Inspirasi Kartini Masa Kini: Pandemi, Jana Sandra Berjuang untuk Dhuafa

Ririn Indriani

Selasa, 21 April 2020 | 16:37 WIB
Inspirasi Kartini Masa Kini: Pandemi, Jana Sandra Berjuang untuk Dhuafa
Inspirasi Kartini Masa Kini: Pandemi, Jana Sandra tetap Berjuang untuk Kaum Dhuafa. (Foto: Dok. Pribadi)

Suara.com - Inspirasi Kartini Masa Kini: Pandemi, Jana Sandra Berjuang untuk Dhuafa.

Jana Sandra dikenal sebagai pendiri Rumah Donasi Jana, yang merupakan komunitas untuk membantu anak yatim dan masyarakat dhuafa.

Rumah Donasi Jana, kata Jana Sandra, fokus pada program pendidikan, sosial, kesehatan, bencana alam, budaya, agama dan lingkungan.

Perempuan yang akrab disapa Jana ini memulai kegiatan sosialnya bersama dengan empat teman SMA-nya yang membentuk sebuah komunitas yang diberi nama ‘Tim Help Us To Help’.

Komunitas ini menggalang dana dengan berjualan pakaian layak pakai yang didonasikan untuk anak-anak yatim dan pengamen di daerah Bekasi Jawa Barat.

Hasil pertama kali komunitas tersebut kemudian di sumbangkan kepada pengamen yang mempunyai anak asuh sebanyak 6 orang.

"Kondisi pada waktu itu, saya dan kawan-kawan masih menggunakan uang pribadi untuk membantu, belakangan makin merasa kesulitan dikarenakan permintaan untuk meminta bantuan perlahan mulai berdatangan," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (21/4/2020).

Dengan memanfaatkan fasilitas dari ponsel pintar BBM, Jana kemudian mencoba membagikan broadcast kepada teman-temannya untuk menggalang donasi.

Syukurlah, cara tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan. Banyak pihak yang membantu komunitasnya untuk membantu kaum dhuafa, mulai dari barang hingga uang.

baca juga

sampai tahun 2011 Jana dan kawan-kawan di komunitasnya jemput bola mengambil barang yang akan disumbangkan ke kaum dhuafa.

Sayangnya seiring berjalannya waktu, cobaan mendera komunitasnya. Salah satu teman seperjuangan di komunitasnya menderita kanker serviks.

Jana Sandra ketika menjenguk pasien anak yang dirawat di rumah sakit. (Foto: Dok. Pribadi)
Jana Sandra ketika menjenguk pasien anak yang dirawat di rumah sakit. (Foto: Dok. Pribadi)

Akibatnya, kegiatan sosial komunitasnya mulai tersendat bahkan vakum.Lantaran kegiatan sosialnya itu terhenti, beberapa temannya akhirnya mulai mempunyai kesibukan masing-masing.

Jana akhirnya memutuskan untuk jalan sendiri dengan mendirikan Rumah Donasi Jana pada 2012 yang fokus pada kaum dhuafa.

"Kegiatan rutinnya menyantuni kaum dhuafa, anak yatim, janda dan lansia dalam bentuk bakti sosial dan kegiatan lainnya,' urai perempuan yang kesehariannya berprofesi sebagai dosen ini.

Tidak hanya itu, Jana yang juga gemar bertualang ini juga bersinergi dengan komunitas lainnya untuk melakukan aksi sosial di setiap daerah yang dikunjunginya, seperti Bantu Berjamaah, Kamera Lubang Jarum Indonesia, Goodlife Society, HMC Bogor, Garuda KPP RI Cabang Bogor, Pinhole Bekasi, Komunitas Fotografi Bekasi, Rumah Pohon Activity (RPA), Komunitas Sukses Mulia (KSM) Bogor, Yun Akupuntur, Swaha Spa dan lainnya.

Sudah hampir 8 tahun, Jana memanfaatkan masa mudanya dengan kegiatan sosial dan membangun Rumah Donasi Jana sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di sela-sela kesibukannya sebagai dosen dan terkadang diminta untuk menjadi pembicara di beberapa acara seminar tentang kewirausahaan, Jana selalu meluangkan waktu untuk mencari warga yang membutuhkan bantuan dengan cara bergerilya ke pelosok-pelosok desa di sekitar Bogor dan Jawa Barat.

Jana Sandra bersama kaum dhuafa. (Foto: Dok. Pribadi)
Jana Sandra bersama kaum dhuafa. (Foto: Dok. Pribadi)

Awal 2020 ini, Jana juga telah menggalang dana untuk para korban banjir dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan jembatan di Sukabumi, pembelian unit AC Mesjid di Kebumen serta pembayaran sekolah anak-anak yatim.

“Kegiatan Rumah Donasi Jana minimal dalam setahun sekali kami mengadakan bakti sosial berupa pengobatan gratis, Paket Sembako dan Paket untuk Anak-anak yatim serta sinergi dengan teman-teman komunitas lainnya. Selain itu Rumah Donasi Jana juga menggalang dana serta menyantuni untuk Anak-anak yatim, Kaum Dhuafa dan anak-anak penderita Kanker,” beber Jana yang pernah dinobatkan sebagai salah satu Six Female World Solo traveller pada 2016.

Nah, selama pandemi virus Corona Covid-19, Rumah Donasi Jana tetap melakukan berbagai bakti sosial di berbagai provinsi, seperti pembagian masker dan hand sanitizer di Stasiun Manggarai (Jakarta Selatan), pembagian masker gratis untuk anak-anak di Panti Asuhan Tasikmalaya (Jabar), pembagian masker untuk para pedagang di Palu (Sulsel), pembagian masker gratis dan hand sanitizer untuk Supir, ojol di Tangerang (Jabar), pembagian masker gratis di Lombok, dan pembagian masker gratis dan hand sanitizer untuk para pedagang, tukang cukur, satpam dan ojek pangkalan di Kramat Sentiong (Jakarta Pusat).

Komitmen Jana untuk membantu kaum dhuafa yang membutuhkan saat ini banyak sekali mempengaruhi hidup Jana Sandra.

Jana lewat Rumah Donasi Jana berkomitmen terus membantu menggalang dana bagi anak-anak penderita kanker dan anak yatim serta kaum dhuafa yang membutuhkan bantuannya.

“Dari awal saya berkomitmen untuk membantu kaum dhuafa yang membutuhkan, memang banyak tantangan saya hadapi tapi saya jalani saja dengan ikhlas, Tuhan pasti membantu saya karena saya bertujuan untuk menolong orang lain,” pungkas Jana.

Inilah salah satu contoh kisah inspiratif Kartini masa kini yang mendedikasikan dirinya untuk berbagi dengan sesama sekaligus mencerdaskan bangsa dengan caranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kartini Masa Kini: 5 Kisah Heroik Tenaga Medis Melawan Corona Covid-19

Kartini Masa Kini: 5 Kisah Heroik Tenaga Medis Melawan Corona Covid-19

Health | Selasa, 21 April 2020 | 09:45 WIB

Kartini Masa Kini, Jalan Panjang Monika Anggreini Jadi Pilot Perempuan

Kartini Masa Kini, Jalan Panjang Monika Anggreini Jadi Pilot Perempuan

Lifestyle | Selasa, 21 April 2020 | 07:15 WIB

Inspirasi Kartini Masa Kini: Mendongkrak Bisnis Kukis di Masa Pandemi

Inspirasi Kartini Masa Kini: Mendongkrak Bisnis Kukis di Masa Pandemi

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 17:02 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×