Pecinta Pedas Pantang Lewatkan Nasi Tempong yang Pedasnya Bikin Tertampar

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 06 Juli 2020 | 16:05 WIB
Pecinta Pedas Pantang Lewatkan Nasi Tempong yang Pedasnya Bikin Tertampar
Nasi Tempong khas Banyuwangi. (Suara.com)

Suara.com - Banyuwangi tak hanya menggeliat dari sisi pariwisata. Di bidang kuliner, mulai bermunculan aneka makanan khas Banyuwangi yang diterima dan disukai para wisatawan. Salah satunya adalah Nasi Tempong.

Jika kamu berkesempatan mengunjungi daerah di Jawa Timur tersebut, coba cicipi kelezatan Nasi Tempong. Sekilas, Nasi Tempong memang terlihat sederhana dengan lauk pauk biasa yang banyak ditemui di daerah lain. Seperti potongan tempe, tahu, dan ikan asin, serta lalapan berupa sayuran rebus mulai dari kol, bayam, juga terung.

Lantas apa yang membuatnya istimewa? Nasi Tempong akan memanjakan lidah penggemar pedas lewat sambalnya yang 'menggelegar'. Sambal begitu khas karena terbuat dari cabai rawit, yang menyatu dengan kesegaran tomat ranti serta aroma terasi khas Banyuwangi menghadirkan sensasi yang sulit dilupakan.

Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi. (Dok, Kemenparekraf)
Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi. (Dok, Kemenparekraf)

Semuanya diulek menjadi satu secara dadakan sehingga kesegerannya sangat terasa, membuat siapapun seolah "tertampar" dengan kelezatannya. Karena itulah, hidangan ini disebut dengan Nasi Tempong. Ya, dalam bahasa Osing, bahasa daerah Banyuwangi, "tempong" berarti "tampar".

Jika kamu ingin mencicipinya, deretan penjual Nasi Tempong mudah ditemui di Banyuwangi, salah satunya Nasi Tempong Mbok Wah yang sangat terkenal. Lokasinya berada di Jalan Gembrung Nomor 220, Glagah, Bakungan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Towi, Pengelola nasi Tempong Mbok Wah, mengatakan bahwa awalnya menu ini menjadi andalan masyarakat Banyuwangi untuk bekal mereka ke sawah.

Namun seiring waktu, dengan rasanya yang khas dan semakin terbukanya Banyuwangi sebagai destinasi wisata, membuat masakan ini jadi banyak diburu wisatawan. Karena itu kemudian banyak disajikan menu-menu pendukung lainnya.

Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi. (Dok, Kemenparekraf)
Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi. (Dok, Kemenparekraf)

"Tapi kuncinya semuanya harus selalu segar, bahan-bahannya segar. Makanya kita harus selalu baru, kalau diinapkan rasanya sudah berubah. Kita sesuaikan dengan pengunjung yang datang," kata adik dari Mbok Wah ini dari siaran pers yang suara.com terima dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dalam satu hari, Towi mengatakan, warung yang dikelolanya ini bisa menghabiskan lima kilogram cabai rawit untuk sambal.

baca juga

Sayangnya, sejak pandemi Covid-19, jumlahnya tidak seperti biasanya akibat jumlah pengunjung yang menurun drastis. Bahkan, ia harus menutup usahanya dalam waktu yang cukup lama.

Tapi, tak usah khawatir jika kamu ingin mencicipinya dalam waktu dekat. Sebab kini deretan penjual Nasi Tempong di Banyuwangi, termasuk Nasi Tempong Mbok Wah, sudah mulai beroperasi kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Towi bersyukur karena sudah mulai kembali membuka kembali usahanya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dikatakannya juga melakukan pendampingan dan pengawasan dengan ketat.

"Semua karyawan yang masuk dipastikan kesehatannya, dengan cek suhu tubuh dan menggunakan masker dan pelindung wajah. Tempat cuci tangan dan hand sanitizer juga kami siapkan di setiap area rumah makan," kata Towi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi yang Pedasnya Bikin Tertampar

Nasi Tempong, Makanan Khas Banyuwangi yang Pedasnya Bikin Tertampar

Jatim | Senin, 06 Juli 2020 | 14:54 WIB

Lima Wisata yang Bisa Dilakukan di Banyuwangi Saat New Normal, Apa Saja?

Lima Wisata yang Bisa Dilakukan di Banyuwangi Saat New Normal, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 10:54 WIB

5 Lokasi Wisata Banyuwangi yang Telah Buka, Apa Saja?

5 Lokasi Wisata Banyuwangi yang Telah Buka, Apa Saja?

Jatim | Minggu, 05 Juli 2020 | 15:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×