Wapres Ma'ruf Amin: Jaminan Ibu Berikan ASI ke Bayi Diatur Undang-Undang

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:30 WIB
Wapres Ma'ruf Amin: Jaminan Ibu Berikan ASI ke Bayi Diatur Undang-Undang
Ilustrasi ASI perah. (Shutterstock)

Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyoroti berbagai alasan para ibu tidak bisa memberikan ASI kepada bayinya, atau mereka yang memutuskan menghentikan pemberian ASI.

"Proses menyusui adalah alami, tapi proses pelaksanannya tidak selalu mudah. Bahkan ibu mengeluh ASI-nya tidak keluar, sehingga memutuskan untuk berhenti memberikan ASI," ujar Ma'ruf Amin dalam webinar yang merayakan Pekan Menyusui 2020, Rabu (12/8/2020).

Alasan lain, para ibu menghentikan pemberian ASI karena kesibukannya bekerja. Lantas, mencarikan makanan pengganti untuk bayinya, yakni susu formula.

Inilah yang disayangkan, karena jaminan pemberian ASI sudah diberikan negara, tertuang dalam Undang-Undang 36 Tahun 2009 Pasal 129, termasuk Peraturan Menteri Kesehatan 2012. Salah satunya keharusan perusahan tempat bekerja menyediakan ruang laktasi untuk ibu menyusui.

"Seharusnya hal tersebut tidak menjadikan halangan bagi ibu untuk terus menyusui," paparnya.

"Justru yang diperlukan oleh ibu adalah dukungan dari suami, keluarga, dan lingkungan tempatnya bekerja agar tetap memberikan ASI kepada anaknya," sambungnya.

Selain peran suami dan keluarga, kehadiran konselor menyusui yang proaktif juga menurut Ma'ruf perlu dihadirkan. Hal ini agar edukasi tentang ASI kepada ibu maupun keluarga tersampaikan dan terserap dengan baik.

"Konseling menyusui dapat membantu ibu membangun kepercayaan diri sambil menghormati keadaan dan pilihan masing-masing. Konseling dapat memberdayakan perempuan untuk mengatasi tantangan dan mencegah praktik pemberian makan yang dapat memganggu kesehatan bayi," jelasnya.

Konselor sendiri bisa hadir dari seorang profesional, konselor laktasi, komunitas yang ada di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.

baca juga

"Melalui kunjungan rumah atau program di komunitas, baik secara langsung atau secara virtual selama pandemi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, 50 Persen Lebih Anak Indonesia Tak Dapat ASI Eksklusif

Miris, 50 Persen Lebih Anak Indonesia Tak Dapat ASI Eksklusif

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:59 WIB

Memberikan ASI pada Anak Juga Bisa Selamatkan Bumi, Kok Bisa?

Memberikan ASI pada Anak Juga Bisa Selamatkan Bumi, Kok Bisa?

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 18:00 WIB

Survei: Hampir 60 Persen Ibu Alami Tekanan Mental Saat Menyusui

Survei: Hampir 60 Persen Ibu Alami Tekanan Mental Saat Menyusui

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 21:06 WIB

Terkini

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:50 WIB

×