Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Ide Logo dari Sini

Silfa Humairah Utami, Arendya Nariswari

Selasa, 16 Juni 2020 | 12:44 WIB
Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Ide Logo dari Sini
Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)

Suara.com - Belakangan, publik digemparkan dengan kasus merek dagang yang menimpa bisnis kuliner milik presenter kondang Ruben Onsu. Logo antara Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu ini bahkan tampak mirip.

Tak heran jika banyak orang kadang membedakan logo kedua usaha ayam geprek ini. Geprek Bensu merupakan milik Ruben Onsu, sedangan I Am Geprek Bensu dikelola oleh pengusaha bernama Benny Sujono.

Kedua bisnis ayam geprek ini sama-sama menampilkan logo berupa ayam jago berpostur gagah. Tapi siapa sangka, jika ternyata Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu ini diklaim mengambil logo ayam tersebut dari web grafis yang dapat diakses secara gratis.

Kabar ini dicuitkan oleh seorang pengguna Twitter @morninglatte_ beberapa waktu lalu. Pria ini cukup menyayangkan persoalan hak cipta di Indonesia.

"F*ck copyright, hak cipta hanyalah milik Tuhan semata," tulis akun Twitter @morninglatte_, dikutip Suara.com (16/6/2020).

Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)
Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)

Pria bernama Niel ini menjelaskan bahwa logo ayam bisnis Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu diunduh melalui web bernama Freepick.

"Gue bikin twitt ini awalnya cuma buat bentuk singgungan kepada brand-brand besar di luar sana yang masih minim banget kesadarannya tentang pentingnya visual dan HAK para pegiat dan pekerja di industri kreatif," cuit Niel.

Dirinya menyebutkan bahwa Freepik memang menyediakan asset grafis secara gratis, namun terdapat syarat di balik penggunaan logo tersebut.

Aturannya adalah, logo yang diunduh dari Freepick tidak boleh dijadikan sebagai brand profit.

baca juga

"Kalau, ternyata si pelopor brand geprek itu sudah ngebeli karya illustrator/designer tersebut, masa iya nggak ada kesepakatan bahwa karya orisinilnya sudah dibelo dan hak pakainya cuman untuk 1 pihak, karena nyatanya ilustrasi ayam tersebut dipakai 2 brand berbeda," imbuhnya.

Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)
Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)

"Gue udah download files di Freepik dan logo-logo di atas dan gue coba trace ulang, gue berani bilang bahwa illustrasi yang ada di dua logo di atas adalah hasil tracing ulang, karena kalau diperhatiin lagi ada struktur illustrasi dan komposisinya sudah direvisi," ungkapnya.

Niel bahkan menambahkan foto kenijakan penggunaan logo yang diunduh dari web Freepik. Tertulis jelas bahwa logo yang diunduh tidak diperbolehkan untuk dijadikan merek bisnis.

Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)
Duh, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu Diduga Ambil Logo dari Sini. (Twitter/@morninglatte_)

"Tapi nggak salah kok make gambar ayam itu.. lha yang bikin juga nggak komplain, soalnya memang digratisin," tutupnya.

Niel juga sempat menghubungi langsung sang desainer logo ayam tersebut. Tetapi ternyata sang pemilik tak mau membesarkan masalah logo tersebut.

Tidak sedikit warganet yang memberikan berbagai tanggapan mereka lewat kolom komentar perihal masalah logo itu.

"Gratis dalam artian pemakaian pribadi, kalau dijadiin logo untuk jualan harus lewatin tahap lainnya. Kalau semua hal di Freepik gratis, enak banget dong tinggal nyomot senaknya," sebut salah seorang warganet.

"Sebenarnya nggak maalah asal untuk tugas kuliah atau sekolah, mereka tidak mendapatkan uang dari karya. Beda kalau perusahaan yang mengambil karya tersebut tanpa inta izin, kalau ketahuan tergantung designernya," imbuh netizen lain.

Hingga artikel ini ditulis, cuitan mengenai logo Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu tersebut telah mendapatkan 36 ribu likes dan 14 ribu retweet dari warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Harus Dilakukan Ruben Onsu untuk Pulihkan Bisnisnya

Ini yang Harus Dilakukan Ruben Onsu untuk Pulihkan Bisnisnya

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:27 WIB

Ngeles, Jordi Onsu Dibilang Pihak I Am Geprek Bensu Putar Balikan Fakta

Ngeles, Jordi Onsu Dibilang Pihak I Am Geprek Bensu Putar Balikan Fakta

Entertainment | Senin, 15 Juni 2020 | 11:50 WIB

Ruben Onsu Dikasih Pilihan Beli Merek Bensu ke Pemilik I Am Geprek Bensu

Ruben Onsu Dikasih Pilihan Beli Merek Bensu ke Pemilik I Am Geprek Bensu

Entertainment | Senin, 15 Juni 2020 | 10:08 WIB

Terkini

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Ritual Fere Kie di Gamalama, Tradisi Spiritual Masyarakat Ternate

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar

Batam | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan PIK, 9 Orang Positif Etomidate dan Sabu

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:51 WIB

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

OJK dan SRO Ajak Pelaku Pasar Perkuat Integritas Pasar Modal, Denda Pelanggaran Capai Rp2,1 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Hajar Persiku Kudus, Begini Detik-detik PSPS Pekanbaru Jebolkan 4 Gol

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

Antrean BBM Belum Normal, Pemkab Jember Kembali Terapkan WFH untuk ASN

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Rahasia Kelam yang Terkubur di Balik Misteri Musim Panas di Duwang-ri

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Gempuran Drone Ukraina dan Konflik Teluk Persia Tahan Harga Minyak di Level Tinggi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

Keluarga Duga Ada Pelaku Lain di Balik Pembunuhan Bharada Valdo di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Tian Fu Gong, Merawat Keberagaman Lewat Tradisi di Pesisir Jakarta

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×