Hubungan Pangeran William dan Harry Retak, Gara-gara Meghan Markle?

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Minggu, 26 Juli 2020 | 14:30 WIB
Hubungan Pangeran William dan Harry Retak, Gara-gara Meghan Markle?
Pangeran Harry. [shutterstock]

Suara.com - Kabar keretakan hubungan antara Pangeran Harry dan Pangeran William sudah cukup lama terdengar.

Belum lama ini, sebuah buku mengklaim bahwa salah satu penyebab keretakan tersebut adalah saran yang diberikan Pangeran William soal Meghan Markle.

Melansir laman Express, hal ini diungkapkan dalam buku berjudul Finding Freedom yang ditulis Carolyn Durand dan Omid Scobie.

Buku Finding Freedom berisi kisah perjalanan Pangeran Harry dan Meghan Markle sampai memutuskan untuk mundur dari anggota senior keluarga kerajaan Inggris.

Dalam buku tersebut, diklaim bahwa Pangeran William sempat takut jika adiknya "terbutakan oleh nafsu" saat pertama bertemu Meghan Markle di tahun 2016.

Pangeran Harry dan Pangeran William. (Shutterstock)
Pangeran Harry dan Pangeran William. (Shutterstock)

Tidak hanya itu, salah satu anggota keluarga kerajaan senior menganggap bahwa Meghan hanyalah seorang showgirl bagi Pangeran Harry dan "membawa banyak beban".

Namun, dari semua komentar soal Meghan Markle, Pangeran Harry dikabarkan tersinggung karena saran dari Pangeran William

Menurut penulis Finding Freedom, Pangeran William sempat memberi saran agar Pangeran Harry "mengambil sebanyak mungkin waktu yang dibutuhkan untuk mengenal wanita ini".

Sayangnya, cara Pangeran William menyebut "wanita ini" telah dianggap merendahkan dan sombong oleh Pangeran Harry.

baca juga

"Harry dapat melihat maksud di balik kata-kata William. Dia (William) tengah bersikap sombong," ujar seorang teman Harry lewat buku Finding Freedom.

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)

Selain itu, Pangeran Harry juga dikabarkan kesal karena dianggap belum dewasa oleh keluarganya.

"Harry sudah lelah dengan dinamika antara dirinya dan kakak laki-lakinya. Ada masa ketika Harry merasa dirinya tak lagi perlu diperhatikan," tambah buku itu.

"Ada batasan yang tipis antara bersikap peduli dan merendahkan. William mungkin merasa dia melakukannya karena khawatir, tapi Harry tersinggung karena diperlakukan seolah belum dewasa."

Sebagai tambahan, Finding Freedom menyebutkan bahwa Kate Middleton tidak membantu dalam mengatasi keretakan antara suaminya dan Pangeran Harry. Kate Middleton juga tidak pernah mencoba untuk mengenal Meghan lebih dalam.

Buku Finding Freedom sendiri ditulis tanpa kontribusi atau wawancara langsung dengan Meghan dan Harry.

Sebaliknya, juru bicara Duke dan Duchess of Sussex menyatakan bahwa buku itu ditulis berdasar pengalaman penulis sebagai wartawan kerajaan serta merupakan laporan independen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meghan Marke Disebut Lebih Pintar Dibanding Pangeran Harry

Meghan Marke Disebut Lebih Pintar Dibanding Pangeran Harry

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:05 WIB

Ambil Foto Archie Secara Ilegal, Meghan Markle & Harry Tuntut Paparazzi

Ambil Foto Archie Secara Ilegal, Meghan Markle & Harry Tuntut Paparazzi

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:35 WIB

Cuma Modal Make Up, Lelaki Ini Bisa Tirukan 200 Publik Figur Dunia

Cuma Modal Make Up, Lelaki Ini Bisa Tirukan 200 Publik Figur Dunia

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×