Warung Sidik, Rawon Legendaris Selama 40 Tahun di Batu Malang

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Warung Sidik, Rawon Legendaris Selama 40 Tahun di Batu Malang
Rawon di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Rasa rawon di sini benar-benar jos!

Suara.com - Makanan apa yang terpikirkan saat kamu traveling ke kota Malang? Pastinya adalah rawon, satu porsi nasi yang berisi kuah kaldu hitam dengan isian daging di dalamnya.

Saking menjamurnya tempat makan yang menyediakan rawon di Malang, seringkali kita malah bingung mencari tempat makan rawon yang recommended. Begitu juga yang dialami Suara.com ketika bertandang ke sana. Maklum, bukan orang asli Malang. Jadi, pilihan pun jatuh ke tempat makan rawon yang melegenda.

Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Adalah Warung Sidik di Jalan KH. Agus Salim No.47, Kota Batu, Malang, yang sudah ada sejak 40 tahun lalu. Warung sederhana ini menyajikan makanan khas keseharian orang Jawa, seperti rawon dan soto.

Seperti namanya warung, tempat ini memang punya tampilan sederhana selayaknya warung makan. Tapi rasa makanan di sini sangatlah menggugah selera. Rawon di sini disebut-sebut sebagai yang the best.

Rawon di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Rawon di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Saat disajikan, porsi rawonnya tidak terlalu besar, hanya berisi nasi dan kuah pekat berisi kecambah atau toge serta beberapa potong daging. Untuk satu porsi rawon dihargai Rp 20 ribu.

Meski potongan daging hanya 3 buah, tapi saat kuah rawon dan nasi bersatu, rasanya sangat legit dan tidak terlupakan. Ada campuran kluwek, bawang, kunir, ketumbar, kemiri, yang menyatu membentuk rasa legit.

Suasana di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Suasana di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Meski awalnya berpikir rasanya akan manis, tapi rawon di sini lebih gurih dan sedikit pedas. Terbayar lunas sudah kekecewaan potongan daging tebal yang hanya 3 potong.

Menu di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Menu di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Sedangkan untuk soto daging, sama seperti rawon, disajikan dengan dicampur nasi. Namun untuk soto, topingnya terdiri dari babat dan daging, serta soun dan toge. Harga per porsinya Rp 20 ribu.

Makanan-makanan ini sangat nikmat disajikan bersama teh tawar panas, yang akan meredakan dahaga sekaligus rasa pedas di lidah yang masih menempel.

Soto Daging di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Soto Daging di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Selain rawon dan soto, Warung Sidik juga menyajikan aneka lauk lainnya, selayaknya rumah makan. Pengunjungnya pun terus berdatangan hilir mudik dari penduduk setempat hingga wisatawan yang menggunakan roda empat.

Pemusik di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Pemusik di Warung Sidik, Batu, Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Selama makan di sini, yang menambah semarak suasana ialah alunan musik keroncong dari 3 pemusik di depan rumah makan. Ah, nikmatnya luar biasa.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS