Bolehkah Perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Dokter Ungkap Jawabannya

Bimo Aria Fundrika

Senin, 25 Mei 2020 | 21:00 WIB
Bolehkah Perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Dokter Ungkap Jawabannya
Ilustrasi . (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bolehkah Perempuan Masturbasi Pakai Es Krim? Dokter Ungkap Jawabannya

Di tengah cuaca yang belakangan cukup terik, dokter memperingatkan perempuan untuk tidak memasukkan es krim ke dalam vagina sebagai aleternatif untuk masturbasi.

Dilansir dari The Sun, konsultan ginekolog Dr Anne Henderson mengatakan bahwa setiap benda dengan pewarna makanan, parfum, atau kadar gula yang tinggi akan berdampak negatif pada pH dan lactobacillus vagina.

Hal itu apat meningkatkan risiko infeksi vagina seperti sariawan dan vaginosis bakteri.

Es dapat menempel pada kulit vagina yang halus dan menyebabkan trauma dan kerusakan nyata.

"Zat Aditif juga bisa berpotensi mengiritasi area sensitif seperti vagina yang menyebabkan peradangan dan ketidaknyamanan lokal," kata dia,

Anne menjelaskan, pada tingkat yang lebih dasar prosesnya juga bisa sangat berantakan karena es meleleh dengan sangat cepat dan akan bocor saat larut.

Ilustrasi es krim yang ternyata dimanfaatkan sebagain perempuan untuk masturbasi. (Shutterstock)
Ilustrasi es krim yang ternyata dimanfaatkan sebagain perempuan untuk masturbasi. (Shutterstock)

"Ini juga merupakan latihan yang tidak ada gunanya karena suhu inti tubuh, termasuk organ dalam seperti vagina, diatur oleh otak dan tidak dapat diubah oleh dengan zat pendingin seperti es, yang paling baik akan memberikan bantuan yang sangat sementara sebelum suhunya naik sekali lagi," kata dia. 

Dr Sarah Jarvis, dokter umum dan direktur klinis untuk Patient.info mengatakan bahwa hal itu pasti dapat merusak lapisan vagina.

baca juga

"Meskipun Anda mungkin merasa panas di seluruh cuaca ini, tidak pernah ada alasan untuk menaruh es krim di vagina Anda," kata Sarah.

Ia mencontohkan, saat orang mengambil es langsung dari freezer langsungmemakannya hal itu bisa membuat lidah Anda sakit, karena penutup lidah jauh lebih sensitif daripada kulit biasa.

"Lapisan vagina Anda masih lebih halus, dan es atau es krim pasti dapat merusak lapisan itu, yang menyebabkan rasa sakit dan bahkan merobek lapisan itu."

Dr Sarah Welsh, salah satu pendiri merek kondom HANX, mengatakan bahwa ada banyak hal yang tidak boleh dimasukkan ke vagina, dan es krim salah satunya.

"Es dapat menempel pada kulit vagina yang halus dan menyebabkan trauma dan kerusakan nyata.

Ia melanjutkan, terlebih lagi, memasukkan bahan makanan apa pun ke dalam vagina dapat menyebabkan mikroba, mengganggu keseimbangan normalnya dan memungkinkan lingkungan untuk bakteri tumbuh dan infeksi berkembang.

Sebagai gantinya, para ahli merekomendasikan untuk mengenakan celana dalam katun longgar dan menghindari pakaian ketat untuk mencegah timbulnya iritasi atau dermatitis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Lutut Kopong, Ini 4 Tanda Keseringan Masturbasi Pada Lelaki

Bukan Lutut Kopong, Ini 4 Tanda Keseringan Masturbasi Pada Lelaki

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 22:10 WIB

Viral Wanita Masturbasi di IKEA China, Psikolog & Terapis Seks Buka Suara

Viral Wanita Masturbasi di IKEA China, Psikolog & Terapis Seks Buka Suara

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2020 | 21:30 WIB

5 Jurus Jitu Hentikan Kebiasaan Masturbasi

5 Jurus Jitu Hentikan Kebiasaan Masturbasi

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 21:05 WIB

Terkini

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

×