Bukan Perancis, Ternyata di Negara Ini French Fries Pertama Kali Ditemukan

Angga Roni Priambodo, Arendya Nariswari

Minggu, 13 Oktober 2019 | 08:49 WIB
Bukan Perancis, Ternyata di Negara Ini French Fries Pertama Kali Ditemukan
Ilustrasi makan kentang goreng. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Siapa sih di antara kalian yang tidak tergoda dengan renyahnya french fries alias kentang goreng?

Sajian ini merupakan salah satu makanan favorit berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai dengan dewasa.

Tidak sedikit yang menjadikan french fries ini camilan sampai dengan makanan pendamping.

Umumnya, french fries ini disantap dengan cara dicocol terlebih dahulu ke dalam saus tomat atau sambal.

Tapi tahukah Anda? Bahwa kabarnya french fries ini dahulu dibuat ketika kekurangan tengah melanda sejumlah daerah.

Meski namanya french fries, nyatanya kentang goreng ini bukan berasal dari Perancis melainkan Belgia, lho.

Dahulu, konon katanya terdapat desa dengan kondisi masyarakatnya hidup sangat terbatasi di tepi sungai bernama Meuse.

Beberapa warga desa kerap makan ikan goreng yang berhasil ditangkap dari sekitar Sungai Meuse.

Ilustrasi kentang goreng. (Pixabay/hansbenn)
Ilustrasi kentang goreng. (Pixabay/hansbenn)

Tetapi, pada suatu ketika musim dingin melanda wilayah Sungai Meuse.

baca juga

Akibatnya, sungai menjadi membeku dan udara pada waktu itu begitu dingin.

Alhasil, penduduk desa setempat tak bisa mendapatkan ikan untuk digoreng dan dimakan pada waktu itu.

Kemudian, penduduk desa setempat mencoba mencari bahan makanan lain untuk disantap.

Kemudian mereka mencoba memilih kentang sebagai alternatif pengganti ikan goreng.

Warga salah satu desa di Belgia ini mencoba memotong kentang tadi kemudian menggorengnya seperti saat mengolah ikan.

French fries alias kentang goreng ini dibuat saat akhir abad ke-17. Kentang, awal mulanya ada di Eropa berkat diperkenalkan oleh bangsa Spanyol. Mereka diketahui membawa kentang itu dari Kolombia.

Ilustrasi kentang goreng. (Shutterstock)
Ilustrasi kentang goreng. (Shutterstock)

Sewaktu Perang Dunia I, ada tentara Amerika yang kemudian ditugaskan di Belanda.

Tentu saja, mereka akhirnya juga ikut mengonsumsi kentang goreng alias french fries.

Karena warga Belgia banyak yang menggunakan bahasa Perancis, akhirnya tentara Amerika menyebut hidangan tersebut dengan nama french fries.

Nah, jadi memang kentang goreng disebut french fries bukan karena sajian tersebut berasal dari Perancis melainkan Belgia ya.

Masyarakat Belgia sangat suka makan kentang goreng dengan telur dan kerang.

Cara penyajian french fries di berbagai belahan dunia juga sangat beragam lho.

Misalnya saja, di negara Inggris french fries disajikan dengan ikan goren. Kalau saat ini mungkin lebih sering disebut fish and chips ya di sejumlah restoran.

Kemudian jika di Timur Tengah, kentang goreng tadi disajikan dengan ayam dan dijadikan isian roti pita.

Perancis sendiri juga menyajikan kentang goreng dengan sepotong steak daging.

Awalnya, Perancis tidak mengonsumsi kentang hingga abad ke-18. Kemudian lambat laun setelah dinyatakan aman, mereka akhirnya juga rutin mengonsumsi kentang.

Ketika dijajakan di pinggir jalanan Perancis, kentang goreng ini juga punya julukan lain yakni frites.

Muncul dugaan bahwa kentang goreng ini diperkenalkan oleh tentara Perancis saat mereka berperang dengan Austria.

Karena wilayah perang tersebut saat ini adalah bagian dari Belgia.

Nah, jadi itu tadi sejarah di balik munculnya french fries alias kentang goreng. Menarik sekali bukan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah

Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Menyelami 150 Tahun Sejarah Indonesia dalam Semalam Bersama Lembu Semar

Menyelami 150 Tahun Sejarah Indonesia dalam Semalam Bersama Lembu Semar

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Odoo Indonesia Ekspansi Kantor Baru, Perkuat Ekosistem Digital Hub di BSD City

Odoo Indonesia Ekspansi Kantor Baru, Perkuat Ekosistem Digital Hub di BSD City

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:56 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap

Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:00 WIB

Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya

Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:48 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×