Kemampuan Ini Disebut Lebih Penting daripada IPK untuk Cari Kerja, Apa Itu?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 31 Oktober 2019 | 07:20 WIB
Kemampuan Ini Disebut Lebih Penting daripada IPK untuk Cari Kerja, Apa Itu?
Kemampuan ini dibutuhkan sarjana untuk cari kerja. (Shutterstock)

Suara.com - Kemampuan Ini Disebut Lebih Penting daripada IPK untuk Cari Kerja, Apa Itu?

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jadi ajang kebangggan tersendiri bagi mahasiswa setelah lulus kuliah. Apalagi bila IPK di atas 3,80, maka akan mendapat predikat cumlaude alias lulusan terbaik.

Tapi sayangnya kamu harus tahu, kalau kini perusahaan sudah tidak lagi melihat seberapa besar IPK yang berhasil diraih. Kekinian, yang dilihat adalah kompetensi dan keahlian apa yang dimiliki lulusan sarjana.

"Betul (perusahaan tidak melihat IPK), yang pengaruh soft skill keterampilan," ujar Tiomega Gultom, Kepala Subdirektorat Penyelarasan Kebutuhan Kerja, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti di Plaza Senayan, Rabu (30/10/2019).

Kini, ketika seseorang lulus dan sarjana sebagai S1, maka selain ijazah ia juga harus punya surat keterangan pendamping ijazah atau SKPI, yang setara dengan sertifikat pengalaman apa yang dimiliki. Baik di masyarakat sosial, organisasi atau perusahaan, sertifikat ini akan jadi nilai jual.

"Jadi begitu lihat dia tinggi IPK-nya sekian, tapi kalau nggak punya surat keterangan pendamping ijazah susah," ungkapnya.

Ilustrasi pencari Kerja, melamar kerja, job seeker. (Shutterstock)
Ilustrasi melamar kerja. (Shutterstock)

"Jadi bekerja dilihat itu, keterampilan anak ini seperti apa, surat keterangan pendamping ijazah itu seperti apa, kan yang namanya sertifikat-sertifikat itu dilihat juga. Bahkan sebagai ketua mesjid, remaja mesjid, sekretaris RT juga dilihat, berarti dia bisa bekerjasama," sambungnya.

Sementara itu berdasarakan temuan platform persiapan karir Rencanamu mengungkap setidaknya ada tujuh sektor industri yang sedang berkembang saat ini, seperti Digital Komputer Informatika, Keuangan Perbankan, Media Periklanan, Transportasi Distribusi Logistik, Seni Desain, Arsitektur Konstruksi dan Perhotelan Pariwisata Event.

Data ini didapat berdasarkan Riset Kuantitatif, data sekunder serta survei terhadap praktisi industri. Dari 1,6 juta siswa dan mahasiswa yang di data ditemukan juga lulusan baru dirasa tidak mempunyai skill dan kompetensi sesuai seperti yang dibutuhkan saat ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Gelar D3 Perlukah Lanjut Kuliah Sarjana? Ini Saran Pakar

Punya Gelar D3 Perlukah Lanjut Kuliah Sarjana? Ini Saran Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:16 WIB

Pendanaan UKW Disorot Legislatif, Pemkot Bekasi: Yang Setujui Anggaran DPRD

Pendanaan UKW Disorot Legislatif, Pemkot Bekasi: Yang Setujui Anggaran DPRD

Jabar | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 16:06 WIB

Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude

Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude

Lifestyle | Kamis, 08 Agustus 2019 | 14:09 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×