Pesona Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis

Vania Rossa, Risna Halidi

Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:27 WIB
Pesona Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis
Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)

Suara.com - Dulu, Wittenoom merupakan rumah bagi sekitar 20 ribu penduduk. Tapi kini Wittenoom menjadi kota mati yang ditinggal warganya karena memiliki lokasi bekas tambang yang diklaim sebagai salah satu lokasi paling beracun di dunia.

Wittenoom yang terletak di area terpencil di Australia Barat pernah berjaya berkat tambang ekstraksi asbes antara tahun 1930 dan 1966.

Sampai akhirnya kota tersebut tersebut ditinggalkan dan dikelilingi oleh tanda-tanda besar berbunyi 'Bahaya'.

Saking berbahayanya tempat tersebut, pemerintah Australia memutuskan untuk 'merampas' properti tiga penduduk terakhir yang tinggal di daerah tersebut atas dasar keselematan kesehatan.

Parahnya, Wittenoom malah menjadi pusat wisata baru dan berhasil mendatangkan ribuan wisatawan setiap tahun hanya untuk mengambil foto dan mengunggah kota mati tersebut ke media sosial.

Jika Anda mengetikkan hashtag Wittenoom di Instagram, Anda akan menemukan ratusan feed wisatawan berfoto selfie dengan latar belakang kota mati tersebut.

Padahal paparan serat residu asbes bisa berakibat fatal, dan pihak berwenang telah melakukan segala daya untuk menjauhkan orang dari wilayah tersebut.

Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)
Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)

Pemerintah bahkan mengahapus Wittenoom dari peta, menghilangkan tanda dan rambu jalan menuju ke sana, memutuskan jaringan listrik, dan memasang tanda peringatan. Tapi penggemar pariwisata ekstrem mengabaikan peringatan tersebut dan tetap datang ke Wittenoom.

"Tanda-tanda peringatan ini bukan dekorasi atau untuk menambah koleksi Instagram Anda. Itu adalah peringatan serius tentang konsekuensi kesehatan yang serius. Sangat bodoh untuk bepergian ke Wittenoom," mata Menteri Urusan Aborigin dan Tanah Australia, Ben Wyatt, seperti dilansir dari Oddity Central.

baca juga
Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)
Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)

Bukan tak pernah terpikirkan, tapi operasi pembersihan Wittenoom dari residu asbes yang mematikan dianggap membuang-buang anggaran.

Ben bahkan mengatakan hampir tak mungkin Wittenoom kembali aman untuk dijadikan tempat tinggal. "Saya punya pesan sederhana untuk siapapun yang berpikir untuk bepergian ke Wittenoom. Jangan," tambahnya.

Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)
Wittenoom, Kota Mati yang Sangat Beracun Tapi Didatangi Banyak Turis. (Instagram)

Paparan asbes dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti mesotelioma (bentuk langka yang mempengaruhi selaput tipis yang melapisi dada dan perut), asbestosis, dan kanker paru-paru. Gejala dapat terjadi beberapa dekade setelah paparan baik banyak maupun sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Negara Ramah Visa Bagi Wisatawan Indonesia, Apa Saja?

4 Negara Ramah Visa Bagi Wisatawan Indonesia, Apa Saja?

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:10 WIB

Mengikuti Rombongan Pemburu Badai Terganas di Dunia, Segini Tarifnya

Mengikuti Rombongan Pemburu Badai Terganas di Dunia, Segini Tarifnya

Lifestyle | Selasa, 16 Juli 2019 | 15:50 WIB

6 Wisatawan Asing Tewas Diterjang Badai Topan dan Es di Yunani

6 Wisatawan Asing Tewas Diterjang Badai Topan dan Es di Yunani

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 17:59 WIB

Terkini

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:24 WIB

Helikopter Super Puma BNPB Jatuh di Sungai Barito saat Misi Water Bombing Karhutla

Helikopter Super Puma BNPB Jatuh di Sungai Barito saat Misi Water Bombing Karhutla

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 13:22 WIB

Persis Solo Takluk 1-2 dari Persiba, Dua Pemain Laskar Sambernyawa Diguyur Kartu Merah

Persis Solo Takluk 1-2 dari Persiba, Dua Pemain Laskar Sambernyawa Diguyur Kartu Merah

Surakarta | Minggu, 08 November 2026 | 13:22 WIB

7 Moisturizer Vitamin C untuk Kulit Kusam dan Kering Usia 30 Tahun ke Atas

7 Moisturizer Vitamin C untuk Kulit Kusam dan Kering Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 13:20 WIB

Pengamat Sebut Jokowi Bersandiwara di Sidang Ijazah, Soroti Gestur dan Cara Bicaranya

Pengamat Sebut Jokowi Bersandiwara di Sidang Ijazah, Soroti Gestur dan Cara Bicaranya

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:16 WIB

Gaming Bebas Panas: Cara Aktifkan Bypass Charging di Berbagai Merek HP Android

Gaming Bebas Panas: Cara Aktifkan Bypass Charging di Berbagai Merek HP Android

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 13:11 WIB

Kunjungi BRI Consumer Expo Goes to Podomoro Golf View: Hunian & Kendaraan Impian Tersedia Lengkap

Kunjungi BRI Consumer Expo Goes to Podomoro Golf View: Hunian & Kendaraan Impian Tersedia Lengkap

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 13:11 WIB

Menyelamatkan Nyali Birokrasi: ASN Inovatif Diancam Bui?

Menyelamatkan Nyali Birokrasi: ASN Inovatif Diancam Bui?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:10 WIB

×