Seru, Bos Perusahaan Ini Rajin Ajak Karyawannya Liburan Mewah

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 19 Juni 2019 | 13:10 WIB
Seru, Bos Perusahaan Ini Rajin Ajak Karyawannya Liburan Mewah
Ilustrasi Liburan (shutterstock)

Suara.com - Sebuah perusahaan startup asal Inggris baru-baru ini berhasil menarik perhatian publik berkat cara mereka memperlakukan karyawan. 

Berpusat di Birmingham, Turn Partners merupakan perusahaan kecil yang dipimpin oleh Mike Bandar dan James Vardy serta memiliki 9 orang karyawan.

Di perusahaan ini, Mike Bandar dan James Vardy punya kebijakan soal liburan yang menguntungkan para karyawan mereka.

Bagaimana tidak, karyawan Turn Partners rupanya berhak untuk mengambil cuti kapan pun mereka mau dan bekerja dari mana saja.

Tak cuma itu, Mike Bandar dan James Vardy pun disebut-sebut sebagai "Bos Terbaik di Inggris" karena rajin mengajak karyawan mereka liburan mewah ke seluruh penjuru dunia.

Perusahaan startup rajin ajak karyawan liburan mewah (instagram.com/team.turn)
Perusahaan startup rajin ajak karyawan liburan mewah (instagram.com/team.turn)

"James dan aku selalu bermimpi untuk menjalankan bisnis yang akrab di mana karyawan memiliki fleksibilitas dan dapat menikmati hidup sepenuhnya," ujar Mike Bandar, seperti dikutip dari The Sun.

Berbeda dari perusahaan lainnya, karyawan Turn Partners pun malah terlihat menghabiskan waktu bersama dengan berenang di pantai Meksiko, tidur di hotel bintang lima di India, hingga bermain jetski di Thailand.

"Memiliki tim yang bahagia akan menghasilkan bisnis yang menakjubkan. Jadi, dari waktu ke waktu, kami senang mengajak tim kami liburan sebulan dan melarikan diri dari hawa dingin Inggris."

Tak cuma itu saja, Turn Partners membiayai seluruh akomodasi liburan bagi para karyawan. Namun, jika karyawan ingin pulang liburan lebih awal, mereka diperbolehkan melakukannya.

baca juga

Keuntungan yang diperoleh para karyawan Turn Partners tak berhenti sampai di sana. Bukan cuma karyawan saja, perusahaan ini juga mengizinkan keluarga, pasangan, dan teman karyawan mereka untuk ikut serta.

Ilustrasi kerja sambil liburan (Pixabay/Picography)
Ilustrasi kerja sambil liburan (Pixabay/Picography)

"Salah satu karyawan kami melamar tunangannya di Thailand dan kami semua menyelenggarakan pesta kejutan di pantai untuk mereka," cerita Mike.

Demi memastikan karyawannya tak lupa liburan, bos perusahaan startup ini bahkan memiliki biaya liburan tak terhingga dan batas minimal biaya liburan.

Hal ini dilakukan agar setiap karyawan merasa bebas dan mau pergi liburan mewah alih-alih merasa terkekang di ruangan kantor.

"Aku menyelesaikan masalah yang menghantuiku di tempat kerja selama berbulan-bulan sambil mendengarkan suara ombak dan bersenang-senang saat liburan," tambah salah satu karyawan Turn Partners soal liburan yang mereka lakukan.

Tertarik untuk bekerja di perusahaan seperti milik Turn Partners ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Pemanasan Global, Inggris Akan Lenyapkan Kota Ini dari Peta

Akibat Pemanasan Global, Inggris Akan Lenyapkan Kota Ini dari Peta

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2019 | 14:03 WIB

Pengakuan Gadis 18 Tahun Kencani 7 Gadun, Raup Rp 887 Juta Per Bulan

Pengakuan Gadis 18 Tahun Kencani 7 Gadun, Raup Rp 887 Juta Per Bulan

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:32 WIB

Japao Private Island, Pulau Pribadi Ini Bisa Disewa untuk Liburan Mewah

Japao Private Island, Pulau Pribadi Ini Bisa Disewa untuk Liburan Mewah

Lifestyle | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:28 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×