Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan

Liberty Jemadu

Jum'at, 04 Maret 2016 | 03:52 WIB
Standardisasi Minuman Alkohol Tradisional Diperlukan
Ilustrasi minuman keras/beralkohol. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah diminta memperhatikan minuman beralkohol tradisional seperti sopi, ciu, atau arak karena minuman-minuman itu memiliki potensi ekonomi dan memiliki pasar potensial di luar negeri, demikian kata Ketua Forum Petani dan Produsen Minuman Berfermentasi Indonesia (FPPMBI) Adi Chrisianto.

Salah satu pasar ekspor minuman alkohol tradisional, kata Adi, adalah Korea Selatan. Permintaan minuman beralkohol di negeri gingseng itu cukup tinggi.

"Pemerintah perlu memperhatikan standardisasi industri rumahan pembuatan MBT agar dapat bersaing dengan soju, makgeolli, ginseng wine, dan lainnya," kata Adi seperti dikutip Antara, Kamis (3/3/2016).

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan keaneragaman pengolahan minuman beralkohol secara tradisional di setiap daerah. Kemampuan mengolah minuman alkohol itu diperoleh secara turun temurun.

"Bahkan menurut kitab Negarakertagama, pembuatan minuman beralkohol sudah dikenal zaman Majapahit," jelas dia.

Pada abad 17, Arak asal Indonesia bernama Batavia Arrack menjadi legenda di Asia hingga Kepulauan Karibia mengalahkan Rum dan Scotch. Merek itu sempat diulas koran The New York Times dalam edisi minggu dengan judul "Out of the Blue: Batavia Arrack Comes Back".

"Agar minuman beralkohol tradisional asal Indonesia dapat diterima oleh pasar Internasional dan mendatangkan devisa dan kesejahteraan petani, pemerintah harus melakukan pembinaan dan membantu permodalan," anjur Adi.

Dengan pembinaan yang baik, pihaknya yakin produk asli Indonesia dapat bersaing dan berpotensi mendatangkan kemakmuran.

"Edukasi dan penegakan hukum pidana bagi pemabuk dan penyalahgunaan minuman beralkohol akan mampu membawa arak dikenal hingga Asia," katanya.

Korsel, menurut Adi, adalah pasar potensial minuman beralkohol. Ia mengutip laporan Lotte Mart yang menunjukkan bahwa penjualan bir impor di Korsel sejak 1 Juni hingga 27 Juni 2013 mencapai 1,6 miliar won atau naik 41 persen dari tahun sebelumnya, mengalahkan penjualan wine bahkan soju yang hanya 1,5 miliar won dan 1,45 miliar won.

"Ini adalah pertama kali bir impor terjual lebih banyak dari wine dan soju dalam basis hitungan bulan, karena itu Korsel menempati peringkat ke-27 sebagai negara importir bir di dunia pada 2012," katanya.

Dua perusahaan yang mendominasi pasar bir Korsel adalah Oriental Brewery Company Co. Ltd. (O.B.) yang menguasai 55,7 persen pasar bir lokal dan Hite-Jinro Co. yang menguasai 44,3 persen pasar bir lokal pada 2012.

"Eksportir bir terbesar ke Korsel adalah Jepang di peringkat teratas, lalu Belanda, Irlandia, Amerika Serikat, dan Cina. Indonesia berada jauh tertinggal, di peringkat 24. Di dunia, Indonesia berada di peringkat 55 sebagai eksportir bir pada tahun 2012," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha Minol Minta Judul RUU Larangan Minol Diganti

Pengusaha Minol Minta Judul RUU Larangan Minol Diganti

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 16:59 WIB

Aturan Minuman Alkohol Dikeluarkan dari Paket Deregulasi

Aturan Minuman Alkohol Dikeluarkan dari Paket Deregulasi

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 21:01 WIB

Terkait RUU Minol, Pemuka Agama Tak Setuju Larangan

Terkait RUU Minol, Pemuka Agama Tak Setuju Larangan

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 12:53 WIB

Usir Pengaruh Alkohol Dengan Tujuh Makanan Ini

Usir Pengaruh Alkohol Dengan Tujuh Makanan Ini

Lifestyle | Rabu, 06 Januari 2016 | 02:31 WIB

Studi: Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker payudara

Studi: Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker payudara

Health | Senin, 28 Desember 2015 | 12:50 WIB

Terkini

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:22 WIB

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×