Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

M. Reza Sulaiman

Rabu, 20 Mei 2020 | 10:55 WIB
Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen
Lapisan es di Greenland (Shutterstock).

Suara.com - Lapisan Es di Greenland Menipis, Permukaan Air Laut Naik Hingga 40 Persen

Kenaikan permukaan air laut merupakan salah satu ancaman serius global warming alias pemanasan global. Peneliti pun memberikan peringatan tanda bahaya, sebab kenaikan permukaan air latuh terjadi hingga 40 persen dari tahun 2019.

Dilansir VOA Indonesia, sejumlah ilmuwan melaporkan lapisan es dengan tebal berkilo-kilometer yang menutupi Greenland tahun lalu hampir mencapai rekor yang menunjukkan ketidakseimbangan antara turunnya salju, dengan es yang mencair ke laut.

Kehilangan sebesar 600 miliar ton es dapat menaikkan permukaan air global 1,5 milimeter, sekitar 40 persen dari total kenaikan permukaan air laut pada tahun 2019.

Lapisan es Greenland, yang sampai akhir abad ke-20 menumpuk sama banyaknya dengan jumlah es yang mencair, punya cukup lapisan es untuk menaikkan permukaan lautan dunia setinggi tujuh meter, apabila seluruhnya mencair.

Namun, hampir sama mengkhawatirkannya, seperti percepatan mencairnya lapisan es, adalah faktor pendorongnya yang kuat, kata laporan yang dimuat oleh The Cryosphere, jurnal yang diterbitkan oleh European Geosciences Union pada bulan April 2020.

Lebih dari separuh lapisan es itu menghilang secara dramatis tahun 2019 bukan karena temperatur yang lebih tinggi dari suhu udara rata-rata, melainkan tingginya tekanan udara yang tidak biasa terjadi terkait pemanasan global.

Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]
Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]

Beberapa kondisi antisiklon tersebut menghalangi pembentukan awan-awan di atas Greenland bagian selatan sehingga menyebabkan sinar matahari mencairkan permukaan lapisan es. Lebih sedikit awan juga mengakibatkan salju yang lebih sedikit - 100 miliar ton lebih rendah dari rata-rata tahun 1980-1999.

Di samping itu, berkurangnya salju yang tersisa menyebabkan es yang tertutup kotoran debu hitam menyerap panas, dan tidak memantulkannya, seperti salju putih.

baca juga

Kondisi di bagian utara dan barat Greenland berbeda, karena udara yang hangat dan lembab yang diserap dari kawasan yang terletak lebih jauh ke selatan dari kawasan kutub, kata penelitian itu.

Semua faktor itu menyebabkan percepatan es mencair dan menciptakan sungai-sungai deras yang memotong lapisan es menuju laut.

"Beberapa kondisi atmosfer itu lebih sering terjadi selama beberapa dekade terakhir," kata penulis utama Marco Tedesco, seorang ilmuwan pada Lamont-Doherty Earth Observatory, Columbia University.

"Ini mungkin disebabkan oleh gelombang arus angin, yang kuat yang bergerak dari barat ke timur di atas wilayah kutub," kata Marco lebih jauh.

Global warming di Arktik, Kutub Utara. [Shutterstock]
Global warming di Arktik, Kutub Utara. [Shutterstock]

Gangguan pola arus angin yang normal itu dikaitkan dengan lenyapnya es dilaut, makin cepatnya tingkat pemanasan atmosfer di Kutub Utara, dan hilangnya lapisan salju di Siberia - semuanya dampak dari pemanasan global.

Suhu rata-rata di wilayah Kutub Utara meningkat dua derajat Celcius sejak pertengahan abad ke-19, dua kali lipat dari suhu rata-rata global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Sejarah Pandemi Covid-19 akan Tertulis Dalam Lapisan Es

Ilmuwan Sebut Sejarah Pandemi Covid-19 akan Tertulis Dalam Lapisan Es

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:41 WIB

Duh! Ilmuwan Peringatkan Permukaan Laut Naik 1 Meter pada 2100

Duh! Ilmuwan Peringatkan Permukaan Laut Naik 1 Meter pada 2100

Tekno | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:30 WIB

Efek Pemanasan Global? Es Antartika dan Greenland Terus Meleleh

Efek Pemanasan Global? Es Antartika dan Greenland Terus Meleleh

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2020 | 05:05 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×