Panduan Jelajah Selandia Baru Pakai Campervan seperti Ringgo Agus Rahman

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 07 Oktober 2019 | 17:10 WIB
Panduan Jelajah Selandia Baru Pakai Campervan seperti Ringgo Agus Rahman
Jelajah Selandia Baru Pakai Campervan seperti Ringgo Agus Rahma. (Instagram/@ringgoagus)

Suara.com - Berwisata menggunakan campervan tengah populer sebagai salah satu cara berbeda untuk mengeksplor Selandia Baru (New Zealand).

Buat yang belum tahu, campervan merupakan akomodasi berjalan yang biasanya berupa mobil berukuran besar (karavan) yang dari segi interior mirip seperti rumah, di mana ada tempat tidur, toilet, hingga dapur di dalamnya.

Dibandingkan dengan hotel, campervan menawarkan berbagai hal yang tidak bisa kita dapatkan saat menginap di hotel. Inilah yang menjadikan campervan kini banyak dipilih saat berwisata ke Selandia Baru, termasuk bagi beberapa selebriti di Indonesia.

Salah satunya adalah Ringgo Agus Rahman bersama keluarga. Kali ini, suami dari Sabai Dieter tersebut mencoba pengalaman baru ini bersama dua keluarga selebriti lainnya, yakni Tarra Budiman dan Ayudia Bing Slamet.

Dalam beberapa postingan di akun Instagram pribadinya @ringgoagus, bintang film 'Keluarga Cemara' ini membagikan pengalamannya saat berwisata dengan campervan bersama dua keluarga yang lain.

"Kehidupan nomaden selama beberapa hari ke depan..." tulisnya di Instagram dengan latar belakang foto yang memperlihatkan tiga campervan sedang terparkir.

Nah, ingin mencoba pengalaman yang sama bersama keluarga seperti yang dilakukan para selebriti ini? Berikut 10 hal yang harus diketahui sebelum memulai perjalanan dengn campervan, dilansir Backpckerguide.nz.

1. Musim mempengaruhi harga
Bersantai di luar dengan campervan yang tengah terparkir di musim panas memang cukup menggoda. Namun, pada musim panas seperti ini, harga berwisata dengan campervan cukup tinggi, yakni dua kali lipat dari musim lainnya. Anda bisa mendapatkan harga lebih murah jika menyewanya saat pertengahn musim atau di luar musim panas yang populer bagi masyarakat Selandia Baru.

2. Beberapa campervan berlakukan batasan usia

baca juga
Jelajah New Zealand Pakai Campervan seperti Ringgo Agus Rahma. (Instagram/@ringgoagus)
Jelajah Selandia Baru Pakai Campervan seperti Ringgo Agus Rahma. (Instagram/@ringgoagus)

Banyak perusahaan penyewaan campervan memberlakukan biaya tambahan untuk pengemudi muda, biasanya pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Plus, jika Anda berusia di bawah 21 tahun, kemungkinan besar Anda tidak akan bisa menjadi pengemudi campervan.

Namun demikian, ada banyak perusahaan penyewaan campervan yang berspesialisasi dalam penyewaan kendaraan untuk pengemudi yang lebih muda, yang berarti Anda dapat menyewa campervan mulai dari usia 18 (selama Anda memiliki SIM Internasional).

3. Waspadai biaya satu arah
Bepergian dari Pulau Utara (North Island) ke Pulau Selatan (South Island), atau sebaliknya? Yah, Anda pasti akan dikenakan biaya tambahan untuk itu. Mengembalikan campervan di lokasi yang berbeda dari tempat Anda menyewanya biasanya dikenakan biaya satu arah yang bisa mencapai NZ $ 300 tambahan atau Rp 2,6 juta.

4. Lakukan kesepakatan relokasi campervan
Di sisi lain, jika Anda bepergian dari Pulau Selatan dan mengakhiri perjalanan Anda di Pulau Utara, Anda bisa melakukan beberapa kesepakatan saat menyewa campervan. Kesepakan relokasi campervan ini berarti Anda bisa tidak dikenakan harga dasar dari campervan dan hanya perlu membayar beberapa inklusi. Namun, kesepakatan relokasi campervan ini memiliki ketersediaan terbatas dan beberapa persyaratan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Hewan Sedunia, Ini 3 Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand

Hari Hewan Sedunia, Ini 3 Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 07:30 WIB

5 Hal tentang New Zealand yang Perlu Anda Tahu Sebelum Liburan Ke Sana

5 Hal tentang New Zealand yang Perlu Anda Tahu Sebelum Liburan Ke Sana

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 12:45 WIB

New Zealand atau Selandia Baru, Sih? Ini 5 Hal tentang Negeri Awan Putih

New Zealand atau Selandia Baru, Sih? Ini 5 Hal tentang Negeri Awan Putih

Your Say | Jum'at, 20 September 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×