Kemenparekraf Luncurkan Tourism Hub Information di Johor Bahru

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 11:10 WIB
Kemenparekraf Luncurkan Tourism Hub Information di Johor Bahru
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf, Nia Niscaya. (Dok : Kemenpar).

Suara.com - Wisatawan mancanegara yang ingin menuju Indonesia tidak perlu ragu lagi. Mereka akan mendapatkan panduan. Kemenparekraf telah mengaktifkan Tourism Hub Information Counter, Rabu (6/11/2019). 

Lokasi Tourism Hub Information Counter strategis, karena berada di Bandara Internasional Senai, Johor Bahru, Malaysia. Kehadiran pusat informasi itu dipercaya bisa membantu menaikkan arus wisatawan menuju Indonesia.

Launching Tourism Hub Information Counter dilakukan oleh Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sunarko. Untuk Kemenparekraf diwakili Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional III, Sigit Witjaksono. Counter ini dilengkapi brosur dan paket wisata, dan dilengkapi 5 bahasa, yaitu Mandarin, Korea, Jepang, Tamil, dan Inggris.

“Posisi Johor Bahru sangat strategis. Potensi wisatawan yang masuk dari pintu udar sangat bagus. Dengan background positif ini, kami siapkan fasilitas penunjang Tourism Information Hub Counter. Di situ para wisatawan bisa mendapatkan beragam informasi menyangkut destinasi di Indonesia,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf Nia Niscaya, Jumat (8/11/2019).

Keberadaan pusat informasi itu jadi bagian program Tourism Hub. Strategi optimalisasi Tourim Hub ini membukukan hasil positif.

Pergerakan wisman di Indonesia terkoreksi positif, khususnya paspor asal Singapura dan Malaysia. Pergerakan mereka ke destinasi Kepulauan Riau (Kepri) pun sangat kompetitif. Rata-rata wisatawan Malaysia masuk melalui Johor Bahru. 

Setiap tahun, rata-rata pergerakan wisman di Johor Bahru mencapai 7,4 Juta orang. Mereka mayoritas berasal dari Tiongkok, India, Jepang, hingga Korea Selatan. Secara keseluruhan, pergerakan wisman di Malaysia mencapai 25,8 Juta orang. Adapun rata-rata pergerakan wisman menuju Singapura mencapai 17 Juta orang.

“Potensi yang dimiliki Johor sangat besar. Johor menjadi salah satu destinasi tujuan wisman di Malaysia dengan slot hingga 28,7 persen. Wisman yang di Johor merupakan pasar potensial bagi Indonesia. Mereka ini akan diarahkan menuju destinasi di Kepri, seperti Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Dengan begitu, arus wisman di Kepri akan semakin kompetitif,” kata Nia lagi. 

Sepanjang Januari hingga Juli 2019, pergerakan wisman di Kepri naik 13,85 persen dari periode sama tahun sebelumnya. Angka riilnya sekitar 1,6 Juta orang.

Komposisi itu menempatkan Kepri berada di strip ke-2 donatur wisman 17,43 persen terbesar di Indonesia. Posisi pertama donatur 37,16 persen wisman ditempati Bali dan Jakarta di urutan 3 dengan slot 12,22 persen. 

Selama Januari-Juli 2019, arus wisatawan Malaysia yang masuk mencapai 164.093 orang. Angka tersebut pun menunjukan posisi slot 10,1 persen dari total jumlah wisman yang masuk. Optimalisasi pergerakan masih dipegang Singapura dengan arus 752.383 orang atau 46,35 persen dari seluruh jumlah. 

Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional III, Sigit Witjaksono mengatakan, Johor Bahru punya banyak opsi. 

“Arus wisman di Kepri bagus dan program Tourism Hub sangat efektif di sana. Saat ini sudah memasuki bulan ke-7 dan progressnya positif. Adapun aktivasi counter pusat informasi di Johor Bahru memakai papan nama Extended Holiday. Ada banyak informasi dan kami melibatkan banyak TA/TO. Yang jelas, ada banyak treatment untuk pasar Johor Bahru dan Singapura ini,” kata Sigit. 

Sama seperti Malaysia, optimalisasi potensi juga diberikan di Singapura. Pasar wisatawan pada 2 negara ini dikuatkan melalui program Hot Deals. Dengan program Hot Deals, wisatawan akan mendapat paket wisata dengan harga sangat istimewa. Program Hot Deals tersebut berlaku dari Senin sampai Kamis di setiap pekannya. Sigit menambahkan, Tourism Hub dan Hot Deals menjadi formulasi kompetitif.

Tourism Hub dan Hot Deals menjadi kolaborasi kompetitif untuk menarik wisman dari Malaysia dan Singapura. Kami sangat yakin, arus wisman yang masuk dari 2 negara itu akan terus membesar di masa mendatang. Artinya, ekonomi di Kepri akan tumbuh makin baik melalui aktivitas pariwisatanya,” lanjut Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuat Meme oleh Netizen, Wishnutama Tanggapi Santai

Dibuat Meme oleh Netizen, Wishnutama Tanggapi Santai

News | Senin, 11 November 2019 | 05:28 WIB

Alasan Wishnutama Mau Jadi Menteri karena Sang Ibu

Alasan Wishnutama Mau Jadi Menteri karena Sang Ibu

News | Senin, 11 November 2019 | 05:31 WIB

HUT Ke 2 Pasar Karetan Sajikan Atraksi Heboh

HUT Ke 2 Pasar Karetan Sajikan Atraksi Heboh

Lifestyle | Minggu, 10 November 2019 | 14:33 WIB

Kemenpar Kembali Manfaatkan WTM London untuk Branding Wonderful Indonesia

Kemenpar Kembali Manfaatkan WTM London untuk Branding Wonderful Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 09 November 2019 | 14:15 WIB

Protes Bekraf Digabung Kemenpar, Wishnutama: Mungkin Mas Sandi Lebih Ngerti

Protes Bekraf Digabung Kemenpar, Wishnutama: Mungkin Mas Sandi Lebih Ngerti

News | Jum'at, 08 November 2019 | 18:51 WIB

Kemenparekraf Kenalkan Perjalanan Ekowisata Terintegrasi di Jawa Timur

Kemenparekraf Kenalkan Perjalanan Ekowisata Terintegrasi di Jawa Timur

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2019 | 10:49 WIB

Terkini

5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian

5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 21:05 WIB

7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing

7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 20:51 WIB

7 Bedak SPF Tinggi Praktis dan Sat Set, Alternatif Sunscreen Bikin Wajah Glowing

7 Bedak SPF Tinggi Praktis dan Sat Set, Alternatif Sunscreen Bikin Wajah Glowing

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Promo Superindo Awal April 2026: Diskon Besar untuk Telur, Ayam, dan Kebutuhan Dapur Lain

Promo Superindo Awal April 2026: Diskon Besar untuk Telur, Ayam, dan Kebutuhan Dapur Lain

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 20:01 WIB

7 Sepatu Running yang Cocok untuk Kaki Lebar dan Betis Besar, Lari Jadi Nyaman

7 Sepatu Running yang Cocok untuk Kaki Lebar dan Betis Besar, Lari Jadi Nyaman

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 19:51 WIB

5 Shio Paling Hoki pada 8 April 2026: Karier dan Dompet Tebal

5 Shio Paling Hoki pada 8 April 2026: Karier dan Dompet Tebal

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 19:45 WIB

3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026

3 Zodiak yang Akhirnya Move On dan Dapat Kelegaan di 8 April 2026

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 19:37 WIB

4 Rekomendasi Parfum Murah yang Aromanya Mirip Yves Saint Laurent Black Opium

4 Rekomendasi Parfum Murah yang Aromanya Mirip Yves Saint Laurent Black Opium

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 19:21 WIB

Bukan Sekadar Perilaku Individu, Ini Masalah Sistem di Balik Krisis Sampah

Bukan Sekadar Perilaku Individu, Ini Masalah Sistem di Balik Krisis Sampah

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 18:50 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini 6 Rekomendasi Terbaik yang Ramah di Kantong

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini 6 Rekomendasi Terbaik yang Ramah di Kantong

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 18:31 WIB