Pulau Onrust dan Cipir, Tempat Asal Mula Predikat Haji Melekat

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:43 WIB
Pulau Onrust dan Cipir, Tempat Asal Mula Predikat Haji Melekat
Bekas Karantina Haji di Pulau Cipir. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

Suara.com - Pulau Onrust dan Pulau Cipir di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, memang sarat akan sejarah dan masa kelam sistem pengelolaan ibadah haji di zaman penjajahan kolonial Belanda dahulu.

Seperti yang banyak orang tahu, predikat 'Haji' akan melekat pada orang Indonesia yang telah beribadah haji. Padahal di negara lain, predikat tersebut tidak ada sama sekali. Penasaran, darimana predikat tersebut berasal? Sebuah fakta terungkap saat Suara.com berkesempatan mengunjungi kedua pulau itu bersama kru dan tim film Onrust, Kamis (10/10/2019).

Saat mengunjungi pulau dan bertemu tour guide atau pemandu wisata bernama Rosadi, ia menjelaskan bahwa cap haji diberikan pemerintah kolonial Hindia Belanda agar mudah mengontrol mereka yang sudah naik haji dan punya pemahaman Islam tidak memberontak pada penjajah.

Bekas bangsal Haji di Pulau Cipir. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)
Bekas bangsal Haji di Pulau Cipir. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

"Sebenarnya ada gelar haji di kita itu adalah gelar yang dibuat oleh Belanda, karena mereka sangat takut sekali orang kita yang pulang dari Mekah akan mendirikan pergerakan untuk memberontak organisasi," ujar Rosadi di sela perjalanannya memandu wisata sejarah.

Rosadi menyebutkan ketakutan penjajah kepada mereka yang sudah pergi haji, membuat pemerintah Belanda menambah embel-embel haji, sekaligus agar mudah mengontrol masyarakat. Mengingat stigma haji bagi masyarakat sangat kuat dan berpengaruh.

"Karena memang rata-rata yang sudah pergi ke Mekah adalah orang-orang yang punya pengaruh di masyarakat setempat, dan untuk berangkatnya sendiri tidak mudah, juga mereka harus punya surat dari bupati setempat yang menunjukkan mereka layak berangkat," ungkap Rosadi.

Ikon Batu di Pulau Cipir. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)
Ikon Batu di Pulau Cipir. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

Banyak bukti menunjukkan para ulama dan mereka yang bergelar haji berada di balik pergerakan-pergerakan para pahlawan. Terlepas dari itu, sistem haji memang sudah ada sejak Islam masuk ke Indonesia pada masa kerajaan, tapi belum mendapat gelar haji.

"Tapi dulu mereka sistemnya ikut pedagang, baru secara resmi di kelola tahun 1825. Ada pengelolaan agen travel, jadi jemaah haji kapal Inggris bisa bawa orang, Belanda ada juga bisnis di situ," paparnya.

"Untuk kepergian atau kepulangan jemaah haji, mereka harus beli bayar 2 tiket sekaligus, karena orang kita yang pergi ke Mekah nggak balik lagi, kebanyakan menuntut ilmu dulu berapa tahun di sana. Makanya harus langsung beli 2 tiket," katanya.

Di pulau Onrust dan Cipir sendiri, Belanda disebut-sebut melakukan 'permainan' untuk menyeleksi mereka yang punya pemahaman ekstremis atau radikal yang bisa memicu pemberontakan. Sehingga rumah sakit dan karantina haji sering dijadikan kamuflase.

Terlepas dari itu, ada juga yang jemaah haji yang memang benar-benar sakit membawa virus dari luar sehingga harus diseleksi dan dikarantina lalu mendapat perawatan di kedua pulau itu.

Nantinya, mereka yang sakit dan dinyatakan meninggal, jenazahnya akan dibuang di tengah laut dengan cara jenazah diikat dengan batu agar jatuh ke bawah dan tidak mengapung di lautan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Travel Mistis: Kisah Maria van de Velve, Si Cantik Penghuni Pulau Onrust

Travel Mistis: Kisah Maria van de Velve, Si Cantik Penghuni Pulau Onrust

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 05:40 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Begini 5 Pesona Wisata Bahari Pulau Untung Jawa

Tak Jauh dari Jakarta, Begini 5 Pesona Wisata Bahari Pulau Untung Jawa

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2019 | 11:05 WIB

Kunjungan Turis Naik, Sudin Pariwisata Kepulauan Seribu Dapat Penghargaan

Kunjungan Turis Naik, Sudin Pariwisata Kepulauan Seribu Dapat Penghargaan

Lifestyle | Kamis, 26 September 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:47 WIB

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:00 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB