Begini Cara Hindari Stres 'Burnout' Saat Bekerja dari Rumah

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Senin, 13 April 2020 | 07:05 WIB
Begini Cara Hindari Stres 'Burnout' Saat Bekerja dari Rumah
Tips Hindari Stres 'Burnout' Saat Bekerja dari Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Tips Hindari Stres 'Burnout' Saat Bekerja dari Rumah

Burnout adalah stres pekerjaan yang umumnya dirasakan saat berada di kantor. Namun dengan kondisi yang mengharuskan bekerja di rumah saja, burnout juga sangat mungkin terjadi di rumah.

Bekerja sendirian di rumah membuat Anda lebih rentan terkena burnout, apalagi dengan waktu kerja yang tidak menentu.

Hal itu tentunya membuat Anda akan mudah lelah dan menunda-nunda pekerjaan. Burnout bisa berdampak buruk pada kesehata, baik fisik maupun mental.

Oleh karena itu, lakukan beberapa tips berikut untuk menghindari burnout saat bekerja dari rumah, seperti dikutip dari situs resmi Yayasan Pulih.

1. Pertahankan batasan fisik dan sosial

Meski bekerja dari rumah, cobalah untuk tetap mempertahankan batasan-batasan antara Anda yang berada di rumah dengan Anda yang berada di kantor. Tetaplah lakukan ritual seperti ketika bekerja di kantor, misalnya:

  • Mandi.
  • Berganti pakaian. Sesekali berpakaian rapi tidak ada salahnya agar merasa lebih profesional dan membuat Anda lebih produktif.
  • Ganti perjalanan pagi ke kantor dengan berjalan di taman atau keliling komplek sebelum memulai kerja, atau melakukan olahraga kecil seperti meditasi selama 5-10 menit setiap pagi.
  • Rapikan tempat tidur sebelum mulai bekerja.

2. Menjaga batas sementara sebanyak mungkin

Menjaga batas sementara penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan keterlibatan kerja. Sebagian dari orang yang bekerja dari rumah saat ini harus menghadapi tantangan menggabungkan tanggung jawab mengurus anak, menyelesaikan tugas domestik, atau mengurus orangtua, berbarengan dengan jam bekerja.

baca juga

Kita harus mengatur waktu sedemikian rupa agar punya waktu untuk bisa fokus menyelesaikan pekerjaan kantor. Membuat batas sementara bergantung pada kemampuan koordinasi waktu kita dengan orang lain.

3. Fokus pada pekerjaan yang paling penting

Ini bukan saatnya untuk bekerja sibuk. Kita harus memberikan energi pada pekerjaan-pekerjaan yang diprioritaskan, terlebih banyak dari kita yang harus membagi waktu untuk mengurus keluarga dan bekerja.

Bekerja sepanjang waktu, bahkan pada pekerjaan yang paling penting bukanlah jawabannya. Rata-rata pekerja hanya produktif sekitar 3 jam sehari, dan jam-jam tersebut harus bebas dari gangguan atau multi tasking.

4. 'Power down'

Terdengar mudah, tapi nyatanya ada orang yang benar-benar sulit berpisah dari gadget atau laptop, sehingga tidak mematikan sepenuhnya untuk istirahat dari online selama beberapa jam.

Selain mematikan komputer, Anda juga bisa mencoba menghapus aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan dari ponsel Anda untuk sementara. Hal demikian (beristirahat sejenak dari online dan pekerjaan) sangat baik untuk kesehatan mental dan mengatasi burnout.

5. Rencanakan hari berikutnya

Sulit untuk menyingkirkan pekerjaan dari pikiran jika apa yang harus Anda lakukan terus Anda pikirkan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengakhiri hari dengan membuat rencana untuk hari berikutnya.

Luangkanlah waktu 5-10 menit untuk menentukan tiga prioritas penting untuk besok. Hal tersebut akan memberikan ketenangan pada pikiran Anda dan membiarkan otak beristirahat.

6. Buatlah arti dari tiap-tiap hari.

Perbedaan antara hari yang baik (good day) dan hari yang buruk (bad day) adalah bagaimana kamu mengartikannya. Anda bisa memutuskan apakah Anda akan melihat hari ini berdasarkan pola pikir yang positif atau negatif, jadi pilihlah dengan bijak.

Salah satu kebiasaan yang bisa Anda lakukan dikenal dengan High-Low-Hero, jadi luangkan waktu sejenak untuk memikirkan:

  • your daily "high" : apa saja yang berjalan dengan baik, menyenangkan atau mengasyikkan
  • your daily “low” : apa saja yang tidak berjalan dengan baik atau yang mengecewakan
  • your “hero” : orang yang kamu anggap pahlawan atau momen-momen yang membuatmu bangga

7. Detoks perhatianmu

Pikiran Anda merespon yang diberikan oleh stimulus. Jika Anda terus memberikannya materi yang menumpuk dan intens, misalnya bekerja melebihi kapasitas, maka pikiranmu akan terus waspada.

Bersantai dipenghujung hari untuk memberikan otak Anda istirahat, bisa dengan membaca buku fiksi, menonton komedi, atau mengambil kelas yang berhubungan dengan hobi Anda.

8. Perhatikan tanda-tanda burnout.

Burnout mengacu pada kumpulan reaksi berbeda yang terjadi sebagai respon terhadap stres yang berkepanjangan dan terlalu banyak bekerja. Ini termasuk gejala fisik seperti sakit kepala beserta gejala emosional seperti perilaku negatif pada pekerjaan atau karir dan berkurangnya motivasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hormon adalah Kunci Siklus Menstruasi Lancar, Jangan Sampai Stres Ya!

Hormon adalah Kunci Siklus Menstruasi Lancar, Jangan Sampai Stres Ya!

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 14:19 WIB

3 Cara Melakukan Meditasi untuk Menghilangkan Stres dan Cemas Saat Pandemi

3 Cara Melakukan Meditasi untuk Menghilangkan Stres dan Cemas Saat Pandemi

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 07:28 WIB

Waspada, Psikolog Sebut Kelamaan Di Rumah Aja Bisa Bikin Stres Lho!

Waspada, Psikolog Sebut Kelamaan Di Rumah Aja Bisa Bikin Stres Lho!

Health | Selasa, 07 April 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×