Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:06 WIB
Media Asing Soroti Lunaknya Prabowo di Hadapan Trump
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: White House)
baca 10 detik
  • RI hapus tarif 99% barang AS, namun produk RI ke AS tetap kena tarif tinggi 19%.
  • Kesepakatan bisnis RI-AS capai US$38,4 miliar mencakup pangan, mineral, dan chip.
  • Media internasional soroti perjanjian dagang yang dinilai sangat menguntungkan pihak AS.

Suara.com - Kesepakatan dagang terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tengah menjadi sorotan tajam dunia internasional.

Pasalnya, sejumlah media raksasa asal Negeri Paman Sam menyebut perjanjian tarif resiprokal yang diteken di Washington D.C., Kamis (19/2/2026) lalu, memberikan keuntungan luar biasa besar bagi pihak AS.

Melansir laporan Associated Press , Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Indonesia, sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, telah sepakat untuk menghapus tarif bagi 99 persen barang asal Amerika.

Namun, yang menjadi ironi adalah sikap AS yang tetap kukuh mempertahankan tarif tinggi bagi produk-produk asal Tanah Air.

"Berdasarkan kesepakatan tersebut, Indonesia akan menghapus tarif untuk 99% barang Amerika, sementara AS akan mempertahankan tarif untuk sebagian besar barang Indonesia sebesar 19%," tulis laporan AP News mengutip keterangan resmi Gedung Putih, sebagaimana dilihat, Jumat (27/2/2026).

Besaran tarif 19% yang dibebankan AS kepada Indonesia ini setara dengan tarif yang mereka tetapkan untuk Kamboja dan Malaysia. Tak hanya soal tarif, Jakarta juga berkomitmen menghapus hambatan non-tarif serta melonggarkan pembatasan ekspor mineral kritis dan komoditas industri lainnya ke AS.

Selain relaksasi tarif, sektor swasta kedua negara juga menyepakati 11 komitmen bisnis dengan nilai fantastis mencapai US$38,4 miliar (setara Rp600 triliun lebih).

Investasi dan kesepakatan dagang ini mencakup pembelian kedelai, jagung, kapas, dan gandum dari petani AS, kerja sama mineral kritis dan pemulihan ladang minyak, usaha patungan (joint venture) dalam pengembangan chip komputer.

Senada dengan AP News, media bergengsi lainnya seperti New York Times, Reuters, hingga The Diplomat kompak menyuarakan narasi serupa. Mereka menyoroti bagaimana posisi tawar Indonesia tampak melunak dengan memberikan akses pasar yang nyaris tanpa hambatan bagi produk-produk Amerika.

baca juga

Banyak analis menilai, komitmen Indonesia untuk memborong produk AS dan membuka keran ekspor mineral kritis menjadi "kemenangan diplomatik" yang sangat menguntungkan bagi ekonomi AS di bawah pemerintahan saat ini.

Kini, publik menunggu penjelasan lebih rinci dari pemerintah terkait apa kompensasi strategis yang didapatkan Indonesia di balik angka-angka yang terlihat "jomplang" tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry

Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:38 WIB

Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo

Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan, Ini Oleh-oleh yang Dibawa Prabowo

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:23 WIB

"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI

"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×