Ini Kata Penerbit Soal Buku Terjemahan yang Terkesan Kaku dan Jelimet

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 14:30 WIB
Ini Kata Penerbit Soal Buku Terjemahan yang Terkesan Kaku dan Jelimet
Ilustrasi buku. (Shutterstock)

Suara.com - Buku terjemahan karya penulis luar negeri memiliki kesan gaya bahasa yang kaku dan terkadang 'njelimet'.

Karenanya, daripada membaca buku dengan gaya yang yang terkesan kaku, banyak pembaca yang lebih memilih membeli buku dengan bahasa asli si penulis, meski berisiko menemukan banyak kata dan kalimat bahasa yang kurang dipahami.

Pertanyaannya sekarang, kenapa sih buku terjemahan kerap dialih bahasakan dengan cara kaku?

Editor Buku Nonfiksi Gramedia Pustaka Utama Niken Rachmadi bercerita, sebelum memilih buku karya penulis luar yang akan diterjemahkan, penerbit akan lebih dulu melihat respon pasar di negara asal ataupun referensi internasional.

"Untuk buku terjemahan yang kami ambil, khususnya nonfiksi, kami melihat bagaimana respons dan rekam jejak buku itu di market, asalnya atau patokan internasional, misalnya The New York Times Best Seller," ujar Niken kepada suara.com dalam acara peluncuran buku milik Erwin Parengkuan 'From Powerful Words to Powerful Action', Sabtu (22/8/2020).

Setelah mendapat persetujuan untuk diterjemahkan, biasanya penerbit akan menyerahkan naskah ke penerjemah atau tim penerjemah buku dari luar penerbit. Mereka adalah penerjemah yang sudah ahli di bidangnya dan telah menerjemahkan beberapa buku.

Sedangkan untuk menjamin bahasa yang digunakan enak dicerna alias mengalir seperti bahasa aslinya, kata Niken, pihak penerbit akan benar-benar dikawal.

Editor biasanya akan mengusahakan semaksimal mungkin. "Jadi jika dirasa terjemahannya kurang akurat atau masih rancu, kami terjemahkan ulang dengan tim yang lain," ungkapnya.

Alhasil, jadilah biasanya buku terjermahan akan mendapat penggarapan waktu yang lebih lama daripada buku lainnya untuk mencari penyesuaian bahasa agar lebih mengalir. "Inilah yang membuat beberapa buku terjemahan terbitnya lebih lama dari buku aslinya," terang Niken.

Pemilihan penerjemah ini kata Niken, memang sangat disesuaikan dengan kenyamanan antara penerbit atau editor dengan penerjemah yang sudah berpengalamaan, atau penerjemah sudah tahu karakter dari buku yang diterjemahkan. "Biasanya kami kerjasama dengan satu tim penerbit. Tergantung preferensi editor juga sebenarnya, ada yang sudah cocok sama satu penerjemah jadi selalu langganan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuliskan Perjalanan Karier, Om Wawes Buat Buku: Babat Alas Dangdut Anyar

Tuliskan Perjalanan Karier, Om Wawes Buat Buku: Babat Alas Dangdut Anyar

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2020 | 15:33 WIB

Ian Burnet, Warga Australia  Penulis Lima Buku Tentang Indonesia

Ian Burnet, Warga Australia Penulis Lima Buku Tentang Indonesia

Tekno | Senin, 17 Agustus 2020 | 22:39 WIB

Mengejutkan! Fakta Perjalanan Meghan Markle dan Ratu Inggris Terungkap

Mengejutkan! Fakta Perjalanan Meghan Markle dan Ratu Inggris Terungkap

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Telur Paskah yang Dihias Apakah Boleh Dimakan? Cek 4 Aturan Keamanannya

Telur Paskah yang Dihias Apakah Boleh Dimakan? Cek 4 Aturan Keamanannya

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 19:35 WIB

Bolehkah Muslim Mengucapkan Selamat Paskah? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Muslim Mengucapkan Selamat Paskah? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 19:00 WIB

Bolehkah Muslim Menerima Telur Paskah? Simak Penjelasan Para Ulama

Bolehkah Muslim Menerima Telur Paskah? Simak Penjelasan Para Ulama

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 18:29 WIB

Hukum Muslim Hadiri Open House Paskah Menurut Pandangan Ulama dan Hadis

Hukum Muslim Hadiri Open House Paskah Menurut Pandangan Ulama dan Hadis

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 17:42 WIB

5 Serum Lokal untuk Menyamarkan Flek Hitam, Bikin Wajah Awet Muda Mulai Rp20 Ribuan

5 Serum Lokal untuk Menyamarkan Flek Hitam, Bikin Wajah Awet Muda Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 17:20 WIB

Urutan Skincare Wardah Lightening Series Pagi dan Malam untuk Kulit Berminyak

Urutan Skincare Wardah Lightening Series Pagi dan Malam untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 16:21 WIB

Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan

Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 15:43 WIB

6 Rekomendasi Lip Balm Korea untuk Bibir Kering, Ringan dan Glossy Tahan Lama

6 Rekomendasi Lip Balm Korea untuk Bibir Kering, Ringan dan Glossy Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 15:08 WIB

5 Moisturizer Lokal Paling Murah di Shopee, Mulai Rp20 Ribuan

5 Moisturizer Lokal Paling Murah di Shopee, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 14:30 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics yang Murah dan Tahan Lama untuk Make Up Seharian

5 Bedak Viva Cosmetics yang Murah dan Tahan Lama untuk Make Up Seharian

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 14:25 WIB