Hasil Survei: Banyak Orang Melakukan Kesalahan Ketika Membersihkan Rumah

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 22 Juni 2020 | 12:27 WIB
Hasil Survei: Banyak Orang Melakukan Kesalahan Ketika Membersihkan Rumah
Ilustrasi bersih-bersih rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil Survei: Banyak Orang Melakukan Kesalahan Ketika Membersihkan Rumah

Berperang melawan Covid-19, kegiatan bersih-bersih menjadi rutinitas harian yang dilakukan semua orang, termasuk membersihkan rumah dan benda-benda di sekitar kita. Tapi sayangnya, menurut survei terbaru CDC, banyak orang melakukan disinfeksi dengan cara yang salah.

Mengutip Travel and Leisure, Senin (22/6/2020), CDC mensurvei 502 orang dewasa di Amerika Serikat tentang kebisaan mereka bersih-bersih selama pandemi Covid-19. Sebanyak 60 persen mengaku mereka jadi lebih sering membersihkan rumah daripada sebelumnya.

Meski hasil survei di atas menunjukkan hasil yang positif, sayangnya banyak pula yang melaporkan terjadi efek samping akibat pengguanan produk pembersih. Hal ini karena mereka tidak menjalankan prosedur penggunaan produk pembersih sesuai yang disarankan.

"Kesenjangan pengetahuan terjadi di beberapa bidang, termasuk persiapan yang aman untuk membersihkan menggunakan disinfekstan, penggunaan peralatan pelindung yang disarakankan, juga cara penyimpanan baik produk pembersih tangan maupun disinfektan," ungkap CDC.

Temuan juga membuktikan sebanyak 39 persen responden terlibat dalam praktik pembersihan yang berisiko tinggi dan tidak direkomendasikan, padahal mereka sebenarnya bermaksud mencegah virus corona.

"Mencuci produk makanan dengan pemutih, menggunakan disinfektan untuk peralatan rumah tangga dengan kulit telanjang, bahkan sengaja menghirup atau menelan produk disinfektan," papar CC.

Survei juga menemukan, meski mayoritas orang tahu bahwa harus memakai pelindung mata dan sarung tangan saat membersihkan dengan bahan kimia yang berbahaya, tapi mereka justru tidak tahu cara aman membersihkan dengan cairan pemutih.

Hanya sebanyak 23 persen responden yang tahu jika itu harus dibersihkan dengan air suhu kamar. Dan hanya 35 persen responden yang tahu bahwa cairan pemutih tidak boleh dicampur dengan cuka, dan 58 persen yang tahu pemutih tidak boleh dicampur amonia.

baca juga

"Mengenai penyimpanan aman pembersih, disinfektan, dan pembersih tangan, hanya 79 persen yang mengatakan harus dijauhkan dari anak-anak, dan 54 persen pembersih tangan (hand sanitizer) harus dijauhkan dari anak-anak," ungkap CDC.

Sementara itu, agar membersihkan dengan benar, CDC merekomendasikan untuk lebih dulu mengelap segala kotoran, debu, atau kotoran di permukaan sebelum menggunakan disinfektan.

Untuk membuat larutan pemutih cair, disarankan untuk ikuti instruksi dalam kemasan. Kemudian larutkan 1/3 cangkir pemutih dengan 1 air galon suhu kamar. Atau dengan takaran 4 sendok teh pemutih per 1 liter air suhu kamar. Cairan pemutih ini akan efektif untuk mendisinfeksi selama 24 jam.

Saat membersihkan, CDC juga menyarankan untuk membiarkan cairan pembersih setidaknya selama satu menit sebelum dilap, dan pastikan ada ventilasi yang baik saat dan setelah proses pembersihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali ke Kantor, Jangan Lupa Disinfeksi Perangkat Elektronik

Kembali ke Kantor, Jangan Lupa Disinfeksi Perangkat Elektronik

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2020 | 08:23 WIB

5 Tips Bersihkan dan Rapikan Rumah Jelang Idulfitri

5 Tips Bersihkan dan Rapikan Rumah Jelang Idulfitri

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:57 WIB

Menarik, 7 Benda yang Ditemukan Saat Membersihkan Rumah di Masa Pandemi

Menarik, 7 Benda yang Ditemukan Saat Membersihkan Rumah di Masa Pandemi

Lifestyle | Senin, 27 April 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×