Arak Bali Khas Buleleng Bersiap Go Internasional

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 25 Juni 2019 | 14:41 WIB
Arak Bali Khas Buleleng Bersiap Go Internasional
Arak Bali [Dinda/Suara.com]

Suara.com - Arak Bali Khas Buleleng Bersiap Go Internasional.

Saat ini, perkembangan minuman fermentasi asli Indonesia kian populer. Tak hanya sekedar bisa dinikmati pada acara-acara budaya dan adat istiadat saja, namun juga oleh mayarakat secara lebih luas. Salah satunya adalah Arak Bali yang kini semakin berkembang dan komersial. 

Keberadaannya menurut salah satu Pengrajin Arak Bali, Nyoman Nadiana, sudah mudah ditemui di lebih dari 200 hotel dan bar di Pulau Dewata, bahkan sering dijadikan sebagai campuran untuk membuat cocktail

Arak Bali sendiri, kata Nyoman cukup spesial, karena dibuat dari pohon lontar atau yang disebut pohon ental di Bali dengan proses yang masih sangat alami. Biasanya, Arak Bali dibuat di beberapa kawasan di pulau tersebut, terutama kawasan Buleleng dan Karang Asem. 

"Jadi bahannya dijadikan tuak terlebih dahulu, melalui proses fermentasi alami. Setelah itu, ditampung dalam sebuah panci, lalu dipanaskan dengan kayu bakar khusus, kalau di kita pakai kayu kelor itu jadi rasa araknya lebih kuat selama 1-2 jam," jelas dia sata ditemui dalam acara Pesona Minuman Fermentasi Nusantara di Universitas Podomoro, Jakarta Barat, Selasa (25/6/2019).

Selanjutnya, dari panci tersebut, kata Nyoman, ada sebuah pipa bambu yang panjangnya mencapai kurang lebih 8 meter. Tuak yang dipanaskan akan mengalir ke dalam pipa, tetes demi tetes yang selanjutnya menjadi arak. 

Arak Bali yang dibuat secara alami, kata Nyoman benar-benar tanpa bahan kimiawi atau oplosan sehingga aman saat dikonsumsi. Biasanya, Arak Bali dengan kualitas terbaik memiliki kandungan alkohol hingga 40 persen. 

"Tapi itu tidak konstan, bisa turun juga. Pembuatan arak itu dilakukan saat musim kemarau. Kalau musim hujan kandungan air di pohon lontar itu banyak, jadi kurang bagus. Sebulan setelah musim hujan, kandungan alkoholnya bisa 30 persen," tambah dia. 

Kini, seiring berkembangnya zaman, Arak Bali tak hanya dikonsumsi dalam acara-acara budaya dan adat istiadat saja, namun juga disebut sebagai salah satu minuman yang dapat menghangatkan dan menambah energi. 

baca juga

Arak Bali buatan masyarakat Bali tersebut biasa dijual dengan harga Rp100-120 ribu perbotolnya. 

Ketua Indonesian Food & Beverage Executive Association Bali, Ketut Darmayasa berharap, dukungan pemerintah bisa lebih besar lagi untuk semakin mendorong Arak Bali menjadi salah satu minuman spirit terpopuler di dunia. 

"Kami berharap pemerintah bisa membuatkan payung hukum untuk industri minuman fermentasi Indonesia. Regulasi yang berpihak pada industri ini memiliki sumbangan yang cumup besar bagi ekonomi daerah, menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu nation branding Indonesia di kancah international," tutup Ketut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Amputasi, Pria Ini Ingin Jari Kakinya Dijadikan Minuman Beralkohol

Pasca Amputasi, Pria Ini Ingin Jari Kakinya Dijadikan Minuman Beralkohol

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2019 | 15:00 WIB

Fairmont Hadirkan Cocktail Racikan Mixologist Hotel Savoy London

Fairmont Hadirkan Cocktail Racikan Mixologist Hotel Savoy London

Press Release | Selasa, 15 Agustus 2017 | 14:02 WIB

Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan

Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 03:52 WIB

Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan

Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2016 | 03:52 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×