Kementerian Pariwisata dan Bekraf Bersatu, Ernest Prakasa: Nggak Maksimal

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:05 WIB
Kementerian Pariwisata dan Bekraf Bersatu, Ernest Prakasa: Nggak Maksimal
Ernest Prakasa [Sumarni/Suara.com]

Suara.com - Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan deretan menteri di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 pada Rabu pagi (23/10/2019) di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Tak seperti periode sebelumnya, di mana pemerintah memisahkan antara Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif, kini keduanya kembali disatukan seperti pada masa pemerintahan sebelumnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dikepalai oleh Pendiri NET TV, Wishnutama Kusubandio, ternyata tak melulu disambut pro oleh masyarakat, terutama para pekerja kreatif. Salah satu yang menyuarakan ketidaksetujuannya adalah stand up comedian yang juga penulis, Ernest Prakasa.

Dalam akun Twitternya @ernestprakasa menyebut jika peleburan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kurang sesuai, karena masing-masing memiliki fokus berbeda.

Tanggapan Ernest prakasa Soal Kementerian Pariwisata Bersatu dengan Bekraf. (Twitter/@ernestprakasa)
Tanggapan Ernest prakasa Soal Kementerian Pariwisata Bersatu dengan Bekraf. (Twitter/@ernestprakasa)

"Bekraf dilebur ke Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif. "Kok protes, kan tetap ada?". Gini, pariwisata itu potensial tapi belum tergarap dengan baik. Butuh fokus dan anggaran yang besar. Bekraf itu punya 16 sub-sektor, PDB 2018-nya 1.100 trilyun. Digabung? Ya gak akan maksimal," tulisnya.

Tanggapan Ernest prakasa Soal Kementerian Pariwisata Bersatu dengan Bekraf. (Twitter/@ernestprakasa)
Tanggapan Ernest prakasa Soal Kementerian Pariwisata Bersatu dengan Bekraf. (Twitter/@ernestprakasa)

Lebih lanjut, lelaki berdarah Tionghoa itu juga menyebut jika dengan digabungnya kedua bidang tersebut, membuatnya kurang optimis terhadap keseriusan Presiden Joko Widodo untuk bisa mengembangkan potensi pariwisata dan juga ekonomi kreatif.

Menyangkut hal ini, banyak warganet yang ikut berkomentar. Beberapa di antara mereka ada yang setuju dengan tanggapan Ernest, namun yang lainnya berpendapat bahwa keputusan tersebut lebih baik. Kalau kamu? Setujukah dengan Ernest?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekraf Gabung Pariwisata, Ernest Prakasa Kritik Jokowi

Bekraf Gabung Pariwisata, Ernest Prakasa Kritik Jokowi

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2019 | 13:42 WIB

Kemenpar Sebut Indonesia Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Mancanegara

Kemenpar Sebut Indonesia Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:46 WIB

4 Destinasi Wisata Ini Dapat Guyuran Dana Fantastis dari Pemerintah

4 Destinasi Wisata Ini Dapat Guyuran Dana Fantastis dari Pemerintah

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:27 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×