5 Cara Menjual Barang Bekas agar Cepat Laku

Dany Garjito | Suara.com

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 20:09 WIB
5 Cara Menjual Barang Bekas agar Cepat Laku
Ilustrasi barang bekas. (shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda memiliki banyak barang-barang bekas yang sudah tak terpakai namun masih layak untuk dijual? Jika ya, menjual barang bekas bisa jadi pilihan yang tepat ketimbang membiarkan barang tersebut lapuk dan rusak. Di era yang serba modern ini, cara menjual barang bekas pun sangat mudah dan simple.

Ada banyak situs maupun e-commerce yang khusus digunakan untuk jual beli barang-barang bekas. Dengan begini jangkauan konsumen jadi lebih luas dan barang bekas Anda lebih cepat laku. Meski begitu, perlu trik dan tips khusus saat menjual barang bekas, berikut tipsnya.

  1. Berikan foto asli dan detail
    Hal terpenting ketika berjualan barang bekas secara online ialah foto yang ditampilkan merupakan foto asli dan terbaru juga foto-foto detail lainnya. Tunjukkan juga apa kekurangan dan kelebihan barang bekas Anda dalam foto tersebut. Gunakan latar belakang putih agar hasil foto lebih bersih dan jelas. Selain itu, atur pencahayaan agar foto jernih.
  2. Cantumkan deskripsi barang dengan jelas
    Jujur saat mencantumkan deskripsi barang juga jadi hal yang penting. Jangan sampai ketika barang sudah dibeli ternyata aslinya tak sesuai dengan deskripsi yang disebutkan. Tentu hal ini akan membuat konsumen kecewa dan memberikan rating yang tidak bagus pada toko online Anda. Sehingga kejujuran saat mencantumkan deskripsi penting untuk membangun kepercayaan pembeli.
  3. Sesuaikan harga dengan barang
    Barang yang sudah dipakai tentu harganya berbeda dengan barang baru. Kecuali barang tersebut adalah barang-barang antik yang diburu banyak orang, ya. Jika tidak, maka Anda harus menyesuaikan harga dengan kondisi barang. Pasang harga lebih murah dibandingkan pasaran adalah trik agar barang bekas Anda cepat laku terjual.
  4. Cantumkan alasan dijual
    Karena barang bekas memiliki kondisi yang berbeda dari barang baru, maka perlu dijelaskan pula alasan Anda menjual barang tersebut. Misalnya, sudah tidak dipakai lagi atau butuh uang cepat. Mencantumkan alasan menjual adalah salah satu cara untuk menarik pembeli. Sebab, pembeli pun pasti berpikir untuk membeli barang bekas yang kondisinya masih bagus ketimbang membeli barang baru yang jauh lebih mahal.
  5. Pastikan produk dalam keadaan rapi atau sudah dibersihkan saat dikirim
    Hal ini penting dilakukan agar pembeli tidak kecewa menerima barang bekas Anda. Meskipun barang bekas, pastikan untuk memaksimalkan tampilannya dengan baik ketika dikirim. Sehingga pembeli puas dan toko Anda bisa dijadikan langganan untuk membeli barang-barang bekas.

Itulah lima tips dan cara menjual barang bekas agar cepat laku. Perlu diperhatikan ada beberapa barang bekas yang tidak bisa dijual ya, misalnya makanan atau obat-obatan kadaluarsa hingga pakaian yang tak layak pakai. Selamat mencoba!

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:00 WIB

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 15:20 WIB

10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya

10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:55 WIB

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:10 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:09 WIB

5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati

5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:50 WIB

11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi

11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:29 WIB

5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!

5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:25 WIB

Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur

Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:21 WIB