Lelaki Ini Buat Tabung Khusus Anticorona Agar Anaknya Bisa Ikut Jalan-jalan

Risna Halidi

Senin, 06 April 2020 | 18:02 WIB
Lelaki Ini Buat Tabung Khusus Anticorona Agar Anaknya Bisa Ikut Jalan-jalan
Lelaki Ini Buat Tabung Khusus Anticorona Agar Anaknya Bisa Ikut Jalan-jalan (Dok. Oddity Central)

Suara.com - Lelaki Ini Buat Tabung Khusus Anticorona Agar Anaknya Bisa Ikut Jalan-jalan

Seorang ayah muda asal China telah menghabiskan waktu sebulan penuh untuk menciptakan ransel tabung yang bisa digunakan untuk membawa anaknya yang masih bayi saat ke area publik dan berharap terhindar dari paparan virus corona penyebab sakit Covid-19.

Tabung tersebut sekilas nampak seperti tas ransel yang didesain untuk membawa kucing yang dijual di pasaran.

Dia adalah Cao Junjie, lelaki berusia 30 tahun yang memang mengerti teknologi. Cao mengatakan, sang istri Fang kerap ingin membawa buah hati mereka jalan-jalan tanpa perlu khawatir terpapar virus corona Covid-19.

Terinspirasi oleh video game terbaru Hideo Kojima (Death Stranding), tabung tersebut sepenuhnya terisolasi dari luar.

Tabung tak hanya memiliki sarung tangan karet bawaan yang mencegah kontak langsung dengan kulit, tetapi juga menghubungkan ke sistem kipas elektronik yang diklaim dapat memompa udara segar dan murni ke dalam tabung.

Cao juga menyertakan monitor digital yang secara konstan dapat menunjukkan kualitas udara dalam tabung.

"Ini dapat menawarkan lingkungan yang benar-benar terisolasi ketika pergi keluar. Ini dapat memberikan lingkungan yang aman dan nyaman untuk bayi. Masker bisa memengaruhi pernapasannya, jadi berbahaya," kata Cao seperti yang Suara.com kutip di Oddity Central.

Cao mengaku telah menguji sistem tabung beberapa kali, dan mengklaim berfungsi sebagaimana mestinya serta dapat menawarkan tingkat perlindungan yang sangat tinggi untuk bayi mereka.

baca juga

Mereka bahkan merilis sebuah video yang menunjukkan bagaimana mereka menempatkan putranya ke dalam tabung, dan kemudian mengajaknya jalan-jalan.

Bayi terlihat menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, tetapi tidak ada cara untuk mengetahui dengan pasti apakah tabung berfungsi seperti yang dijelaskan oleh penemunya.

"Karena saya suka film ilmiah dan permainan video, struktur kabin keselamatan mirip dengan yang ditampilkan dalam video game Death Stranding, saya menyalin karakter dalam permainan," kata Cao Junjie.

Dokter yang telah melihat rekaman itu menahan diri untuk tidak berkomentar tanpa terlebih dahulu memeriksa tabung isolasi bayi, tetapi beberapa dokter memang mengungkapkan kekhawatiran tentang pasokan udara bagi bayi jika terjadi kerusakan sistem udara.

Cao Junjie mengatakan kepada wartawan China bahwa ia berencana untuk mulai memproduksi lebih banyak tabung dengan ukuran yang bervariasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Studi dari Inggris Tunjukkan Kaitan Cuaca Panas dengan Virus Corona

Lagi, Studi dari Inggris Tunjukkan Kaitan Cuaca Panas dengan Virus Corona

Health | Senin, 06 April 2020 | 17:28 WIB

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

News | Senin, 06 April 2020 | 17:08 WIB

Satu Keluarga Terinfeksi Corona, Warga Sawah Besar Jakpus Batasi Aktivitas

Satu Keluarga Terinfeksi Corona, Warga Sawah Besar Jakpus Batasi Aktivitas

News | Senin, 06 April 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×