Studi: Mengencangkan Suara saat Marah Baik untuk Kesehatan Perempuan

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:30 WIB
Studi: Mengencangkan Suara saat Marah Baik untuk Kesehatan Perempuan
Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Mengencangkan Suara saat Marah Baik untuk Kesehatan Perempuan

Kebanyakan orang lebih memilih diam atau menyembunyikan perasaan mereka saat memiliki masalah dengan orang lain. Mereka cenderung takut untuk mengekspresikan emosi mereka yang sebenarnya karena tak mau memulai perselisihan, menjadi penyebab pertengkaran, atau bahkan putus hubungan.

Meski terkadang pilihan ini baik, tapi tahukah jika Anda berisiko mengalami stres ataupun depresi karena tindakan tersebut? Hal inilah yang membuat banyak ahli menyampaikan agar sebaiknya kita mengkomunikasikan semua yang kita rasakan dan pikirkan. Ini dapat membantu kita melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda.

Salah satunya adalah dengan mengencangkan suara kita dari biasanya. Ya, dilansir dari Bright Side menaikkan volume suara Anda tidak selalu merupakan ide yang buruk. Terkait hal ini, The North American Menopause Society (NAMS) melakukan penelitian dengan mengevaluasi 304 perempuan menikah yang baru akan mulai memasuki masa menopause dan setelah menopause.

Mereka melaporkan mengalami perasaan tertentu tentang menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka, seperti membungkam diri sendiri untuk menghindari kerusakan hubungan. Jenis perilaku ini ternyata dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti sembelit, peningkatan kadar kolesterol, depresi, dan obesitas.

Salah satu poin yang diukur para peneliti adalah frekuensi di mana para perempuan ini mengalami kemarahan atau ledakan euforia. Kondisi ketika mereka mampu mengeluarkan emosi mereka dengan menaikkan volume suara mereka dan secara verbal menyatakan apa yang membuat mereka merasa frustrasi.

Mereka yang menunjukkan perilaku ini lebih sering diidentifikasi memiliki kesehatan yang lebih baik daripada mereka yang tidak. Mereka juga mendapatkan manfaat psikologis dari hal ini juga mencegah mereka mengalami hal-hal negatif dari keadaan emosional ini.

Menahan apa yang ingin Anda katakan dan pikirkan adalah perilaku yang terkait dengan sensitivitas. Kondisi ini memicu tingkat stres yang terkait erat dengan penurunan harapan hidup pada lelaki dan perempuan di seluruh dunia. Selama masa ini, tekanan darah dan kadar glukosa naik, sehingga kemungkinan Anda bisa mengembangkan kondisi kardiovaskular.

Meskipun berteriak atau mengencangkan suara saat marah bisa melepaskan emosi negatif yang membebaskan, kita juga harus mempertimbangkan bahwa itu memungkinkan tidak membantu hubungan kita. Untuk itu sebaiknya Anda tetap menunjukkan rasa hormat kepada orang-orang di sekitar Anda. Lihat situasi dan kondisi jika Anda ingin mengencangkan suara saat marah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Lakukan 4 Hal Ini jika Pasangan Diam saat Marah, Bisa Bahaya!

Jangan Lakukan 4 Hal Ini jika Pasangan Diam saat Marah, Bisa Bahaya!

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2019 | 18:30 WIB

Pasangan Mendiamkan Anda saat Marah? Lakukan 3 Langkah Ini!

Pasangan Mendiamkan Anda saat Marah? Lakukan 3 Langkah Ini!

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2019 | 15:16 WIB

Sari Kacang Hijau DInilai Ampuh Redam Amarah saat Kelaparan

Sari Kacang Hijau DInilai Ampuh Redam Amarah saat Kelaparan

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2019 | 07:15 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×