Pada hari ke tujuh pemakaian, konsentrasinya meningkat hingga di atas 20 ng / mL. Bahan kimia itu juga diketahui beracun bagi terumbu karang, yang mendorong Hawaii untuk melarang pengunjung pantai memakai tabir surya berlebihan tahun lalu.

“Produsen tabir surya harus menunjukkan melalui penelitian empiris pada manusia bahwa manfaatnya lebih besar daripada risiko untuk penggunaan produk yang dimaksudkan dalam populasi tertentu. Apakah tabir surya memenuhi persyaratan keselamatan dan efektivitas saat ini? tanya para peneliti.

Namun, Akademi Dermatologi Amerika bersikeras mengatakan, penting untuk terus menggunakan tabir surya. Menurut mereka, bahan-bahan aktif tabir surya ini telah digunakan selama beberapa dekade dan belum ada laporan mengenai efek sampingnya.

“Kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat, dan dokter kulit melihat dampaknya pada kehidupan pasien setiap hari. Paparan sinar ultraviolet matahari yang tidak dilindungi adalah faktor risiko utama kanker kulit. Itu sebabnya menggunakan tabir surya adalah keharusan ketika berada di luar ruangan," ujar Presiden Akademi Dermatologi Amerika, George J. Hruza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama Seperti Sinar Matahari, Memasak Juga Bisa Berefek Buruk pada Kulit Lho

Sama Seperti Sinar Matahari, Memasak Juga Bisa Berefek Buruk pada Kulit Lho

Lifestyle | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:30 WIB

Perawatan Kombinasi, Perpaduan untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Perawatan Kombinasi, Perpaduan untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Lifestyle | Sabtu, 27 April 2019 | 14:28 WIB

Produk Kecantikan promo hingga 70 persen, Catat Tempat dan Tanggalnya Girls

Produk Kecantikan promo hingga 70 persen, Catat Tempat dan Tanggalnya Girls

Lifestyle | Jum'at, 26 April 2019 | 20:10 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×