Menikmati Kerlap-kerlip Lentera Fanoos, Tradisi Sambut Ramadan di Mesir

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 24 April 2020 | 08:05 WIB
Menikmati Kerlap-kerlip Lentera Fanoos, Tradisi Sambut Ramadan di Mesir

Suara.com - Menikmati Kerlap-kerlip Lentera Fanoos, Tradisi Sambut Ramadan di Mesir

Bulan Ramadan dirayakan oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia. Untuk menyambut bulan penuh kesucian ini, beberapa tradisi berbeda dirayakan di banyak negara.

Di Mesir, Ramadan dirayakan dengan sangat meriah dan gemerlap.

Dekorasi penuh warna termasuk lentera Fanoos yang ikonik, terlihat menerangi jalanan masuk ke gedung-gedung, perumahan, dan pertokoan.

Kata 'fanoos' sendiri berarti lentera dalam bahasa Arab. Lentera ini digunakan sebagai dekorasi maupun mainan bagi anak-anak selama bulan Ramadan.

Sejarah tradisi ini dimulai sejak ribuan tahun lalu saat Ramadan ke-lima tahun 358 Hijriah, di mana orang-orang Mesir membawa lentera untuk menyambut Kalifah Fatimid al-Muizz li-Din Allah sembari menanti kedatangannya di Kairo pada malam pertama Ramadan.

Senang dan tertarik akan lentera-lentera cantik tersebut, Kalifah meminta para pengrajin lentera untuk membuatnya terus dan menyuarakan peraturan yang mengharuskan orang-orang menggantung lentera di depan pintu toko dan rumah, atau nanti mereka akan mendapatkan hukuman.

Peraturan ini menimbulkan lonjakan di industri pembuat lentera, sehingga para pengrajin lentera terus membuat bentuk dan ukuran baru.

Selama era Fatimid, perayaan dan hari libur sangat penting bagi warga Mesir, sehingga mereka menghabiskan waktu untuk membuat lentera tersebut.

baca juga

Perlahan, industri lentera ini berubah dari alat penerangan wajib menjadi dekorasi selama Ramadan.

Terlebih lagi adanya tradisi bagi anak-anak turun ke jalanan dan gang membawa lentera Fanoos dan menyanyikan lagu sembari meminta hadiah dan permen dari rumah ke rumah.

Beberapa pengusaha lentera masih berada di Mesir hingga hari ini, membuat lentera menggunakan tembaga dan kaca yang diwarna.

Akan tetapi karena harganya yang mahal dan suplai yang terbatas, kebanyakan orang akan membeli lentera plastik yang diimpor dari China.

Selain Fanoos, di malam hari seorang mesaharaty, yang bertugas membangunkan orang-orang untuk sahur, juga akan mengumpulkan anak-anak bersamanya sambil menyanyikan lagu di sekitar perumahan, membawa lentera tersebut.

Seiring waktu, ada banyak tradisi lainnya yang mengiringi lentera Fanoos di bulan Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konservator Kaget Temukan Lukisan di Dalam Peti Mumi Berusia 3.000 Tahun

Konservator Kaget Temukan Lukisan di Dalam Peti Mumi Berusia 3.000 Tahun

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 09:21 WIB

Rahasia Mumi Bangsawan Perempuan Mesir Kuno Terungkap: Ditikam di Punggung

Rahasia Mumi Bangsawan Perempuan Mesir Kuno Terungkap: Ditikam di Punggung

Tekno | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:42 WIB

Sambut Natal, Felicya Angelista Berkunjung ke Gereja Gantung

Sambut Natal, Felicya Angelista Berkunjung ke Gereja Gantung

Entertainment | Senin, 23 Desember 2019 | 12:51 WIB

Terkini

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:00 WIB

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:59 WIB

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:50 WIB

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 19:28 WIB

×