Tak Cukup Jiwa Sosial, Ini Persiapan Sebelum Jadi Relawan di Daerah Konflik

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:54 WIB
Tak Cukup Jiwa Sosial, Ini Persiapan Sebelum Jadi Relawan di Daerah Konflik
Relawan PMI saat ditugaskan memantau aksi unjuk rasa di DKI Jakarta antisipasi ada korban terluka yang membutuhkan bantuan maupun evakuasi. (Antara).

Suara.com - Bagi Anda yang memiliki jiwa sosial tinggi, mendengar kata 'bencana', mungkin yang terpikirkan adalah langsung ingin terjun menjadi relawan dan memberikan bantuan kepada warga sekitar. Tapi sayangnya, banyak yang tidak sadar bahwa ada menjadi relawan tak sekadar bermodal jiwa sosial, tapi juga ada persiapan mental yang harus dilakukan.

Praktisi Psikologi Dr. Endang Mariani, M.Psi, mengatakan agar mental semakin kuat sebelum berangkat ke daerah konflik dan rawan bencana, penting untuk memerhatikan kepastian keamanan. Relawan tetap harus melindungi dirinya lebih dulu sebelum melindungi orang lain.

Praktisi Psikologi Dr. Endang Mariani, M.Psi (Suara.com/Dini Afriani Efendi)
Praktisi Psikologi Dr. Endang Mariani, M.Psi (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

"Jangan sampai nanti relawan malah menambah repot, pasti yang pertama prinsip keamanan. Kita mau bantu orang sementara kita sendiri nggak save, jadi justru keamanan kita sendiri adalah priorotas. Kalau lihat ini membahayakan, maka sebaiknya kita menjauh, jangan mendekat," ujar Dr. Endang di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Salemba, Jakarat Pusat, Kamis (3/10/2019).

Setelahnya, pastikan mentalnya sudah siap dengan riset dan pengetahuan dasar situasi lapangan. Memantapkan mental juga diperlukan agar saat di lokasi kita tidak stres dan penuh dengan beban pikiran.

"Yang pasti kitanya nggak boleh panik, jangan takut. Jangan kitanya seperti yang mengalami stres sendiri melihat orang berdarah-darah, kitanya jangan berangkat kalau nggak siap," ungkapnya.

Saat bisa mengatur mental, maka boleh untuk berangkat. Tapi jika sebelum keberangkatan mental tak kunjung kuat, maka sebaiknya urungkan niat untuk keberangkatan. Apalagi jika berangkat tanpa pembengkalan dari pihak ahli.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alummi UI (ILUNI) ini juga mengingatkan, bahwa selain memastikan apakah Anda memiliki trauma terhadap bencana tertentu, wajib juga mempelajari teknik mengelola stres, yang biasanya dilatih sebelum berangkat.

"Relawan jangan diturunin tanpa pelatihan dan pembekalan," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Jokowi Ninoy Karundeng Ternyata Diculik dan Dianiaya Ormas

Relawan Jokowi Ninoy Karundeng Ternyata Diculik dan Dianiaya Ormas

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:56 WIB

Relawan Sungai Kumpulkan Berton-ton Sampah dalam Rangka World Clean up Day

Relawan Sungai Kumpulkan Berton-ton Sampah dalam Rangka World Clean up Day

Press Release | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:30 WIB

Awkarin Larang Swafoto dan Merekam Saat Kegiatan Bersih-bersih

Awkarin Larang Swafoto dan Merekam Saat Kegiatan Bersih-bersih

Entertainment | Kamis, 26 September 2019 | 13:48 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×