Suara.com - Gerakan Black Lives Matter dan dukungan terhadap komunitas kulit hitam masih ramai digaungkan di Amerika Serikat.
Dalam rangka mendukung gerakan tersebut, majalah InStyle merilis sampul yang menunjukkan aktris Zendaya dalam balutan item fesyen buatan desainer kulit hitam.
Dilansir laman Insider, cover majalah InStyle edisi September tersebut dimaksudkan untuk merayakan bakat orang-orang kulit hitam di industri fesyen.
Ini juga merupakan kali pertama majalah InStyle bekerja sama dengan desainer dan kru kulit hitam. Tidak heran, cover majalah yang dibintangi Zendaya itu menarik perhatian.
Pemotretan tersebut melibatkan penata busana Law Roach, yang sudah bertahun-tahun bekerja dengan Zendaya. Selain itu, fotografer kulit hitam Ahmad Barber dan Donte Maurice juga ikut terlibat.
Sementara, deretan desainer kulit hitam yang berpartisipasi antara lain Jason Rembert, Christopher John Roger, Anifa Mvuemba, Kerby Jean-Raymond, dan Carly Cushnie.

Untuk sampul depan majalan, Zendaya tampak memakai gaun satin merah yang didesain Jason Rembert untuk koleksi musim gugur 2020.
Aktris 23 tahun tersebut juga tampak memakai gaun model lipatan warna-warni hingga gaun kotak-kotak panjang warna merah muda yang memberikan efek dramatis.
Zendaya sendiri menyebutkan bahwa pemotretan tersebut merupakan kesempatan baginya untuk memperkenalkan hasil karya desainer kulit hitam.
"Aku selalu bekerja dengan penata busana berkulit hitam dan makeup artist serta penata rambut kulit hitam, tapi dalam pemotretan ini kami juga bisa bekerja dengan dua fotografer kulit hitam yang masih muda," ungkap Zendaya.
"Umur kami sebenarnya sepantaran, jadi menyenangkan untuk bekerja dengan teman dan punya kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan," tambahnya.
"Ada banyak desainer kulit hitam yang belum dikenal orang-orang, jadi kesempatan untuk bisa berada di InStyle dan mendapatkan cinta dari orang lain sangat spesial."

Bintang drama Euphoria di HBO ini juga membeberkan pendapatnya soal gerakan Black Lives Matter. Zendaya mengatakan bahwa dia tidak benar-benar memandang dirinya sebagai aktivis.
Namun sebisa mungkin, Zendaya ingin menggunakan platform miliknya untuk mempromosikan bakat-bakat yang ada.
"Aku hanya seorang aktris, kau tahu? Aku tidak mau berpura-pura menjadi yang lain," ungkapnya pada pendiri gerakan Black Lives Matters. "Jika aku tidak paham sesuatu, aku akan meminta orang-orang yang lebih paham untuk melakukannya."