Ingin Panjang Umur, Ganti Daging Merah dengan Telur dan Ikan

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Minggu, 16 Juni 2019 | 15:58 WIB
Ingin Panjang Umur, Ganti Daging Merah dengan Telur dan Ikan
Sering makan daging merah dikaitkan dengan kematian dini. (Shutterstock)

Suara.com - Ingin Panjang Umur, Ganti Daging Merah dengan Telur dan Ikan

Anda penggemar steak? Hati-hati, kegemaran mengonsumsi daging merah kembali dikaitkan dengan risiko kematian dini.

Para peneliti baru-baru ini mengingatkan bahwa peningkatan konsumsi daging merah, khususnya daging merah olahan, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ menunjukkan bahwa mengganti daging merah dengan sumber protein lain, seperti telur dan ikan, biji-bijian dan sayuran, seiring waktu dapat membantu Anda hidup lebih lama.

Untuk penelitian ini, tim peneliti dari Universitas Harvard melihat hubungan antara perubahan konsumsi daging merah selama periode delapan tahun dengan tingkat kematian selama delapan tahun ke depan, mulai dari 1986 hingga akhir tindak lanjut pada 2010.

Mereka menggunakan data untuk 53.553 perawat perempuan terdaftar di Amerika Serikat (AS), berusia antara 30 dan 55, dan 27.916 profesional kesehatan lelaki di AS, berusia antara 40 dan 75, yang bebas dari penyakit kardiovaskular dan kanker pada awal penelitian.

Dilansir The Health Site, setiap empat tahun para peserta diberikan kuesioner frekuensi makanan (FFQ) di mana mereka ditanya seberapa sering, rata-rata, mereka makan setiap makanan dengan ukuran porsi standar dalam setahun terakhir.

Ilustrasi lelaki makan daging merah. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki makan daging merah. (Shutterstock)

Mereka kemudian dibagi menjadi lima kategori berdasarkan perubahan asupan daging merah.

Selama periode penelitian, jumlah total kematian dari penyebab apa pun mencapai 14.019 (8.426 perempuan dan 5.593 lelaki). Serta penyebab utama kematian tersebut adalah disebabkan oleh penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan dan penyakit neurodegeneratif.

baca juga

Setelah disesuaikan dengan usia dan faktor-faktor yang berpotensi berpengaruh lainnya, peningkatan total asupan daging merah sebanyak 3,5 porsi seminggu atau lebih selama periode delapan tahun, akhirnya dikaitkan dengan risiko kematian 10 persen lebih tinggi dalam delapan tahun ke depan.

Jadi, tak ada salahnya mengurangi asupan daging merah, khususnya yang olahan mulai dari sekarang demi umur panjang ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salah, Daging Ayam Juga Bisa Tingkatkan Kadar Kolesterol Lho!

Jangan Salah, Daging Ayam Juga Bisa Tingkatkan Kadar Kolesterol Lho!

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 10:48 WIB

Dokumen FDA Bocor, Daging Hingga Susu di AS Terdapat Bahan Kimia Berbahaya

Dokumen FDA Bocor, Daging Hingga Susu di AS Terdapat Bahan Kimia Berbahaya

Health | Rabu, 05 Juni 2019 | 21:25 WIB

Tidur 10 Jam atau Lebih Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Penjelasannya

Tidur 10 Jam atau Lebih Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Penjelasannya

Health | Jum'at, 31 Mei 2019 | 12:20 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×