Wishnutama Akui Souvenir Berkualitas Bisa Tingkatkan Ekonomi Pelaku Wisata

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2019 | 15:07 WIB
Wishnutama Akui Souvenir Berkualitas Bisa Tingkatkan Ekonomi Pelaku Wisata
Wishnutama [Suara.com/Vessy]

Suara.com - Wishnutama Akui Souvenir Berkualitas Bisa Tingkatkan Ekonomi Pelaku Wisata.

Meleburnya Kemeterian Pariwisata dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, diyakini oleh Menteri Parekraf, Wishnutama bakal menjadi potensi besar yang menggerakan roda ekonomi Indonesia.

Hal itu diungkap Wishnutama dalam acara penyerahan Bantuan Pemerintah (Banper) Bekraf 2019 di gedung Sapta Pesona, Jakarta, baru-baru ini. Wishnutama menyebut bahwa berbagai produk kreatif yang diperuntukan untuk mendukung pariwisata akan menghasilkan nilai ekomoni bagi pelaku itu sendiri dan untuk masyarakat Indonesia secara luas.

"Saat wisatawan datang maka ciptakanlah ekosistem ekonomi kreatif untuk mendukung masyarakat lokal. Hal itu sudah lakukan di Labuan Bajo. Produk ekonomi krearif diciptakan sebagai souvenir yang berkualitas, sehingga wisatawan mau membeli, dan itu sangat berdampak bagi ekonomi. Saya meyakini bekraf dan pariwisata akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia," ujar Wishnutama saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ia menyampaikan, produk-produk kreatif juga akan dikembangkan di berbagai daerah pariwisata Indonesia lainnya, terutama destinasi yang masuk dalam daftar super prioritas. Sebab, pada saat produk dibeli maka pelaku kreatif dan transaksinya masuk ke dalam devisa negara.

Di sisi lain, Deputi infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari menambahkan revitalisasi yang dibutuhkan para pelaku ekraf dalam menghasilkan karya mulai dari musik, fashion, kuliner hingga pertunjukkan untuk bisa menghasilkan lebih cepat dan ini dihibahkan kepada para pelaku.

"Maka harus ada peningkatan ekonomi sehingga masyarakat bisa berkarya dan menambah nilai ekonomi," katanya.

Hal serupa diungkapkan Direktur Fasilitasi Infrastuktur Fisik, Selliane Halia Ishak, sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 59 Ruang Kreatif direvitalisasi. 9.490 unit Sarana dan 1.713 Teknologi Informasi dan Komunikasi telah diberikan kepada 136 penerima Banper yang tersebar dari Kota Sabang sampai dengan Kabupaten Asmat.

"Tahun ini ada 44 penerima dari 24 revitalisasi bangunan, sarana ada 11, TIK ada 14 dan total anggaran yang dibantu di 2019 sebanyak Rp 47 miliar. Semua dilakukan melalui tender, utamanya memberikan bantuan untuk memberikan pendapatan buat ekraf serta menambah tenaga kerja," urainya.

Tahun 2019 TIK itu lebih kepada software, camera dan bisa memberikan layanan IT service-nya. Semua sub sektor dijual melalui digital, berharap untuk mengangkat pelaku ekraf secara konvensional menjadi digital, baik melalui kriya maupun lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati 5.412 Bus Pariwisata Dinyatakan Tak Layak Jalan

Hati-hati 5.412 Bus Pariwisata Dinyatakan Tak Layak Jalan

Bisnis | Senin, 16 Desember 2019 | 14:29 WIB

Selamat, NTT Raih Peringkat Pertama Best Value Places to Visit di 2020

Selamat, NTT Raih Peringkat Pertama Best Value Places to Visit di 2020

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2019 | 16:00 WIB

3 Top Lifestyle: Bentuk Abusive Relationship Hingga Wisata Anti Mainstream

3 Top Lifestyle: Bentuk Abusive Relationship Hingga Wisata Anti Mainstream

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2019 | 11:49 WIB

Terkini

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:36 WIB

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB