New Normal,Kemenparekraf Dorong Industri Musik Manfaatkan Platform Digital

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 25 Juni 2020 | 09:29 WIB
New Normal,Kemenparekraf Dorong Industri Musik Manfaatkan Platform Digital
Ilustrasi kumpulan album musik (unsplash)

Suara.com - Pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi COVID-19. Berbagai langkah dan strategi pemulihan di sektor parekraf untuk menyambut kenormalan baru pun dipersiapkan salah satunya menggunakan platform digital.

"Pandemi COVID-19 ini tentu memberi tantangan, tetapi di sisi lain kita menjadi fasih sekali dengan dunia digital. Mungkin tanpa COVID-19 kita tidak melakukan meeting dengan Zoom, kita tidak akrab dengan digital dan muncul dengan ide-ide kreatif untuk memanfaatkan digital ini. Kemarin kita banyak melakukan konser-konser musik secara virtual," kata Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/ Baparekraf) Josua Simanjuntak, Rabu (24/6/2020).

Josua menyampaikan bahwa Kemenparekraf tengah menyiapkan program “Portamento” bagi musisi, yang merupakan platform berbentuk aplikasi sebagai media pemasaran karya musik yang akan terhubung langsung dengan pembeli.

Melalui teknologi ini, musisi dapat mengunggah karya musik dengan data sebagai administrasi hak cipta yang akan terhubung dengan platform penyedia musik online seperti Spotify, YouTube, Joox, dan lainnya.

“Kami juga berharap, dengan protokol kesehatan yang sudah diresmikan oleh Kementerian Kesehatan, industri ekraf akan dapat segera kembali beraktivitas, terutama bagi para musisi untuk dapat kembali berkolaborasi dan tampil di depan publik sambil terus memanfaatkan digital sebagai sarana untuk menunjukkan karya-karya terbaik sehingga bisa diapresiasi oleh masyarakat luas” katanya.

Secara berkala, Kemenparekraf/ Baparekraf juga telah mengadakan sharing session seputar musik dan konser musik virtual yang melibatkan musisi-musisi berbakat di tanah air. Beberapa di antaranya adalah "Ngamen Online" hasil kerja sama dengan Institut Musik Jalanan (IMJ), Festival Musik dan Amal "Good Vibrations", "Spirit of Online Performance" yang berkolaborasi dengan pelaku seni dan kreatif di Danau Toba, hingga “Konser Solidaritas Bersama Jaga Indonesia” yang disiarkan secara serentak di beberapa stasiun TV nasional.

“Acara-acara tersebut bertujuan untuk menjaga solidaritas dengan rekan-rekan musisi dan berbagi ilmu yang bermanfaat di masa pandemi COVID-19 kepada masyarakat. Platform digital kemudian dipilih sebagai panggung alternatif bagi penggiat musik mengingat mobilitas dan kegiatan offline harus berhenti seiring dengan kebijakan protokol physical distancing, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah,” kata Josua.

Platform digital hadir untuk memberikan kemudahan bagi semua kalangan. Media sosial seperti YouTube, Facebook, Twitter, dan Instagram, juga platform virtual conferencing seperti Zoom, Google Hangout, dan Microsoft Teams bisa mendekatkan musik kepada penggemar secara mudah, real time, dan mengakomodasi kebutuhan live secara interaktif.

Musisi juga dapat memanfaatkan fitur polling untuk mengetahui umpan balik yang dibutuhkan mengenai karya mereka. Selain itu, ada pula pilihan aplikasi video konferensi yang mendukung interaksi dua arah dan menawarkan opsi pengaturan konten atau kurasi penonton.

baca juga

Kemenparekraf/ Baparekraf mencatat setidaknya ada 44.295 pekerja seni dan pekerja kreatif terkena dampak pandemi COVID-19 dan telah diajukan ke Kementerian Sosial untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Secara mandiri, Kemenparekraf juga akan terus melanjutkan program pendampingan dan pelatihan daring kepada SDM parekraf agar mendapat kompetensi yang dibutuhkan untuk kembali bekerja seusai pandemi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuek Lockdown, Warga Prancis Malah Asyik Ajojing Semalam Suntuk

Cuek Lockdown, Warga Prancis Malah Asyik Ajojing Semalam Suntuk

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 08:07 WIB

Tahun Ini Pemerintah Siapkan Rp 24 Miliar untuk Dukung Pengembangan UMKM

Tahun Ini Pemerintah Siapkan Rp 24 Miliar untuk Dukung Pengembangan UMKM

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 20:07 WIB

Kemenparekraf Bakal Terapkan Metode Story Telling di Sektor Pariwisata

Kemenparekraf Bakal Terapkan Metode Story Telling di Sektor Pariwisata

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:33 WIB

Menparekraf Dorong Sektor Wisata Lakukan Remodelling agar bisa Bertahan

Menparekraf Dorong Sektor Wisata Lakukan Remodelling agar bisa Bertahan

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:15 WIB

Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19

Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:32 WIB

Kemenparekraf : Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan New Normal

Kemenparekraf : Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan New Normal

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 14:55 WIB

Terkini

7 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Foto dan Video Jernih ala Flagship

7 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Foto dan Video Jernih ala Flagship

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:41 WIB

Gunung Api Terpencil di Tengah Laut Es Ini Tak Pernah Padam, NASA Temukan Titik Panas Misterius

Gunung Api Terpencil di Tengah Laut Es Ini Tak Pernah Padam, NASA Temukan Titik Panas Misterius

News | Senin, 07 September 2026 | 17:38 WIB

Manis, Canggung, dan Tulus: Kenapa Kamu Harus Nonton The Dangers in My Heart di Bioskop

Manis, Canggung, dan Tulus: Kenapa Kamu Harus Nonton The Dangers in My Heart di Bioskop

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 17:37 WIB

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Foto | Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB

Pidato HUT Demokrat Disorot, Golkar Baca Sinyal AHY Siap Maju Pilpres 2029

Pidato HUT Demokrat Disorot, Golkar Baca Sinyal AHY Siap Maju Pilpres 2029

News | Senin, 07 September 2026 | 17:31 WIB

Mampir ke Booth BRI di Projek D Vol 5, Bawa Pulang Corkcicle hingga TWS Gratis!

Mampir ke Booth BRI di Projek D Vol 5, Bawa Pulang Corkcicle hingga TWS Gratis!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 17:31 WIB

Erupsi Ganggu Penerbangan di Adisutjipto, Penumpang KA Daop 6 Yogyakarta Melonjak 12,5 Persen

Erupsi Ganggu Penerbangan di Adisutjipto, Penumpang KA Daop 6 Yogyakarta Melonjak 12,5 Persen

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 17:30 WIB

Kochikame Kembali dengan Anime Baru pada 2027, Trailer Ungkap Cast Utama

Kochikame Kembali dengan Anime Baru pada 2027, Trailer Ungkap Cast Utama

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 17:30 WIB

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Gunung Anak Krakatau Apakah Berbahaya? Ini 6 Ancaman yang Patut Diwaspadai

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:27 WIB

KPK Dalami Pemesanan Mobil oleh Tersangka EBS dalam Kasus Suap Bengkulu

KPK Dalami Pemesanan Mobil oleh Tersangka EBS dalam Kasus Suap Bengkulu

News | Senin, 07 September 2026 | 17:25 WIB

×