Potret Greenland: Negara yang Disiangi Matahari Dua Bulan dan Ingin Dibeli Donald Trump

Rauhanda Riyantama | Aditya Prasanda
Maniitsoq, kota terbesar ke 6 di Greenland (Shutterstock)
Maniitsoq, kota terbesar ke 6 di Greenland (Shutterstock)

Suara.com - Belum genap sepekan, pemerintah Greenland menolak mentah-mentah keinginan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membeli negara berselimutkan lapisan es seluas 660.200 mil persegi tersebut.

Ini bukan kali pertama Greenland ditaksir orang nomor satu di Amerika Serikat. Tahun 1867, Menteri Luar Negeri AS era Abraham Lincoln, William Seward sempat menelurkan gagasan ingin membeli pulau ini. Nyaris satu abad kemudian Presiden AS Harry Truman menyampaikan keinginan yang sama pada tahun 1946.

Tak hanya dikenal sebab lapisan es yang dominan melapisi sebagian besar negaranya, Greenland juga mengalami fenomena unik yang hanya dialami beberapa kawasan di Lingkaran Arktik.

Setap tahunnya, matahari bersinar selama dua bulan penuh di Greenland. Terhitung dari tanggal 25 Mei hingga 25 Juli, matahari akan menyiangi pulau berkapasitas sekitar 56 ribu penduduk ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS