Atasi Masalah Kebotakan Lewat Metode Transplantasi Rambut, Pakai Donor?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 20 Januari 2020 | 05:00 WIB
Atasi Masalah Kebotakan Lewat Metode Transplantasi Rambut, Pakai Donor?
Atasi masalah kebotakan lewat metode transplantasi rambut. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Atasi Masalah Kebotakan Lewat Metode Transplantasi Rambut, Pakai Donor?

Kerontokan yang membuat rambut tipis dan botak, menjadi salah satu problem rambut di kalangan masyarakat urban dewasa ini. Padahal kondisi tersebut dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang.

Beragam cara pun dilakukan untuk memperbaiki estetika mahkota kepala tersebut, mulai dari menggunakan topi, menggunakan wig atau rambut palsu, hingga melakukan perawatan berkala agar rambut kembali tumbuh dan terhindar dari masalah kebotakan permanen.

Tapi tahukah kamu bahwa di Korea Selatan telah ada metode memperbaiki masalah kebotakan cara transplantasi rambut?

Kerjasama antara klinik The 365 di Jakarta Utara dan Noble-Line Hairtrasplant Clinic, memperkenalkan metode transplantasi rambut atau teknik pemindahan rambut dari daerah yang berambut cukup ke daerah kepala yang mengalami kebotakan dari orang yang sama. Metode ini menggunakan teknik follicular unit sehingga memberikan hasil akhir yang terlihat natural.

Kenapa Harus Transplantasi Rambut?

Menurut dokter sekaligus konsultan di The 365 Clinic, dr. Deviana Putri, transplantasi rambut merupakan metode terbaik untuk memperbaiki masalah kebotakan.

Ketika seseorang mengalami kebotakan, maka akar rambutnya mengecil sehingga membuat pori-pori pada kulit kepala tertutup dan rambut kesulitan untuk tumbuh lagi. "Walaupun minum obat atau melakukan treatment tidak akan tumbuh (rambut) lagi," kata Deviana.

Adapun metode memperbaiki masalah kebotakan lainnya adalah metode perawatan lewat serum dan shampo khusus, laser, dan platelet-rich plasma (PLP).

baca juga

Metode transplantasi rambut sendiri dilakukan dengan rambut sendiri. Karena itu, kata Deviana, mereka akan kesulitan untuk memperbaiki masalah kebotakan dari seseorang yang sudah kehabisan rambut sama sekali.

Seperti operasi transplantasi lainnya, apakah bisa menggunakan rambut donor?

Sayangnya, Deviana mengatakan bahwa rambut dari donor sangat tidak disarankan. "Itu sangat tidak disarankan. Lebih baik menggunakan rambut sendiri, karena secara genetik berbeda," tambahnya.

Ia lalu mengatakan bila memungkinkan, bisa menggunakan rambut yang berasal dari area tubuh lain. Hanya saja, perlu diperhatikan apakah jumlah rambut yang dibutuhkan memungkinkan atau tidak.

Metode transplatasi rambut sendiri akan dilakukan di dua negara yaitu Indonesia dan Korea Selatan.

Pertama-tama, pasien akan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis di Jakarta. Bila sepakat, maka akan diurus semua keperluan keberangkatan seperti pengurusan visa serta reservasi tiket dan akomodasi.

Pasien lalu akan diberangkatkan ke Korea Selata untuk menjalani transplantasi rambut di sana. Pasien akan disediakan fasilitas berbintang seperti penjemputan di Bandara Incheon Korea Selatan, hotel bintang empat, hingga makan siang dan malam.

Setelah melakukan operasi transplantasi di Korea Selatan, pasien akan kembali ke Jakarta dan mendapat perawatan berkala serta obat-obatan dari The 365 selama enam bulan penuh.

Lalu, berapa harga yang diperlukan untuk mendapatkan perawatan serta fasilitas itu semua? Total yang perlu dikeluarkan mulai dari Rp 110 juta. Apakah Anda tertarik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal Masalah Rambut, Minyak Alpukat Jadi Solusinya

Selamat Tinggal Masalah Rambut, Minyak Alpukat Jadi Solusinya

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 11:20 WIB

Tampil Lebih Macho, Lewis Hamilton Diduga Transplantasi Rambut

Tampil Lebih Macho, Lewis Hamilton Diduga Transplantasi Rambut

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:15 WIB

Banyak Manfaat, Ini Cara Hilangkan Ketombe dengan Lidah Buaya

Banyak Manfaat, Ini Cara Hilangkan Ketombe dengan Lidah Buaya

Lifestyle | Kamis, 22 Agustus 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×