Pakar Sebut Generasi Milenial Sanggup Perbaiki Lingkungan, Apa Alasannya?

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 30 Oktober 2019 | 20:57 WIB
Pakar Sebut Generasi Milenial Sanggup Perbaiki Lingkungan, Apa Alasannya?
Generasi milenial bisa jadi tonggak perbaikan lingkungan. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar Sebut Generasi Milenial Sanggup Perbaiki Lingkungan, Apa Alasannya?

Generasi milenial kerap dianggap sebagai generasi instan yang sangat bergantung dengan teknologi. Situasi itu menjadikan mereka sebagai individu acuh tak acuh di tengah kondisi zaman yang kian individualis.

Soal lingkungan, banyak orang pesimis milenial dapat mencurahkan perhatian mereka terhadap kondisi lingkungan dan alam sekitar yang kian tercemar dan rusak.

Namun, Imam B. Prasodjo, Ph.D, Penasihat Senior Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia memiliki pandangan lain terhadap generasi milenial. Ia justru optimis bahwa generasi milenialah yang akan menjadi generasi perbaikan lingkungan.

"Tidak bisa dipungkiri generasi sebelum milenial adalah generasi yang merusak. Sebab, mereka lahir saat kondisi alam dan cuaca masih bersih, lestari dan asri. Jadi kepedulian terhadap alam sangat kurang. Terbiasa menikmati kekayaan alam yang sudah ada, sudah dimanjakan dengan alam," ucap Imam B. Prasodjo saat ditemui Suara.com dalam acara yang digelar PT. Mowilex Indonesia, Rabu (30/10/2019) di kawasan Jakarta Barat.

Lain halnya dengan generasi milenial. Imam mengatakan, kalau dulu lahir di tanah Indonesia itu anugerah, tapi tidak bagi milenial. Mereaka merasakan Indonesia yang kaya tetapi tidak terawat. Polusi, sampah, cuaca panas, dan bencana di mana-mana.

Sampah mengular di Kali Jambe Kabupaten Bekasi Jawa Barat. [Suara.com/M Yacub]
Sampah mengular di Kali Jambe Kabupaten Bekasi Jawa Barat. [Suara.com/M Yacub]

"Atas situasi yang mereka alami itu, milenial tergerak untuk membawa perubahan gaya hidup dan memperbaiki lingkungan. Melalui teknologi, saat milenial sibuk dengan gadget, mereka mencari informasi, berbagi, berdiskusi, dan merencanakan aksi untuk memperbaiki lingkungan," tambah Imam.

Sejauh ini ia mengamati telah banyak langkah dan aksi yang dilakukan generasi milenial untuk kembali melestarikan lingkungan. Mulai dari mengurangi pemakaian plastik sekali pakai, mengadakan kampanye tentang alam dan lingkungan, turut serta menyampaikan pendapat.

"Nah, tinggal pemerintah dan lembaga terkait sebagai pengambil kebijakan yang mendukung rencana dan aksi mereka," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dibandingkan, Apa Bedanya Generasi Milenial dan Gen Z?

Sering Dibandingkan, Apa Bedanya Generasi Milenial dan Gen Z?

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Brando Susanto Ajak Milenial Jakarta Perangi Sampah Plastik

Brando Susanto Ajak Milenial Jakarta Perangi Sampah Plastik

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 10:11 WIB

Yuk,  Bedah Mobil Menteri: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid

Yuk, Bedah Mobil Menteri: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Terkini

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×