Kaldu Tertua di Dunia, Kedai Ini Masak Pakai Kaldu yang Sama Sejak 1945

Vania Rossa, Risna Halidi

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 09:16 WIB
Kaldu Tertua di Dunia, Kedai Ini Masak Pakai Kaldu yang Sama Sejak 1945
Ilustrasi kaldu. (Shutterstock)

Suara.com - Apa yang menjadi pertimbangan Anda ketika memutuskan makan di restoean? Apakah itu jenis makanannya, rasanya, kepopulerannya, atau kebersihannya?

Kalau jawaban Anda berkisar pada hal-hal yang disebutkan di atas, maka kedai oden di Jepang bernama Otafuku ini bisa jadi lepas dari perhitungan.

Pasalnya, kedai Otafuku yang ada sejak 1945 dipercaya memasak makanan dengan sumber kaldu yang sama sejak 74 tahun lalu. Pihak kedai hanya akan menambahkan air ke dalam rebusan dan membiarkannya menguap sampai matang setiap hari.

Hal ini mungkin terdengar menjijikkan, dan membuat kita menyangsikan kelayakan makanan tersebut. Tapi di Asia Timur seperti China dan Jepang, metode yang disebut master stock ini dilestarikan dan diklaim dapat mempertahankan citarasa kaldu selama ratusan tahun untuk kemudian diwariskan dari generasi ke generasi.

Oden sendiri merupakan sup tradisional Jepang yang direbus dalam kaldu. Oden dapat dinikmati para pecinta sayur maupun daging karena mengandung semua jenis bahan mulai dari telur, tahu, sayuran, hingga daging hiu, daging sapi, bakso ikan, dan lidah ikan paus.

Banyak restoran Jepang bergantung pada master stok, kaldu yang telah berulang kali agar memberikan rasa yang kaya pada oden mereka.

Dilansir dari Oddity Central, kaldu di Otafuku tidak pernah dibuang. Setiap malam, kaldu disaring dan dikeluarkan dari panci tembaga lalu panci dibersihkan. Kaldu kemudian dimasukkan kembali ke dalam panci dan ditutup semalaman. Keesokan harinya, kaldu dipanaskan lagi dengan bahan-bahan segar dan air yang ditambahkan sesuai kebutuhan.

Banyak restoran oden di Jepang berusaha keras untuk mempertahankan kaldu mereka selama mungkin, dan kaldu berusia 10 tahun bukanlah hal yang aneh. Namun, kaldu berusia puluhan tahun di Otafuku, distrik Asakusa, Tokyo ini dianggap sebagai sup oden tertua yang ada.

Bagaimana, Anda tertarik mencicipinya?

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Kaldu, Apa Bedanya Stock dan Broth?

Sama-Sama Kaldu, Apa Bedanya Stock dan Broth?

Lifestyle | Selasa, 17 September 2019 | 13:23 WIB

Bikin Otak Encer, Yuk Coba Resep Sup Ikan Bandeng Khas NTB

Bikin Otak Encer, Yuk Coba Resep Sup Ikan Bandeng Khas NTB

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2019 | 07:00 WIB

Mau Bikin Sup Tom Yam dengan Kuah Segar dan Menggiurkan? Cobain Resep Ini

Mau Bikin Sup Tom Yam dengan Kuah Segar dan Menggiurkan? Cobain Resep Ini

Lifestyle | Kamis, 05 September 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×