Dukung ASI Eksklusif, Ini 5 Perlengkapan ASI untuk Para Ibu Bekerja

Vania Rossa

Rabu, 07 Agustus 2019 | 10:20 WIB
Dukung ASI Eksklusif, Ini 5 Perlengkapan ASI untuk Para Ibu Bekerja
Ilustrasi menyusui di kantor, pekerja menyusui, ASI pekerja, pumping ASI [shutterstock]

Suara.com - Perlengkapan ASI ini wajib dimiliki untuk mendukung pemberian ASI buat si kecil, terutama pada ibu bekerja.

Jadi ibu bekerja bukan halangan untuk memberi ASI eksklusif. Bahkan, bukan tak mungkin Anda bisa terus menyusui si kecil hingga ia berusia 2 tahun, full ASI tanpa tambahan susu formula. Wow, kok bisa?

Iya, sudah banyak bukti ibu bekerja yang mampu melakukan hal itu. Dan zaman sekarang, hal itu ternyata bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Kuncinya satu, persenjatai diri dengan peralatan ASI yang mempuni. Ada begitu banyak peralatan pendukung yang dapat membantu para ibu menyediakan ASI perah yang berkualitas untuk si kecil.

Nah, di akhir momen Pekan Menyusui Sedunia ini, Suara.com rangkumkan 5 perlengkapan ASI yang wajib dimiliki oleh para ibu bekerja, yang dijamin akan mempermudah hidup kalian memberikan ASI eksklusif untuk si kecil, bahkan meneruskannya full ASI hingga si kecil berusia 2 tahun. Ini dia:

1. Botol susu

Botol susu. (Instagram/@pigeon_baby_indonesia)
Botol susu. (Instagram/@pigeon_baby_indonesia)

Pilihan botol susu tentu saja sangat banyak. Tapi yang pasti, pilih botol susu dengan label BPA free, ya. BPA atau bisphenol-A. BPA (bisphenol-A) merupakan zat kimia sintetis yang biasa digunakan pada beragam produk, salah satunya botol bayi. Isunya, BPA bisa memberi dampak negatif pada tumbuh kembang bayi.

Dan satu lagi yang harus diperhatikan ketika memilih botol susu, yaitu pastikan ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan ASI si kecil. Jadi, untuk bayi baru lahir, cukup menggunakan botol ASI berukuran 50 ml. Kemudian ganti botol susu dengan yang berukuran 120 ml ketika usia si kecil menginjak 1 bulan. Dan di atas 5-6 bulan, ganti botol susu menjadi ukuran 240 ml.

2. Breast pump

Breast pump. (Instagram/@philips.avent.indonesia)
Breast pump. (Instagram/@philips.avent.indonesia)

Breast pump atau pompa ASI membantu para ibu emmerah ASI dengan lebih cepat dan nyaman. Bisa saja, sih, memerah manual menggunakan tangan. Tapi, risikonya ya tangan pegal, dan ASI yang dihasilkan jadi lebih sedikit.

baca juga

Pilihan breast pump ada yang manual tanpa listrik dan elektrik yang menggunakan listrik atau baterai. Yang elektrik, biasanya daya isapnya bisa disetel sesuai kenyamanan.

Tips memilih breast pump, pilih yang corongnya bisa dipasang di semua tipe botol susu sehingga lebih praktis. Bahkan, saat ini juga sudah ada breast pump yang bisa langsung dipasangkan ke kantong ASI, sehingga Anda tak perlu lagi memindahkan ASI perah dari botol susu ke kantong khusus penyimpanan ASI.

3. Kantong ASI

Kantong ASI. (Instagram/@gabagindonesia)
Kantong ASI. (Instagram/@gabagindonesia)

Jika dulu ASI perah biasa disimpan dan dibekukan di dalam botol kaca, kini ada yang lebih praktis dan tidak makan tempat di freezer, yaitu kantong ASI. Terbuat dari plastik polyethylene, kantong ASI ini berbentuk pouch dengan zip lock yang kedap udara dan menjamin ASI tidak bocor. Di bagian depan kantong, Anda bisa menulis tanggal penyimpanannya.

Saat memilih kantong ASI, sesuaikan dengan kapasitas ASI perah yang akan disimpan. Kantong ASI tersedia dalam beberapa ukuran, 100 ml, 120 ml, dan 180 ml. Dan pilih yang double zip lock, agar keamanannya semakin terjamin.

4. Cooler bag

Cooler bag. (Instagram/@gabagindonesia)
Cooler bag. (Instagram/@gabagindonesia)

Fungsinya adalah menyimpan ASI perah dan menjaganya agar tetap dingin sehingga mencegahnya dari kerusakan. Seperti halnya tas, model cooler bag bermacam-macam, mulai dari model jinjing, selempang, hingga back pack.

Pilih cooler bag yang dilengkapi lapisan alumunium foil di bagian dalam, yang membantu menjaga ASI perah dari perubahan suhu. Di pasaran, juga tersedia cooler bag yang sekaligus diaper bag, yang praktis untuk bepergian. Tapi untuk dibawa ke kantor, sebaiknya pilih coler bag berukuran kecil yang setidaknya bisa memuat breat pump dan beberapa botol susu.

5. Ice pack/ice gel

Ice pack. (Instagram/@thekitchenwhisk)
Ice pack. (Instagram/@thekitchenwhisk)

Ice pack atau ice gel adalah pendingin yang ditaruh di dalam cooler bag untuk menjaga ASI perah tetap dingin hingga 8 jam saat di luar freezer. Ice pack dikemas sangat rapat sehingga anti bocor dan dapat digunakan berulang kali. Saat sedang tidak digunakan, ice pack sebaiknya diletakkan di dalam freezer.

Baik ice pack maupun ice gel tersedia dalam ukuran dan bentuk yang beragam. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan terlalu kecil karena proses pendinginan tidak akan berlangsung maksimal, dan jangan pula memilih yang terlalu besar karena akan makan tempat di dalam cooler bag.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nina Zatulini Punya Trik Atasi Anak yang Alami Bingung Puting saat Menyusui

Nina Zatulini Punya Trik Atasi Anak yang Alami Bingung Puting saat Menyusui

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:08 WIB

Pekan Menyusui Sedunia 2019 : AIMI Gelar Menyusui Serentak

Pekan Menyusui Sedunia 2019 : AIMI Gelar Menyusui Serentak

Lifestyle | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 09:21 WIB

Bayi ASI Eksklusif Tapi Kok Kurus dan Pendek? Ini Penyebabnya

Bayi ASI Eksklusif Tapi Kok Kurus dan Pendek? Ini Penyebabnya

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 17:48 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×