Kata Pakar, Tahun 2040 Daging Tidak Akan Berasal dari Hewan Lagi

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 19 Juni 2019 | 13:37 WIB
Kata Pakar, Tahun 2040 Daging Tidak Akan Berasal dari Hewan Lagi
Ilustrasi makan steak, daging merah. (Shutterstock)

Suara.com - Terlepas dari banyaknya orang yang mulai menganut gaya hidup vegetarian atau vegan, masih banyak pula orang-orang yang menyukai daging hewan seperti sapi, kambing, ayam, dan semacamnya.

Meski begitu, pernahkah kamu membayangkan apa jadinya jika daging yang kamu makan tidak ada lagi yang berasal dari hewan?

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan perusahaan konsultan AT Kearney, pakar industri memprediksikan bahwa 60 persen dari daging yang kita makan di masa depan tidak akan berasal dari hewan yang disembelih.

Dikutip dari laman Insider, laporan AT Kearney tersebut menyatakan jika daging di tahun 2040 akan dibuat dari tumbuhan atau secara sintetis.

Transisi ini sendiri nantinya akan dipicu oleh kesadaran manusia terhadap bahaya beternak secara konvensional serta meningkatnya permintaan terhadap kuliner vegan.

Daging merah, daging mentah. (Shutterstock)
Daging merah, daging mentah. (Shutterstock)

Seperti kita ketahui, daging yang terbuat dari tumbuhan atau protein nabati memang sudah dapat ditemukan sekarang.

Sementara, daging sintetis atau buatan akan diciptakan "melalui pertumbuhan sel di bioreaktor" dan tidak melibatkan proses penyembelihan.

Untuk membuat daging jenis ini, ilmuwan akan mengekstrak sel dari hewan yang masih hidup dan mengembangbiakkannya di luar tubuh hewan tersebut.

Dikatakan, proses ini akan menghasilkan daging yang "identik dengan daging hasil produksi konvensional" atau daging yang kita makan sekarang.

baca juga
Penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (22/6).
Penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (22/6).

Meski daging sintetis saat ini belum dapat ditemukan di pasaran, beberapa perusahaan dikabarkan sudah membuat prototype serta berinvestasi dalam bisnis ini.

"Industri peternakan berskala besar dipandang oleh banyak orang sebagai kejahatan yang tidak diperlukan," tulis laporan tersebut.

"Dengan keuntungan daging vegan dan daging sintetis, ini hanya masalah waktu sampai mereka menguasai pangsa pasar."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Panjang Umur, Ganti Daging Merah dengan Telur dan Ikan

Ingin Panjang Umur, Ganti Daging Merah dengan Telur dan Ikan

Health | Minggu, 16 Juni 2019 | 15:58 WIB

Veggie Burger Jadi Pilihan Vegetarian, Apakah Memang Lebih Sehat?

Veggie Burger Jadi Pilihan Vegetarian, Apakah Memang Lebih Sehat?

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 07:35 WIB

Catat, Manfaat Diet Vegan Ala Meghan Markle untuk Kesehatan

Catat, Manfaat Diet Vegan Ala Meghan Markle untuk Kesehatan

Health | Selasa, 11 Juni 2019 | 17:07 WIB

Terkini

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:51 WIB

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

Manggarai Waspada Mecet! Ada Peresmian LRT Jakarta, Warga Bisa Gunakan Jalur Alternatif Ini

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:22 WIB

×