Bertahan di Pekerjaan Penuh Tekanan, Ini 4 Dampak Buruknya bagi Tubuh

Kamis, 17 Oktober 2019 | 18:05 WIB
Bertahan di Pekerjaan Penuh Tekanan, Ini 4 Dampak Buruknya bagi Tubuh
Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Suara.com - Masuk di dunia pekerjaan memang tak semudah yang dibayangkan. Mungkin pernah mengalami hari buruk saat berada di kantor, mendapat tuntutan dari atasan, hingga pekerjaan yang tak pernah dihargai.

Hal tersebut membuat kita menjadi tertekan, stres, dan menjadikan pekerjaan sebagai beban tiap hari. Tahukah kamu bahwa bertahan di pekerjaan penuh tekanan dan lingkungan yang toxic bisa berdampak buruk pada kesehatan kita.

Di bawah ini ada beberapa dampak buruk bagi tubuh jika kita masih bertahan di pekerjaan yang penuh tekanan dan lingkungan yang tidak sehat. Apa saja ya?

1. Sakit pada kepala dan leher

Saat kita mengalami banyak kecemasan dan stres, maka tubuh otomatis akan tegang. Hal ini akan berdampak pada kepala dan leher yang terus menerus terasa sakit. Tekanan intens yang kita rasakan bisa membuat kepala dan leher terasa sakit.

2. Kekebalan tubuh menurun

Sistem kekebalan tubuh akan menurun dan melemah saat kita bekerja di lingkungan yang penuh tekanan. Bekerja di tempat yang tak pernah membuat kita bahagia hanya akan membuat kita jadi gampang jatuh sakit.

(Shutterstock)
Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Stres kronis juga bisa membuat tubuh rentan terhadap perubahan musim dan alergi.

3. Haid yang tidak teratur

Baca Juga: Tes Kepribadian: Di Jari Mana Anda Memakai Cincin?

Sistem reproduksi perempuan bisa sangat dipengaruhi oleh kadar stres karena bisa memengaruhi perubahan hormon dalam tubuh.

Lingkungan yang penuh tekanan bisa membuat perempuan mengalami haid yang tidak teratur atau haid yang terlambat. Stres memang bisa jadi salah satu penyebab utama haid yang tak teratur pada perempuan.

4. Kelelahan mental

Setiap hari melakukan pekerjaan yang sebenarnya dibenci dan memberi banyak tekanan, dampaknya bisa sangat terasa pada kondisi mental kita. Kita akan sering dihantui rasa cemas dan tidak tenang. Kondisi mental jadi kurang stabil.

Ilustrasi stres. (Shutterstock)

Jika kita mengalami kondisi atau gejala-gejala yang disebutkan di atas, ada baiknya untuk mengambil jeda sejenak dan menganalisis situasi yang ada.

Mungkin ada pertimbangan untuk keluar dari pekerjaan atau ganti pekerjaan yang lebih baik. Semoga pekerjaan yang ditekuni sekarang bisa memberi kebahagiaan dan kesejahteraan dalam hidup kamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI