Wisata New Normal, Ecolodge Bukit Lawang Siap-siap Sambut Pengunjung

Silfa Humairah Utami

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:44 WIB
Wisata New Normal, Ecolodge Bukit Lawang Siap-siap Sambut Pengunjung
Kamar di Ecolodge Bukit Lawang. (Instagram/Ecolodge)

Suara.com - Pariwisata new normal membuka kembali kesempatan tempat wisata untuk menerima wisatawan dengan protokoler kesehatan tentunya. Ecolodge Resort Bukit Lawang, yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) pun dalam persiapan siap dikunjungi.

Berikan wisata usai karantina mandiri di rumah aja dengan kegiatan alam di tempat yang segar seperti staycation di Ecolodge Bukit Lawang ini. Penginapan ini cukup direkomendasi, jadi intip dulu kelebihannya sebelum lakukan staycation.

Restoran ini dibangun dari bambu yang dipanen dari alam atau daur ulang dari pohon bambu di lingkungan sekitar Bukit Lawang.

Disambut dengan deru suara sungai, pepohonan yang digoyang angin, pemandangan penginapan ini terbilang paling menarik perhatian karena dibangun dengan kayu kokoh dan restoran kapal dari bambu yang alami.

Desain inovatif ini berfungsi sebagai sebuah karya yang eksotik nan alami, dan menawarkan area makan tradisional, membuat wisata new normal sangat istimewa.

Restoran Kapal Bambu Ecolodge di Taman Nasional Gunung Leuser. (Suara.com/Silfa Humairah)
Restoran Kapal Bambu Ecolodge di Taman Nasional Gunung Leuser. (Suara.com/Silfa Humairah)

Mengurangi pemanasan global dan menghindari kerusakan hutan tropis yang lebih parah lagi, Ecolodge menggunakan bambu sebagai bahan baku bangunan.

Sehingga suasana terasa sejuk karena berada di area terbuka, pengunjung pun menghadap langsung dengan pepohonan yang rimbun dan di sisi lainnya ada suara hilir air dari sungai Bahorok yang tenang.

Pemandangan sungai di Bukit Lawang Sumatera Utara. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pemandangan sungai di Bukit Lawang Sumatera Utara. (Suara.com/Silfa Humairah)

Fokus utama Ecolodge untuk menyelamatkan alam Bukit Lawang yang identik dengan orangutan, salah satunya harus bisa memberikan dampak peningkatan perekonomian di daerah tersebut, Restorab Kapal Bambu menjadi solusi bisnis untuk mendukung perekonomian sekaligus peduli lingkungan di Bukit Lawang.

Dalam masa siap-siap dibuka untuk pengunjung, melalui instagram @ecolodgebukit tidak lama lagi akan dibuka untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana alam saat liburan.

baca juga

Kehadiran penginapan bernuansa alam ini adalah benar-benar untuk memberikan nuansa pendidikan lingkungan bagi masyarakat serta menjadi ikon bagi Bukit Lawang melalui restoran unik.

Jadi, wisata ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuser untuk melihat orangutan semakin lengkap dengan pengalaman menginap dan makan di Restoran Kapal Bambu di Ecolodge Bukit Lawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Berkendaraan ke Sumatera Utara? Ini Daftar Tempat Wisatanya

Libur Berkendaraan ke Sumatera Utara? Ini Daftar Tempat Wisatanya

Otomotif | Selasa, 21 Januari 2020 | 12:00 WIB

Sedihnya, Belasan Orangutan di Nyaru Menteng Terserang ISPA

Sedihnya, Belasan Orangutan di Nyaru Menteng Terserang ISPA

Tekno | Selasa, 17 September 2019 | 07:00 WIB

HappyTrip, Senyaman Ikuti Kelas Yoga dan Trekking Jumpa Orangutan

HappyTrip, Senyaman Ikuti Kelas Yoga dan Trekking Jumpa Orangutan

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:00 WIB

Terkini

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

×