Komunitas Srikandi Gojek, Wadah Curhat dan Support Pengemudi Perempuan

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Sabtu, 30 November 2019 | 08:00 WIB
Komunitas Srikandi Gojek, Wadah Curhat dan Support Pengemudi Perempuan
Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)

Suara.com - Komunitas Srikandi Gojek, Wadah Curhat dan Support Pengemudi Perempuan

Bekerja di jalanan siang-malam dan melayani banyak orang, merupakan dua bagian utama dari pekerjaan sebagai driver ojek online.

Di Indonesia sendiri, profesi ojek online atau ojol tak hanya dilakoni oleh laki-laki Banyak di antaranya adalah perempuan yang bekerja menumpak motor dari pagi buta sampai tengah malah.Di antara mereka tergabung dalam komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.

Ditemui Suara.com dalam acara peluncuran platform social commerce--RateS di Jakarta baru-baru ini, Zee, salah satu perwakilan Srikandi Gojek bercerita mengenai dibentuknya Srikandi Gojek sejak 6 september 2017 lalu.

 Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)
Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)

"Kami masih bayi, baru dua tahun," katanya.

Selama dua tahun berdiri, Srikandi Gojek telah menjadi wadah curhat para pengumudi ojol perempuan. Mulai dari curhat urusan teknis penggunaan aplikasi sampai curhat pengalaman sehari-hari.

Dan meskipun namanya adalah Gojek, tapi di dalam komunitas tersebut terdapat juga ojol perempuan dari aplikasi Grab. "Bahkan dulunya ini, sebelum jadi Srikandi Gojek, itu Srikandi Uber."

Ketika Uber memutuskan tutup dan hengkang dari Tanah Air, banyak dari pengemudi ojol kemudian pindah menjadi pengemudi Gojek. Dan kini nama komunitas berubah menjadi Srikandi Gojek.

Jadi Wadah Curhat Perempuan Pengaspal Jalan

baca juga
 Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)
Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)

Zee bercerita, Srikandi Gojek telah menjadi wadah bagi para pengemudi perempuan untuk curhat. Di dalam grup WhatsApp Srikandi Gojek bahkan terdapat orang Gojek itu sendiri.

"Pembina internal Gojek ada di dalam (grup). Namanya Bang Andre. Jadi kalau misal ada curhat apa, dia yang menyampaikan."

Kata Zee lagi, jalanan kadang sangat memusingkan. Karena itu juga, wadah seperti ini sangat dibutuhkan para driver ojol terutama ojol perempuan.

Beberapa masalah yang kerap diterima driver ojol perempuan adalah stigma dan pelecehan. "Kadang karena konsumen lihat dapat driver perempuan, langsung dicancel. Lho kenapa sih? Perempuan juga bisa bawa motor," tambah Zee.

Dan meski jumlahnya kecil, beberapa konsumen juga kadang bersikap kurang ajar. "Pernah, saya mau pegang boleh gak? Ya kita sampaikan aja, kalau kita merasa gak nyaman."

 Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)
Komunitas Srikandi Gojek, komunitas driver ojol khusus perempuan.(Dok Srikandi Gojek)

Hal-hal seperti itu, kata Zee, perlu dikomunikasikan dan dibicarakan oleh sesama driver ojol perempuan agar mereka bisa saling menguatkan.

Komunitas sendiri biasar melakukan kopi darat atau kopdar setiap bulan di minggu pertama. "Basecamp kami di Cinere Gandul. Biasa kopdar bulanan. Kita muter aja entah di Warkop, atau di kafe namanya Kafe Merdeka," lanjut Zee.

Selain berkumpul membicarakan masalah sehari-hari, Srikandi Gojek juga biasa melakukan kegiatan sosial. Hanya saja sasaran utama kerja sosial mereka adalah sesama kawan driver itu sendiri. "Jadi kita kalau mau nyumbang sembako gak jauh-jauh ke sesama teman sendiri yang membutuhkan."

Gojek Srikandi kini juga banyak dilibatkan oleh kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggerakan oleh perusahaan sebagai bagian dari komunitas real di masyarakat. Untuk bisa bergabung dengan komunitas ini, Zee mengatakan tidak ada syarat khusus selain menjadi driver ojol.

Sayanganya Srikandi Gojek belum memiliki akun media sosial kecuali beberapa Srikandi Gojek di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasilkan GoPay Lewat Sampah, Begini Komentar Warganet

Hasilkan GoPay Lewat Sampah, Begini Komentar Warganet

Tekno | Kamis, 21 November 2019 | 13:35 WIB

Satu-satunya Wakil Indonesia, Nadiem Makarim Masuk Daftar Time 100

Satu-satunya Wakil Indonesia, Nadiem Makarim Masuk Daftar Time 100

News | Selasa, 19 November 2019 | 12:47 WIB

Kisah Manis Para Pemotor dengan Driver Ojol, Warganet: Pahlawan Jalanan!

Kisah Manis Para Pemotor dengan Driver Ojol, Warganet: Pahlawan Jalanan!

Otomotif | Jum'at, 15 November 2019 | 08:45 WIB

Terkini

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:19 WIB

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:16 WIB

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 09:11 WIB

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:10 WIB

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

×